<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sikap Arogan Oknum Petugas KSOP Kendari</title><description>Tanpa mengindahkan rasa kemanusiaan, seorang oknum petugas Syahbandar Kendari ini, dengan arogan merusak lapak pedagang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/19/340/3064908/sikap-arogan-oknum-petugas-ksop-kendari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/19/340/3064908/sikap-arogan-oknum-petugas-ksop-kendari"/><item><title>Sikap Arogan Oknum Petugas KSOP Kendari</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/19/340/3064908/sikap-arogan-oknum-petugas-ksop-kendari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/19/340/3064908/sikap-arogan-oknum-petugas-ksop-kendari</guid><pubDate>Kamis 19 September 2024 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/19/340/3064908/arogansi_petugas-nXYC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi tidak terpuji oknum petugas Syahbandar viral di media sosial. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/19/340/3064908/arogansi_petugas-nXYC_large.jpg</image><title>Aksi tidak terpuji oknum petugas Syahbandar viral di media sosial. </title></images><description>KENDARI - Tanpa mengindahkan rasa kemanusiaan, seorang oknum petugas Syahbandar Kendari ini, dengan arogan merusak lapak pedagang, di Pelabuhan Nusantara.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Tak hanya menghancurkan lapak dagangan, oknum petugas KPLP ini juga mengeluarkan kalimat tidak pantas kepada korban.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Tak pelak, sikap arogan yang dipertontonkan oknum tersebut, memicu kemarahan publik setelah viral di media sosial.&amp;nbsp;Menurut kepala seksi keselamatan berlayar, KSOP Kendari, Capt Agung insiden tersebut terjadi saat pelaku menertibkan pedagang yang berjualan di area masuk penumpang. Namun, tindakan pelaku dianggap sangat kasar dan diluar batas etika pelayanan publik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi pagi sudah melakukan tindakan. Memanggil beliau, menanyakan apa yang terjadi. &amp;nbsp;Dia mengaku salah, tapi hukuman tetap diberikan. KSOP minta maaf agar kejadian serupa tidak terulang,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Agung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Akibat tindakkannya, KSOP kendari mencabut tugas operasional pelaku, dan memindahkannya ke bagian administrasi.&amp;nbsp;Pihak KSOP telah &amp;nbsp;meminta maaf kepada korban, dan berjanji mengawasi seluruh petugas lapangan, agar kejadian serupa tidak terulang.&amp;nbsp; (Mukhtaruddin)&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>KENDARI - Tanpa mengindahkan rasa kemanusiaan, seorang oknum petugas Syahbandar Kendari ini, dengan arogan merusak lapak pedagang, di Pelabuhan Nusantara.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Tak hanya menghancurkan lapak dagangan, oknum petugas KPLP ini juga mengeluarkan kalimat tidak pantas kepada korban.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Tak pelak, sikap arogan yang dipertontonkan oknum tersebut, memicu kemarahan publik setelah viral di media sosial.&amp;nbsp;Menurut kepala seksi keselamatan berlayar, KSOP Kendari, Capt Agung insiden tersebut terjadi saat pelaku menertibkan pedagang yang berjualan di area masuk penumpang. Namun, tindakan pelaku dianggap sangat kasar dan diluar batas etika pelayanan publik.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tadi pagi sudah melakukan tindakan. Memanggil beliau, menanyakan apa yang terjadi. &amp;nbsp;Dia mengaku salah, tapi hukuman tetap diberikan. KSOP minta maaf agar kejadian serupa tidak terulang,&amp;quot; ujar&amp;nbsp;Agung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Akibat tindakkannya, KSOP kendari mencabut tugas operasional pelaku, dan memindahkannya ke bagian administrasi.&amp;nbsp;Pihak KSOP telah &amp;nbsp;meminta maaf kepada korban, dan berjanji mengawasi seluruh petugas lapangan, agar kejadian serupa tidak terulang.&amp;nbsp; (Mukhtaruddin)&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
