<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ringkus Pembunuh Adik Ipar</title><description>Seorang pria ditangkap polisi karena membunuh adik iparnya sendiri di Palembang. Sumatera Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/19/610/3064937/polisi-ringkus-pembunuh-adik-ipar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/19/610/3064937/polisi-ringkus-pembunuh-adik-ipar"/><item><title>Polisi Ringkus Pembunuh Adik Ipar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/19/610/3064937/polisi-ringkus-pembunuh-adik-ipar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/19/610/3064937/polisi-ringkus-pembunuh-adik-ipar</guid><pubDate>Kamis 19 September 2024 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/19/610/3064937/pembunuh_ipar-fEtH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romli (baju orange) menjadi tersangka pembunuh adik ipar. (Foto: Tangkapan Layar MNCTV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/19/610/3064937/pembunuh_ipar-fEtH_large.jpg</image><title>Romli (baju orange) menjadi tersangka pembunuh adik ipar. (Foto: Tangkapan Layar MNCTV)</title></images><description>PALEMBANG - &amp;nbsp;Seorang pria ditangkap polisi karena membunuh adik iparnya sendiri di Palembang. Sumatera Selatan. Saat diperiksa polisi tersangka mengaku geram karena korban menelantarkan anak dan istrinya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Romli (29 tahun) tak bisa berkutik saat di ringkus anggota unit pidana umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di kawasan Banyu Asin, &amp;nbsp;Sumatera Selatan. &amp;nbsp; Pria ini sebelumnya sempat buron setelah &amp;nbsp;membunuh adik iparnya sendiri.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Dari hasil pemeriksaan polisi, motif pembunuhan karena &amp;nbsp;geram melihat korban melantarkan anak dan istrinya &amp;nbsp;atau adik dan keponakan tersangka.&amp;nbsp;Tersangka juga menyebut korban kerapkali mencuri barang berharga milik orangtuanya &amp;nbsp;mulai dari perabotan seperti blender dan kompor gas hingga sepeda motor. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tersangka pun merencanakan membunuh korban dan menghabisinya di kamar mandi di rumah tersangka di &amp;nbsp;kawasan Kalidoni Palembang. &amp;nbsp;Korban merenggang nyawa &amp;nbsp;dengan sejumlah luka &amp;nbsp;tusukan senjata tajam.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Atas perbuatanya tersangka di jerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun. (Muhammad David)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>PALEMBANG - &amp;nbsp;Seorang pria ditangkap polisi karena membunuh adik iparnya sendiri di Palembang. Sumatera Selatan. Saat diperiksa polisi tersangka mengaku geram karena korban menelantarkan anak dan istrinya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Romli (29 tahun) tak bisa berkutik saat di ringkus anggota unit pidana umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di kawasan Banyu Asin, &amp;nbsp;Sumatera Selatan. &amp;nbsp; Pria ini sebelumnya sempat buron setelah &amp;nbsp;membunuh adik iparnya sendiri.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Dari hasil pemeriksaan polisi, motif pembunuhan karena &amp;nbsp;geram melihat korban melantarkan anak dan istrinya &amp;nbsp;atau adik dan keponakan tersangka.&amp;nbsp;Tersangka juga menyebut korban kerapkali mencuri barang berharga milik orangtuanya &amp;nbsp;mulai dari perabotan seperti blender dan kompor gas hingga sepeda motor. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tersangka pun merencanakan membunuh korban dan menghabisinya di kamar mandi di rumah tersangka di &amp;nbsp;kawasan Kalidoni Palembang. &amp;nbsp;Korban merenggang nyawa &amp;nbsp;dengan sejumlah luka &amp;nbsp;tusukan senjata tajam.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Atas perbuatanya tersangka di jerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun. (Muhammad David)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
