<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Bjorka Bikin Geger Indonesia</title><description>Bjorka kembali bikin geger Indonesia. Kali ini diduga ia meretas sejumlah data termasuk Presiden Joko Widoro dan kedua putranya Gibran Rakabuming Raka.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065442/lagi-bjorka-bikin-geger-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065442/lagi-bjorka-bikin-geger-indonesia"/><item><title>Lagi, Bjorka Bikin Geger Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065442/lagi-bjorka-bikin-geger-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065442/lagi-bjorka-bikin-geger-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 20 September 2024 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/20/338/3065442/bjorka_beraksi-4YAD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bjorka kembali meretas data termasuk milik Presiden Joko Widodo dan keluarga. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/20/338/3065442/bjorka_beraksi-4YAD_large.jpg</image><title>Bjorka kembali meretas data termasuk milik Presiden Joko Widodo dan keluarga. </title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Bjorka kembali bikin geger Indonesia. Kali ini diduga ia meretas sejumlah data termasuk Presiden Joko Widoro dan kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Tak tanggung-tanggung &amp;nbsp;ada 6 juta data wajib pajak atau NPWP yang diduga di bocorkan dan di jual Bjorka di breach forums.&#13;
&#13;
Dugaan kebocoran data ini di sampaikan pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto dalam unggahan nya di akun X. Data yang bocor di antaranya NIK, NPWP, &amp;nbsp;alamat, &amp;nbsp;nomor HP hingga email. Diketahui 6 juta data NPWP dibanderol seharga 10 ribu Dolar AS atau setara dengan Rp 153,1 miliar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai dugaan kebocoran 6 juta data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).&amp;nbsp;Jokowi mengaku sudah memerintahkan kementerian komunikasi dan informatika (Kemenkominfo), Kementerian keuangan dan badan siber dan sandi negara (BSSN) untuk melakukan mitigasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya saya sudah perintahkan Kominfo maupun Kementerian keuangan untuk memitigasi secepatnya.&amp;nbsp; Termasuk BSSN untuk memitigasi secepatnya,&amp;quot; kata Jokowi usai meresmikan Jalan Tol Ruas Solo - Yogyakarta - YIA Kulonprogo Seksi I Kartasura - Klaten, Boyolali, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Jokowi menyebut seperti ini kan juga terjadi di negara-negara lain yang semuanya semua data itu mungkin karena keteledoran password, bisa terjadi karena penyimpanan data yang juga di terlalu banyak di tempat tempat yang berbeda-beda bisa menjadi ruang untuk diretas oleh hacker untuk masuk,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Selain keluarga Jokowi, data NPWP sejumlah petinggi negara yang turut diretas, diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Erick Tohir, Yaqut Cholil Qoumas,hingga Budi Arie Setiadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Bjorka kembali bikin geger Indonesia. Kali ini diduga ia meretas sejumlah data termasuk Presiden Joko Widoro dan kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
Tak tanggung-tanggung &amp;nbsp;ada 6 juta data wajib pajak atau NPWP yang diduga di bocorkan dan di jual Bjorka di breach forums.&#13;
&#13;
Dugaan kebocoran data ini di sampaikan pendiri Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto dalam unggahan nya di akun X. Data yang bocor di antaranya NIK, NPWP, &amp;nbsp;alamat, &amp;nbsp;nomor HP hingga email. Diketahui 6 juta data NPWP dibanderol seharga 10 ribu Dolar AS atau setara dengan Rp 153,1 miliar.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai dugaan kebocoran 6 juta data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).&amp;nbsp;Jokowi mengaku sudah memerintahkan kementerian komunikasi dan informatika (Kemenkominfo), Kementerian keuangan dan badan siber dan sandi negara (BSSN) untuk melakukan mitigasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya saya sudah perintahkan Kominfo maupun Kementerian keuangan untuk memitigasi secepatnya.&amp;nbsp; Termasuk BSSN untuk memitigasi secepatnya,&amp;quot; kata Jokowi usai meresmikan Jalan Tol Ruas Solo - Yogyakarta - YIA Kulonprogo Seksi I Kartasura - Klaten, Boyolali, Kamis (19/9/2024).&#13;
&#13;
Jokowi menyebut seperti ini kan juga terjadi di negara-negara lain yang semuanya semua data itu mungkin karena keteledoran password, bisa terjadi karena penyimpanan data yang juga di terlalu banyak di tempat tempat yang berbeda-beda bisa menjadi ruang untuk diretas oleh hacker untuk masuk,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Selain keluarga Jokowi, data NPWP sejumlah petinggi negara yang turut diretas, diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Erick Tohir, Yaqut Cholil Qoumas,hingga Budi Arie Setiadi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
