<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesaksikan Warga Lihat Api Jatuh hingga Bakar Rumah Tewaskan 3 Balita di Cipinang</title><description>Kebakaran itu menewaskan tiga balita kakak-beradik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065626/kesaksikan-warga-lihat-api-jatuh-hingga-bakar-rumah-tewaskan-3-balita-di-cipinang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065626/kesaksikan-warga-lihat-api-jatuh-hingga-bakar-rumah-tewaskan-3-balita-di-cipinang"/><item><title>Kesaksikan Warga Lihat Api Jatuh hingga Bakar Rumah Tewaskan 3 Balita di Cipinang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065626/kesaksikan-warga-lihat-api-jatuh-hingga-bakar-rumah-tewaskan-3-balita-di-cipinang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/20/338/3065626/kesaksikan-warga-lihat-api-jatuh-hingga-bakar-rumah-tewaskan-3-balita-di-cipinang</guid><pubDate>Jum'at 20 September 2024 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Firman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/20/338/3065626/kebakaran_rumah_warga_di_cipinang-3yCt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran rumah warga di Cipinang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/20/338/3065626/kebakaran_rumah_warga_di_cipinang-3yCt_large.jpg</image><title>Kebakaran rumah warga di Cipinang (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kebakaran di permukimam padat penduduk di Jalan Cipinang Baru RT 5/RW 18, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kebakaran itu menewaskan tiga balita kakak-beradik.&#13;
&#13;
Sharifuddin, saksi yang juga korban kebakaran mengaku bahwa sumber api berasal dari rumah yang menewaskan ketiga balita tersebut. Hanya saja, bagaimana api itu bisa menyala tak diketahuinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Api itu dari rumah korban (balita yang meninggal). Enggak tahu asalnya gimana soalnya ada anak-anak kecil di situ,&amp;quot; kata Sharifuddin saat ditemui di lokasi, Jumat (20/9/2024).&#13;
&#13;
Saat peristiwa kebakaran terjadi, Sharifuddin mengaku sedang tertidur di kediamannya yang berada di sebelah rumah korban. Ia mengetahui kebakaran saat istrinya berteriak terdapat api dan asap yang mengepul.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas dengar istri teriak saya lihat ke rumah ini (korban), saya lihat ada api jatuh entah dari mana, saya balik ke rumah lihat di atas udah pada rubuh,&amp;quot; kata Sharifuddin.&#13;
&#13;
Menurutnya, api membesar sangat cepat hingga merembet ke rumah-rumah yang sebelahnya yang berdempatan. Sharifuddin saat itu memang langsung berfokus untuk membantu memadamkan api.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya enggak ingat ada balita, karena fokusnya api. Mau memadamkan, udah besar banget (api),&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Menurutnya kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan total pada pukul 13.00 WIB.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran di permukimam padat penduduk di Jalan Cipinang Baru RT 5/RW 18, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kebakaran itu menewaskan tiga balita kakak-beradik.&#13;
&#13;
Sharifuddin, saksi yang juga korban kebakaran mengaku bahwa sumber api berasal dari rumah yang menewaskan ketiga balita tersebut. Hanya saja, bagaimana api itu bisa menyala tak diketahuinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Api itu dari rumah korban (balita yang meninggal). Enggak tahu asalnya gimana soalnya ada anak-anak kecil di situ,&amp;quot; kata Sharifuddin saat ditemui di lokasi, Jumat (20/9/2024).&#13;
&#13;
Saat peristiwa kebakaran terjadi, Sharifuddin mengaku sedang tertidur di kediamannya yang berada di sebelah rumah korban. Ia mengetahui kebakaran saat istrinya berteriak terdapat api dan asap yang mengepul.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pas dengar istri teriak saya lihat ke rumah ini (korban), saya lihat ada api jatuh entah dari mana, saya balik ke rumah lihat di atas udah pada rubuh,&amp;quot; kata Sharifuddin.&#13;
&#13;
Menurutnya, api membesar sangat cepat hingga merembet ke rumah-rumah yang sebelahnya yang berdempatan. Sharifuddin saat itu memang langsung berfokus untuk membantu memadamkan api.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya enggak ingat ada balita, karena fokusnya api. Mau memadamkan, udah besar banget (api),&amp;quot; ungkap dia.&#13;
&#13;
Menurutnya kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan total pada pukul 13.00 WIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
