<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Jenazah Balita Korban Kebakaran Pulogadung Dimakamkan dalam Satu Liang di TPU Rorotan</title><description>Permintaan orangtua korban ketiganya dimakamkan dalam satu liang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/21/338/3065823/3-jenazah-balita-korban-kebakaran-pulogadung-dimakamkan-dalam-satu-liang-di-tpu-rorotan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/21/338/3065823/3-jenazah-balita-korban-kebakaran-pulogadung-dimakamkan-dalam-satu-liang-di-tpu-rorotan"/><item><title>3 Jenazah Balita Korban Kebakaran Pulogadung Dimakamkan dalam Satu Liang di TPU Rorotan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/21/338/3065823/3-jenazah-balita-korban-kebakaran-pulogadung-dimakamkan-dalam-satu-liang-di-tpu-rorotan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/21/338/3065823/3-jenazah-balita-korban-kebakaran-pulogadung-dimakamkan-dalam-satu-liang-di-tpu-rorotan</guid><pubDate>Sabtu 21 September 2024 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/21/338/3065823/pemakaman_balita_korban_kebakaran_di_pulogadung_jakarta_timur-9F7U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaman balita korban kebakaran di Pulogadung, Jakarta Timur (Okezone.com/Farhan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/21/338/3065823/pemakaman_balita_korban_kebakaran_di_pulogadung_jakarta_timur-9F7U_large.jpg</image><title>Pemakaman balita korban kebakaran di Pulogadung, Jakarta Timur (Okezone.com/Farhan)</title></images><description>JAKARTA - Tiga jenazah balita korban kebakaran rumah di Jalan Cipinang, RT 5 RW 18, Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur dimakamkan dalam satu liang lahat, Sabtu (21/9/2024) sekira pukul 09.45 WIB. Ketiganya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.&#13;
&#13;
Ketiganya yakni Kanaya (4), Rafka (3,5), dan Asyifa (1,5) dibawa dengan iring-iringan tetangga dan pengurus RW 013, lokasi rumah kakek korban. Tak ayal isak tangis dan haru duka mewarnai perjalanan tiga malaikat kecil itu menuju tempat peristirahatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami salatkan dulu di masjid dekat rumah kakeknya (rumah duka). Kemudian diberangkatkan dari rumah sekitar jam 9 lewat lah, baru setelahnya kita bawa ke TPU Rorotan,&amp;quot; kata seorang pengurus RT 001/013, Satrio Setiyono (57).&#13;
&#13;
Satrio menjelaskan, rumah duka yang menjadi tempat berkumpulnya keluarga korban adalah milik kakek dari pihak ibu korban. Pemakaman dilakukan di TPU Rorotan karena ketersediaan dan dekat dengan makam Nenek korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita makamkan disini karena kalau yang dekat rumah sudah susah nyari ya. Jadi kita pilih yang di Rorotan ini sekaligus juga di sini ada makam neneknya karena covid-19 kemarin,&amp;quot; ujar Satrio.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan dimakamkan dalam satu liang lahat karena permintaan kedua orangtua korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, kami makamkan ketiganya dalam satu liang, itu permintaan dari orangtua korban,&amp;quot; terang Satrio.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tiga balita tewas dalam kebakaran rumah di Jalan Cipinang, Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat 20 September 2024. &amp;quot;Kita dengar dari berita itu kan terkunci dari luar, tapi sudah saya kroscek itu tidak ada terkunci dari luar,&amp;quot; ucap Kurniawan.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, saat peristiwa berlangsung, api begitu cepat membesar di rumah tersebut. Beberapa warga sekitar juga berusaha memadamkan si jago merah, namun usaha itu tak membuahkan hasil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena yang coba memadamkan api itu yang (warga) sebelah rumah itu dia sudah enggak sanggup, kita sudah pakai ambil alat (APAR) 3 itu enggak tembus juga,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga jenazah balita korban kebakaran rumah di Jalan Cipinang, RT 5 RW 18, Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur dimakamkan dalam satu liang lahat, Sabtu (21/9/2024) sekira pukul 09.45 WIB. Ketiganya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.&#13;
&#13;
Ketiganya yakni Kanaya (4), Rafka (3,5), dan Asyifa (1,5) dibawa dengan iring-iringan tetangga dan pengurus RW 013, lokasi rumah kakek korban. Tak ayal isak tangis dan haru duka mewarnai perjalanan tiga malaikat kecil itu menuju tempat peristirahatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kami salatkan dulu di masjid dekat rumah kakeknya (rumah duka). Kemudian diberangkatkan dari rumah sekitar jam 9 lewat lah, baru setelahnya kita bawa ke TPU Rorotan,&amp;quot; kata seorang pengurus RT 001/013, Satrio Setiyono (57).&#13;
&#13;
Satrio menjelaskan, rumah duka yang menjadi tempat berkumpulnya keluarga korban adalah milik kakek dari pihak ibu korban. Pemakaman dilakukan di TPU Rorotan karena ketersediaan dan dekat dengan makam Nenek korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita makamkan disini karena kalau yang dekat rumah sudah susah nyari ya. Jadi kita pilih yang di Rorotan ini sekaligus juga di sini ada makam neneknya karena covid-19 kemarin,&amp;quot; ujar Satrio.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Alasan dimakamkan dalam satu liang lahat karena permintaan kedua orangtua korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, kami makamkan ketiganya dalam satu liang, itu permintaan dari orangtua korban,&amp;quot; terang Satrio.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tiga balita tewas dalam kebakaran rumah di Jalan Cipinang, Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat 20 September 2024. &amp;quot;Kita dengar dari berita itu kan terkunci dari luar, tapi sudah saya kroscek itu tidak ada terkunci dari luar,&amp;quot; ucap Kurniawan.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, saat peristiwa berlangsung, api begitu cepat membesar di rumah tersebut. Beberapa warga sekitar juga berusaha memadamkan si jago merah, namun usaha itu tak membuahkan hasil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena yang coba memadamkan api itu yang (warga) sebelah rumah itu dia sudah enggak sanggup, kita sudah pakai ambil alat (APAR) 3 itu enggak tembus juga,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
