<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Pembunuhan Bocah Dililit Lakban Masih Misterius: Utang Piutang atau Wujud Teror?</title><description>Polres Cilegon berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap APH (5) bocah yang ditemukan tewas dengan kondisi wajah dililit lakban di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/21/340/3065937/motif-pembunuhan-bocah-dililit-lakban-masih-misterius-utang-piutang-atau-wujud-teror</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/21/340/3065937/motif-pembunuhan-bocah-dililit-lakban-masih-misterius-utang-piutang-atau-wujud-teror"/><item><title>Motif Pembunuhan Bocah Dililit Lakban Masih Misterius: Utang Piutang atau Wujud Teror?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/21/340/3065937/motif-pembunuhan-bocah-dililit-lakban-masih-misterius-utang-piutang-atau-wujud-teror</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/21/340/3065937/motif-pembunuhan-bocah-dililit-lakban-masih-misterius-utang-piutang-atau-wujud-teror</guid><pubDate>Sabtu 21 September 2024 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/21/340/3065937/bocah_yang_jasadnya_ditemukan_dililit_lakban-sIhA_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bocah yang jasadnya ditemukan dililit Lakban</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/21/340/3065937/bocah_yang_jasadnya_ditemukan_dililit_lakban-sIhA_large.JPG</image><title>Bocah yang jasadnya ditemukan dililit Lakban</title></images><description>CILEGON - Polres Cilegon berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap APH (5) bocah yang ditemukan tewas dengan kondisi wajah dililit lakban di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak.&#13;
&#13;
Kabarnya, sudah tiga terduga pelaku yang berhasil diamankan dalam peristiwa yang menghebohkan masyarakat luas ini. Bahkan, korps Bhayangkara di bawah asuhan AKBP Kemas Indra Natanegara masih memburu dua terduga pelaku lainnya.&#13;
&#13;
Kematian APH memang membawa luka mendalam dan membuat was-was keluarga juga warga. Pasalnya, dilaporkan ibu korban, Amelia sempat mendapatkan ancaman serius dari orang misterius.&#13;
&#13;
Hal itu juga membuat pihak kepolisian terus mendalami motif dari pembunuhan APH yang diketahui merupakan anak pertama dari pasangan Andre Primario Herlan dan Amelia.&#13;
&#13;
Sederet saksi terus dilakukan pemeriksaan oleh pihak Satreskrim Polres Cilegon dibantu Polda Banten.&#13;
&#13;
&amp;quot;Motif dari pelaku kami belum bisa memastikan, tapi ada beberapa terduga pelaku yang masih kita lakukan pengejaran dan interogasi,&amp;quot; kata AKBP Kemas kepada awak media, Jumat (20/9/2024).&#13;
&#13;
Kemas pun tidak menampik bahwa ibu korban memang sempat mendapatkan ancaman serius. Hal itu diduga dipicu dari pekerjaan sang ibu yang memang kerap mengkredit kan barang kepada warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Keterangan dari ibu korban, itu memang mendapat ancaman sudah dari satu bulan yang lalu. Jadi memang profesi dari si ibu korban sering kredit, mengkreditkan barang. Motif dari pelaku belum kami bisa pastikan,&amp;quot;katanya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Kemas mengaku pihak kepolisian juga tengah mendalami apakah kematian APH merupakan buntut dari ancaman atau bukan. &amp;quot;Sekarang masih kita lakukan pendalaman , apakah kasus ada kaitannya dengan teror itu atau tidak, &amp;quot;pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>CILEGON - Polres Cilegon berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan terhadap APH (5) bocah yang ditemukan tewas dengan kondisi wajah dililit lakban di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak.&#13;
&#13;
Kabarnya, sudah tiga terduga pelaku yang berhasil diamankan dalam peristiwa yang menghebohkan masyarakat luas ini. Bahkan, korps Bhayangkara di bawah asuhan AKBP Kemas Indra Natanegara masih memburu dua terduga pelaku lainnya.&#13;
&#13;
Kematian APH memang membawa luka mendalam dan membuat was-was keluarga juga warga. Pasalnya, dilaporkan ibu korban, Amelia sempat mendapatkan ancaman serius dari orang misterius.&#13;
&#13;
Hal itu juga membuat pihak kepolisian terus mendalami motif dari pembunuhan APH yang diketahui merupakan anak pertama dari pasangan Andre Primario Herlan dan Amelia.&#13;
&#13;
Sederet saksi terus dilakukan pemeriksaan oleh pihak Satreskrim Polres Cilegon dibantu Polda Banten.&#13;
&#13;
&amp;quot;Motif dari pelaku kami belum bisa memastikan, tapi ada beberapa terduga pelaku yang masih kita lakukan pengejaran dan interogasi,&amp;quot; kata AKBP Kemas kepada awak media, Jumat (20/9/2024).&#13;
&#13;
Kemas pun tidak menampik bahwa ibu korban memang sempat mendapatkan ancaman serius. Hal itu diduga dipicu dari pekerjaan sang ibu yang memang kerap mengkredit kan barang kepada warga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Keterangan dari ibu korban, itu memang mendapat ancaman sudah dari satu bulan yang lalu. Jadi memang profesi dari si ibu korban sering kredit, mengkreditkan barang. Motif dari pelaku belum kami bisa pastikan,&amp;quot;katanya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Kemas mengaku pihak kepolisian juga tengah mendalami apakah kematian APH merupakan buntut dari ancaman atau bukan. &amp;quot;Sekarang masih kita lakukan pendalaman , apakah kasus ada kaitannya dengan teror itu atau tidak, &amp;quot;pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
