<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terkait 7 Mayat di Kali Bekasi, Polisi Tetapkan 15 Tersangka </title><description>Para tersangka ditangkap karena terbukti membawa senjata tajam. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/22/338/3066214/terkait-7-mayat-di-kali-bekasi-polisi-tetapkan-15-tersangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/22/338/3066214/terkait-7-mayat-di-kali-bekasi-polisi-tetapkan-15-tersangka"/><item><title>Terkait 7 Mayat di Kali Bekasi, Polisi Tetapkan 15 Tersangka </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/22/338/3066214/terkait-7-mayat-di-kali-bekasi-polisi-tetapkan-15-tersangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/22/338/3066214/terkait-7-mayat-di-kali-bekasi-polisi-tetapkan-15-tersangka</guid><pubDate>Minggu 22 September 2024 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/22/338/3066214/kapolda_metro_jaya_irjen_karyoto_di_lokasi_kejadian-KvLR_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di Lokasi Kejadian. Foto: Okezone/Danandaya. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/22/338/3066214/kapolda_metro_jaya_irjen_karyoto_di_lokasi_kejadian-KvLR_large.jpeg</image><title>Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto di Lokasi Kejadian. Foto: Okezone/Danandaya. </title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi. Para tersangka ditangkap karena terbukti membawa senjata tajam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai tersangka dan tiga orang di antaranya karena membawa sajam (senjata tajam),&amp;quot; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (22/9/2024).&#13;
&#13;
Dia menyebut hingga kini pihaknya telah meminta keterangan dari saksi dan orang yang benar-benar terlibat dalam kejadian ini. Terkait penemuan senjata tajam, polisi masih mendalami apakah barang itu benar-benar ada sehingga jika benar ditemukan maka bisa berlanjut ke tahapan perkara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dia siap tawuran, kan pasti bawa alat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian dia menegaskan, hingga kini pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait peristiwa itu, lantaran sedang mengumpulkan beragam keterangan.&amp;nbsp; Salah satu keterangan yang disoroti yakni memang kelompok ini menyeburkan diri ke sungai, lantaran takut terhadap patroli polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakan patroli tidak salah, karena memang patroli ini pukul 03.00 WIB. Jika orang normal dalam keadaan jam-jam segitu tentunya sedang istirahat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kabid Yandokpol RS Polri Kombes Pol Herry Wijatmoko menjelaskan tim dokter RS Polri sudah melakukan pemeriksaan awal. Ketujuh jenazah tersebut memiliki ciri-ciri yang hampir sama, yakni terendam air dan dan sudah melalui proses pembusukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi suhu airnya rendah, sehingga ketika diambil proses pembusukan berjalan, setidaknya 24 jam,&amp;rdquo; kata Herry&#13;
&#13;
Saat ini RS Polri sedang melakukan pemeriksaan awal kepada ketujuh jenazah tersebut berupa identifikasi melibatkan tim forensik, tim sidik jari hingga tim DNA.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk pemeriksaan awal identifikasi penemuan jenazah,&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan penemuan tujuh mayat di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi. Para tersangka ditangkap karena terbukti membawa senjata tajam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai tersangka dan tiga orang di antaranya karena membawa sajam (senjata tajam),&amp;quot; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (22/9/2024).&#13;
&#13;
Dia menyebut hingga kini pihaknya telah meminta keterangan dari saksi dan orang yang benar-benar terlibat dalam kejadian ini. Terkait penemuan senjata tajam, polisi masih mendalami apakah barang itu benar-benar ada sehingga jika benar ditemukan maka bisa berlanjut ke tahapan perkara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dia siap tawuran, kan pasti bawa alat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian dia menegaskan, hingga kini pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait peristiwa itu, lantaran sedang mengumpulkan beragam keterangan.&amp;nbsp; Salah satu keterangan yang disoroti yakni memang kelompok ini menyeburkan diri ke sungai, lantaran takut terhadap patroli polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya katakan patroli tidak salah, karena memang patroli ini pukul 03.00 WIB. Jika orang normal dalam keadaan jam-jam segitu tentunya sedang istirahat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kabid Yandokpol RS Polri Kombes Pol Herry Wijatmoko menjelaskan tim dokter RS Polri sudah melakukan pemeriksaan awal. Ketujuh jenazah tersebut memiliki ciri-ciri yang hampir sama, yakni terendam air dan dan sudah melalui proses pembusukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi suhu airnya rendah, sehingga ketika diambil proses pembusukan berjalan, setidaknya 24 jam,&amp;rdquo; kata Herry&#13;
&#13;
Saat ini RS Polri sedang melakukan pemeriksaan awal kepada ketujuh jenazah tersebut berupa identifikasi melibatkan tim forensik, tim sidik jari hingga tim DNA.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini kami sedang mempersiapkan untuk pemeriksaan awal identifikasi penemuan jenazah,&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
