<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BMKG Catat 5 Gempa Merusak Selama September, Paling Banyak di Bali</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama periode 1-22 September tercatat ada lima kali gempa yang masuk dalam katagori merusak&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/337/3066306/bmkg-catat-5-gempa-merusak-selama-september-paling-banyak-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/23/337/3066306/bmkg-catat-5-gempa-merusak-selama-september-paling-banyak-di-bali"/><item><title> BMKG Catat 5 Gempa Merusak Selama September, Paling Banyak di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/337/3066306/bmkg-catat-5-gempa-merusak-selama-september-paling-banyak-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/23/337/3066306/bmkg-catat-5-gempa-merusak-selama-september-paling-banyak-di-bali</guid><pubDate>Senin 23 September 2024 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/23/337/3066306/ilustrasi-QImC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/23/337/3066306/ilustrasi-QImC_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama periode 1-22 September tercatat ada lima kali gempa yang masuk&amp;nbsp;dalam katagori&amp;nbsp;merusak. Dari lima gempa yang tercatat, dua di antaranya ada di Bali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama periode 1-22 September 2024, di Indonesia telah terjadi 5 oali gempa merusak,&amp;quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya tertulis, Senin (23/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lima gempa daftar gempa merusak di Indonesia selama periode 1-22 September 2024 tersebut di antaranya;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gempa Gianyar Bali M4,9 pada 7 September 2024 pukul &amp;nbsp;8:51:44 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
2. Gempa Kabupaten Bandung-Garut Jawa Barat M5,0 pada 18 September 2024 pukul 09:41:08 WIB berdampak ratusan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas Sesar Garsela.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Gempa Morotai Maluku Utara M5,6 pada 19 September 2024 pukul 14:45:33 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak terdampak, dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina ke bawah Pulau Morotai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Gempa Gianyar Bali M4,8 pada 21 September 2024 pukul 06:26:20 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Gempa ini merupakan gempa susulan dari gempa Gianyar M4,9 pada 07-Sep-2024.&#13;
&#13;
5. Gempa Sanggau Kalimantan Barat M4,4 pada 22 September 2024 pukul 03:21:10 WIB berdampak 1 unit bangunan rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama periode 1-22 September tercatat ada lima kali gempa yang masuk&amp;nbsp;dalam katagori&amp;nbsp;merusak. Dari lima gempa yang tercatat, dua di antaranya ada di Bali.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama periode 1-22 September 2024, di Indonesia telah terjadi 5 oali gempa merusak,&amp;quot; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya tertulis, Senin (23/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lima gempa daftar gempa merusak di Indonesia selama periode 1-22 September 2024 tersebut di antaranya;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Gempa Gianyar Bali M4,9 pada 7 September 2024 pukul &amp;nbsp;8:51:44 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
2. Gempa Kabupaten Bandung-Garut Jawa Barat M5,0 pada 18 September 2024 pukul 09:41:08 WIB berdampak ratusan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas Sesar Garsela.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Gempa Morotai Maluku Utara M5,6 pada 19 September 2024 pukul 14:45:33 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak terdampak, dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina ke bawah Pulau Morotai.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
4. Gempa Gianyar Bali M4,8 pada 21 September 2024 pukul 06:26:20 WIB berdampak puluhan unit bangunan/rumah rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Gempa ini merupakan gempa susulan dari gempa Gianyar M4,9 pada 07-Sep-2024.&#13;
&#13;
5. Gempa Sanggau Kalimantan Barat M4,4 pada 22 September 2024 pukul 03:21:10 WIB berdampak 1 unit bangunan rusak, dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
