<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolda Metro Libatkan Kompolnas Usut Temuan 7 Mayat Mengambang di Kali Bekasi&amp;nbsp;</title><description>Korban diduga merupakan pelaku tawuran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/338/3066298/kapolda-metro-libatkan-kompolnas-usut-temuan-7-mayat-mengambang-di-kali-bekasi-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/23/338/3066298/kapolda-metro-libatkan-kompolnas-usut-temuan-7-mayat-mengambang-di-kali-bekasi-nbsp"/><item><title>Kapolda Metro Libatkan Kompolnas Usut Temuan 7 Mayat Mengambang di Kali Bekasi&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/338/3066298/kapolda-metro-libatkan-kompolnas-usut-temuan-7-mayat-mengambang-di-kali-bekasi-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/23/338/3066298/kapolda-metro-libatkan-kompolnas-usut-temuan-7-mayat-mengambang-di-kali-bekasi-nbsp</guid><pubDate>Senin 23 September 2024 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/23/338/3066298/kapolda_metro_jaya_irjen_karyoto-JUuI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/23/338/3066298/kapolda_metro_jaya_irjen_karyoto-JUuI_large.jpg</image><title>Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menegaskan bahwa pihaknya bakal melibatkan Kompolnas dalam mengusut peristiwa temuan 7 mayat remaja mengambang di Kali Bekasi, Minggu 22 September 2024. Korban diduga merupakan pelaku tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk langkah ke depan, kami libatkan nanti dari Propam Mabes Polri juga kami akan libatkan dan Kompolnas,&amp;quot; ujar Kapolda di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, jika memang ada kelalaian petugas maka dirinya tak segan-segan memberikan sanki kepada anak buahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan melihat bahwa kalau memang ada nanti kelalaian dari siapa pihak siapa, kami akan minta pertanggungjawaban. Yang jelas sementara itu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Karyoto mengatakan, sehari sebelumnya peristiwa penemuan mayat itu, jajaran Polsek Rawa Lumbu berhasil menangkap puluhan pelaku tawuran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;18 Orang yang diamankan, dan yang ditetapkan tersangka 3 orang karena membawa sajam,&amp;quot; ujar Karyoto.&#13;
&#13;
Akan tetapi, dia menegaskan perihal apakah 7 jasad tersebut merupakan komplotan dari para pelaku tawuran yang diamankan, hal itu masih dalam penyelidikan. Sebab, saat ini penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa para saksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang pada saat ini saya tidak bisa menyimpulkan apa-apa belum bisa menyimpulkan apa-apa, Karena berbagai macam keterangan sudah kita kumpulkan. Menurut informasi sekilas adalah bahwa ini (Korban adalah salah satu yang menjadi kemarin malam (tawuran),&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menceritakan, saat gerombolan remaja yang diduga hendak tawuran panik ketika melihat polisi sedang melakukan patroli. Sebagian dari mereka lari dan menyeburkan diri ke kali tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menyeburkan diri ke sungai karena adanya ketakutan ketakutan adanya patroli yang lewat atau yang menegur, menegurnya sejauh mana ini sedang kami dalami oleh rekan-rekan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menegaskan bahwa pihaknya bakal melibatkan Kompolnas dalam mengusut peristiwa temuan 7 mayat remaja mengambang di Kali Bekasi, Minggu 22 September 2024. Korban diduga merupakan pelaku tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk langkah ke depan, kami libatkan nanti dari Propam Mabes Polri juga kami akan libatkan dan Kompolnas,&amp;quot; ujar Kapolda di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Dia menegaskan, jika memang ada kelalaian petugas maka dirinya tak segan-segan memberikan sanki kepada anak buahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan melihat bahwa kalau memang ada nanti kelalaian dari siapa pihak siapa, kami akan minta pertanggungjawaban. Yang jelas sementara itu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Karyoto mengatakan, sehari sebelumnya peristiwa penemuan mayat itu, jajaran Polsek Rawa Lumbu berhasil menangkap puluhan pelaku tawuran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;18 Orang yang diamankan, dan yang ditetapkan tersangka 3 orang karena membawa sajam,&amp;quot; ujar Karyoto.&#13;
&#13;
Akan tetapi, dia menegaskan perihal apakah 7 jasad tersebut merupakan komplotan dari para pelaku tawuran yang diamankan, hal itu masih dalam penyelidikan. Sebab, saat ini penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa para saksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang pada saat ini saya tidak bisa menyimpulkan apa-apa belum bisa menyimpulkan apa-apa, Karena berbagai macam keterangan sudah kita kumpulkan. Menurut informasi sekilas adalah bahwa ini (Korban adalah salah satu yang menjadi kemarin malam (tawuran),&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menceritakan, saat gerombolan remaja yang diduga hendak tawuran panik ketika melihat polisi sedang melakukan patroli. Sebagian dari mereka lari dan menyeburkan diri ke kali tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka menyeburkan diri ke sungai karena adanya ketakutan ketakutan adanya patroli yang lewat atau yang menegur, menegurnya sejauh mana ini sedang kami dalami oleh rekan-rekan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
