<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 900 Meter di Atas Puncak</title><description>Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi pagi ini, Senin (23/9/2024) pukul 09.37 WIT.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/340/3066385/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-900-meter-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/23/340/3066385/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-900-meter-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 900 Meter di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/23/340/3066385/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-900-meter-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/23/340/3066385/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-900-meter-di-atas-puncak</guid><pubDate>Senin 23 September 2024 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/23/340/3066385/gunung_dukono_erupsi-D8Wd_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Erupsi. Foto: Dok PVMBG.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/23/340/3066385/gunung_dukono_erupsi-D8Wd_large.jpeg</image><title>Gunung Dukono Erupsi. Foto: Dok PVMBG.</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi pagi ini, Senin (23/9/2024) pukul 09.37 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 900 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 23 September 2024, pukul 09:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 900 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1987 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, M. Saum Amin dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Saum melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saum mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Gunung Api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi pagi ini, Senin (23/9/2024) pukul 09.37 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 900 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 23 September 2024, pukul 09:37 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 900 m di atas puncak (&amp;plusmn; 1987 m di atas permukaan laut),&amp;rdquo; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, M. Saum Amin dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Saum melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 3 km.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saum mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
