<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Tujuh Jasad di Kali Bekasi, 60 Remaja Berkumpul tapi Belum Tawuran</title><description>Polisi mengatakan ada sekira 60 remaja berkumpul tapi mereka belum sempat melakukan aksi tawuran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/24/338/3067084/kasus-tujuh-jasad-di-kali-bekasi-60-remaja-berkumpul-tapi-belum-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/24/338/3067084/kasus-tujuh-jasad-di-kali-bekasi-60-remaja-berkumpul-tapi-belum-tawuran"/><item><title>Kasus Tujuh Jasad di Kali Bekasi, 60 Remaja Berkumpul tapi Belum Tawuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/24/338/3067084/kasus-tujuh-jasad-di-kali-bekasi-60-remaja-berkumpul-tapi-belum-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/24/338/3067084/kasus-tujuh-jasad-di-kali-bekasi-60-remaja-berkumpul-tapi-belum-tawuran</guid><pubDate>Selasa 24 September 2024 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/24/338/3067084/kapolsek_rawalumbu_kompol_sukadi_mengatakan_60_remaja_berkumpul_di_pinggir_kali_bekasi_tapi_belum_tawuran-WlUE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolsek Rawalumbu Kompol Sukadi mengatakan 60 remaja berkumpul di pinggir Kali Bekasi tapi belum tawuran (Foto : MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/24/338/3067084/kapolsek_rawalumbu_kompol_sukadi_mengatakan_60_remaja_berkumpul_di_pinggir_kali_bekasi_tapi_belum_tawuran-WlUE_large.jpg</image><title>Kapolsek Rawalumbu Kompol Sukadi mengatakan 60 remaja berkumpul di pinggir Kali Bekasi tapi belum tawuran (Foto : MNC Media)</title></images><description>BEKASI - Peristiwa penamuan 7 jasad yang bergelimpangan di Kali Bekasi, bermula dari sekelompok remaja yang sedang asik nongkrong di pinggiran kali tersebut. Polisi mengatakan ada sekira 60 remaja berkumpul tapi mereka belum sempat melakukan aksi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru mau tawuran, janjiannya di sini, dan di sini basecamp-nya, dari kelompok-kelompok di antaranya dari Jatiasih, dari Mustikajaya, Bantargebang dari Rawalumbu itu sendiri,&amp;quot; ucap Kapolsek Rawalumbu Kompol Sukadi kepada wartawan, Selasa (24/9/2024).&#13;
&#13;
Dia mengatakan pada Sabtu 21 September 2024, sekira pukul 03.00 WIB, sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran berjumlah kurang lebih &amp;nbsp;60 orang. Mereka kaget ketika Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota tiba-tiba menggeruduk tempat tongkrongannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi anak-anak yang berkumpul di sini banyak yang saling tidak mengenal, paling mengenalnya hanya satu, dua, tiga diajak temennya kumpul di sini. Jadi 60 orang ini tidak saling mengenal satu sama lainnya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Dia menceritakan, kedatangan tim Patroli itu membuat puluhan orang panik dan menyeburkan diri ke Kali Bekasi. Kata Sukadi mereka panik karena sadar sedang membawa senjata tajam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak-anak itu merasa, mungkin ya, membawa senjata tajam merasa bersalah. Akhirnya ada Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota hadir, akhirnya dia melarikan diri,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Buntut dari puluhan orang nyemplung ke Kali Bekasi, membuat 7 orang pada Minggu 22 September 2024, dinyatakan tewas mengambang. Ketujuh korban saat ini masih di RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI - Peristiwa penamuan 7 jasad yang bergelimpangan di Kali Bekasi, bermula dari sekelompok remaja yang sedang asik nongkrong di pinggiran kali tersebut. Polisi mengatakan ada sekira 60 remaja berkumpul tapi mereka belum sempat melakukan aksi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru mau tawuran, janjiannya di sini, dan di sini basecamp-nya, dari kelompok-kelompok di antaranya dari Jatiasih, dari Mustikajaya, Bantargebang dari Rawalumbu itu sendiri,&amp;quot; ucap Kapolsek Rawalumbu Kompol Sukadi kepada wartawan, Selasa (24/9/2024).&#13;
&#13;
Dia mengatakan pada Sabtu 21 September 2024, sekira pukul 03.00 WIB, sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran berjumlah kurang lebih &amp;nbsp;60 orang. Mereka kaget ketika Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota tiba-tiba menggeruduk tempat tongkrongannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi anak-anak yang berkumpul di sini banyak yang saling tidak mengenal, paling mengenalnya hanya satu, dua, tiga diajak temennya kumpul di sini. Jadi 60 orang ini tidak saling mengenal satu sama lainnya,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Dia menceritakan, kedatangan tim Patroli itu membuat puluhan orang panik dan menyeburkan diri ke Kali Bekasi. Kata Sukadi mereka panik karena sadar sedang membawa senjata tajam.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak-anak itu merasa, mungkin ya, membawa senjata tajam merasa bersalah. Akhirnya ada Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota hadir, akhirnya dia melarikan diri,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Buntut dari puluhan orang nyemplung ke Kali Bekasi, membuat 7 orang pada Minggu 22 September 2024, dinyatakan tewas mengambang. Ketujuh korban saat ini masih di RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
