<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kampanye Pilkada 2024 Dimulai Serentak Hari Ini, Berikut Aturan dan Larangannya</title><description>KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu telah menerbitkan sejumlah aturan terkait dengan hal tersebut. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067336/kampanye-pilkada-2024-dimulai-serentak-hari-ini-berikut-aturan-dan-larangannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067336/kampanye-pilkada-2024-dimulai-serentak-hari-ini-berikut-aturan-dan-larangannya"/><item><title>Kampanye Pilkada 2024 Dimulai Serentak Hari Ini, Berikut Aturan dan Larangannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067336/kampanye-pilkada-2024-dimulai-serentak-hari-ini-berikut-aturan-dan-larangannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067336/kampanye-pilkada-2024-dimulai-serentak-hari-ini-berikut-aturan-dan-larangannya</guid><pubDate>Rabu 25 September 2024 10:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/25/337/3067336/masa_kampanye_pilkada_2024_digelar_serantak_hari_ini-5Y1x_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masa Kampanye Pilkada 2024 DIgelar Serantak Hari Ini. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/25/337/3067336/masa_kampanye_pilkada_2024_digelar_serantak_hari_ini-5Y1x_large.jpg</image><title>Masa Kampanye Pilkada 2024 DIgelar Serantak Hari Ini. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 dimulai hari ini, Rabu (25/9/2024). KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu telah menerbitkan sejumlah aturan terkait dengan hal tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tahapan kampanye sendiri akan berlangsung hingga 23 November 2024 mendatang. Pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam kontestasi Pilkada pun boleh dengan leluasa bergerak melancarkan strateginya untuk menarik suara masyarakat. Tentunya dengan aturan yang telah ditetapkan KPU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mochammad Afifuddin telah mengeluarkan aturan dalam pelaksanaan kampanye Pilkada serentak melalui Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota. Aturan ini diteken Afifuddin pada 20 September 2024 lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jadwal kampanye Pilkada serentak 2024;&#13;
&#13;
- Rabu, 25 September hingga Sabtu, 23 November 2024: Kampanye baik pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, debat publik atau debat terbuka antar Pasangan Calon, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye, dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan.&#13;
&#13;
- Minggu, 10 November hingga Sabtu, 23 November 2024: Iklan media massa cetak dan media massa elektronik&#13;
&#13;
- Minggu, 24 November hingga Selasa, 26 November 2024: Masa tenang&#13;
&#13;
- Rabu, 27 November 2024: Pelaksanaan Pemungutan Suara&#13;
&#13;
Aturan kampanye Pilkada serentak 2024;&#13;
&#13;
- Kampanye dilaksanakan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Pendidikan politik dimaksudkan meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan.&#13;
&#13;
- Kampanye dilaksanakan oleh partai politik peserta pemilihan atau pasangan calon. Selain partai politik atau pasangan calon, kampanye dapat dilaksanakan oleh gabungan partai politik peserta dan tim kampanye.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Peserta kampanye terdiri atas anggota masyarakat. Anggota masyarakat dilarang mengikuti kegiatan politik kecuali sebagai peserta kampanye.&#13;
&#13;
- Materi kampanye memuat visi dan misi yang disusun berdasarkan rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten/kota. Selain materi kampanye pasangan calon disampaikan juga program yang akan dijalankan. Materi kampanye harus menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Materi kampanye disampaikan secara tertulis ataupun lisan.&#13;
&#13;
Larangan selama masa kampanye Pilkada 2024;&#13;
&#13;
- Mempersoalkan dasar negara Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.&#13;
&#13;
- Menghina seorang, agama, suku, ras, golongan, calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon wali kota, calon wakil wali kota dan partai politik.&#13;
&#13;
- Melakukan kampanye berupa hasutan, fitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan atau kelompok masyarakat.&#13;
&#13;
- Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perorangan, kelompok masyarakat dan atau partai politik.&#13;
&#13;
- Mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum.&#13;
&#13;
- Mengancam dan menganjurkan penggunaan kekerasan untuk mengambil alih kekuasaan dari pemerintah yang sah.&#13;
&#13;
- Merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye.&#13;
&#13;
- Menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah atau daerah.&#13;
&#13;
- Menggunakan tempat ibadah dan pendidikan.&#13;
&#13;
- Melakukan pawai yang dilakukan dengan berjalan kaki atau kendaraan di jalan raya.&#13;
&#13;
- Melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.&#13;
&#13;
Pilkada Digelar di 37 Provinsi Indonesia&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui bahwa, pada tahun 2024 ini, Pilkada serentak digelar di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Berikut daftar lengkapnya;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Pilgub Aceh&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Bustami Hamzah - Fadhil Rahmi&#13;
Nomor Urut 2: Muzakir Manaf - Fadhullah&#13;
&#13;
2. Pilgub Sumatera Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Bobby Nasution - Surya&#13;
Nomor Urut 2: Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala&#13;
&#13;
3. Pilgub Sumatera Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Mahyeldi - Vasko Ruseimy&#13;
Nomor Urut 2: Epyardu Asda - Ekos Albar&#13;
&#13;
4. Pilgub Riau&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Abdul Wahid - S.F Hariyanto&#13;
Nomor Urut 2: Muhammad Nasir - Muhammad Wardan&#13;
Nomor Urut 3: Syamsuar - Mawardi M Saleh&#13;
&#13;
5. Pilgub Kepulauan Riau&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ansar Ahmad - Nyanyang Haris Pratamura&#13;
Nomor Urut 2: Muhammad Rudi - Aunur Rafiq&#13;
&#13;
6. Pilgub Jambi&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Romi Hariyanto - Sudirman&#13;
Nomor Urut 2: Al Haris - Andullah Sani&#13;
&#13;
7. Pilgub Bengkulu&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Helmi Hasan - Mian&#13;
Nomor Urut 2: Rohidin Mersyah - Meriani&#13;
&#13;
8. Pilgub Sumatera Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Herman Deru - Cik Ujang&#13;
Nomor Urut 2: Eddy Santana Putra - Riezky Aprilia&#13;
Nomor Urut 3: Mawardi Yahya - Anita Noeringhati&#13;
&#13;
9. Pilgub Bangka Belitung&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Erzaldi Rosman Djohan - Yuri kemal Fadhullah&#13;
Nomor Urut 2: Hidayat Arsani - Hellyana&#13;
&#13;
10. Pilgub Lampung&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Arinal Djunaidi - Sutono&#13;
Nomor Urut 2: Rahmat Mirzani Djausal - Jihan Nurlela&#13;
&#13;
11. Pilgub Banten&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Airin Rachmi Diany - Ade Sumardi&#13;
Nomor Urut 2: Andra Soni - Achmad Dimyati Natakusumah&#13;
&#13;
12. Pilgub DKI Jakarta&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ridwan Kamil - Suswono&#13;
Nomor Urut 2: Dharma Pongrekun - Kun Wardana&#13;
Nomor Urut 3: Pramono Anung - Rano Karno&#13;
&#13;
13. Pilgub Jawa Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Acep Adang Ruhiat - Gitalis Dwi Natarina&#13;
Nomor Urut 2: Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja&#13;
Nomor Urut 3: Ahmad Syaikhu - Ilham Akbar Habibie&#13;
Nomor Urut 4: Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan&#13;
&#13;
14. Pilgub Jawa Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Andika Perkasa - Handrar Prihadi&#13;
Nomor Urut 2: Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen&#13;
&#13;
15. Pilgub Jawa Timur&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Khakim&#13;
Nomor Urut 2: Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak&#13;
Nomor Urut 3: Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta&#13;
&#13;
16. Pilgub bali&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Made Mulyaman - Putu Agus Suradnyana&#13;
Nomor Urut 2: I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta&#13;
&#13;
17. Pilgub NTB&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sitti Rohmi Djalilah - Musyafirin&#13;
Nomor Urut 2: Zulkieflimansyah - Sihali Fadhil Thohir&#13;
Nomor Urut 3: Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhmayanti Putri&#13;
&#13;
18. Pilgub NTT&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto&#13;
Nomor Urut 2: Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma&#13;
Nomor Urut 3: Simo Petrus Kamlasi-Adrianus Garu&#13;
&#13;
19. Pilgub Kalimantan Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sutarmidji - Didi Haryono&#13;
Nomor Urut 2: Ria Norsan - Krisantus Kurniawan&#13;
Nomor Urut 3: Muda Mahendrawan - Jakius Sinyor&#13;
&#13;
20. Pilgub Kalimantan Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Willy M Yoseph - Habib Ismail&#13;
Nomor Urut 2: Nadalsyah - Supian Hadi&#13;
Nomor Urut 3: Agustiar Sabran - Edy Pratowo&#13;
Nomor Urut 4: Abdul Razak - Sri Suwanto&#13;
&#13;
21. Pilgub Kalimantan Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Muhidin - Hasnuryadi Sulaiman&#13;
Nomor Urut 2: Raudhatul Jannah - Akhmad Rozanie Himawan Nugraha&#13;
&#13;
22. Pilgub Kalimantan Timur&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Isran Noor - Hadi Mulyadi&#13;
Nomor Urut 2: Rudy Mas&amp;#39;ud - Seno Aji&#13;
&#13;
23. Pilgub kalimantan Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sulaiman - Adri Patton&#13;
Nomor Urut 2: Zainal A Paliwang - Ingkong Ala&#13;
Nomor Urut 3: Yansen TP - Suratno&#13;
&#13;
24. Pilgub Sulawesi Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Yulius Selvanus Komaling - Victor Mailangkay&#13;
Nomor Urut 2: Elly Engelbert - Hanny Joost Pajouw&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Steven Kandouw - Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh&#13;
&#13;
25. Pilgub Gorontalo&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Tonny Uloli &amp;ndash; Marten Taha&#13;
Nomor Urut 2: Nelson Pomalingo &amp;ndash; Kris Wartabone&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Hamzah Isa &amp;ndash; Abdurrahman Bahmid&#13;
Nomor Urut 4: Gusnar Ismail &amp;ndash; Idah Syahidah&#13;
&#13;
26. Pilgub Sulawesi Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ahmad HM Ali-Abdul Karim&#13;
Nomor Urut 2: Anwar Hafid-Reny A Lamadjido&#13;
Nomor Urut 3: Rusdy Mastura-Sulaiman Agusto&#13;
&#13;
27. Pilgub Sulawesi Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong&#13;
Nomor Urut 2: Ali Baal Masdar dan Arwan Aras&#13;
Nomor Urut 3: Suhardi Duka dan Salim S Mengga&#13;
Nomor Urut 4: Prof. Husain Syam dan Enny Anggraeni Anwar&#13;
&#13;
28. Pilgub Sulawesi Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Danny Pomanto - Azhar Arsyad&#13;
Nomor Urut 2: Andi Sudirman Sulaiman - Fatmawati Rusdi&#13;
&#13;
29. Pilgub Sulawesi Tenggara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ruksamin-Sjafei Kahar&#13;
Nomor Urut 2: Andi Sumangerukka-Hugua&#13;
Nomor Urut 3: Lukman Abunawas-La Ode Ida&#13;
Nomor Urut 4: Tina Nur Alam-LM Taufik Ihsan Ridwan.&#13;
&#13;
30. Pilgub Maluku&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Jefry Apoly Rahawarin - Abdul Mukti Keliobas&#13;
Nomor Urut 2: Murad Ismail - Michael Wattimena&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Hendrik Lewerisa - Abdulah Vanath&#13;
&#13;
31. Pilgub Maluku Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid Ichsan&#13;
Nomor Urut 2: Aliong Mus-Sahril Taahir&#13;
Nomor Urut 3: Muhammad Kasuba-Basri Salama&#13;
Nomor Urut 4: Beny Laos-Sarbin Sehe&#13;
&#13;
32. Pilgub Papua&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai&#13;
Nomor Urut 2: Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen&#13;
&#13;
33. Pilgub Papua Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Dominggus Mandacan - Mohamad Lakatoni&#13;
Nomor Urut 2: Kolom Kosong&#13;
&#13;
34. Pilgub Papua Barat Daya&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiuw&#13;
Nomor Urut 2: Gabriel Assem - Lukman Wugaje&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau&#13;
Nomor Urut 4: Yoppie Onesimus Wayangkau dan Ibrahim Wugaje&#13;
&#13;
35. Pilgub Papua Pegunungan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: John Tabo - Ones Pahabol&#13;
Nomor Urut 2: Befa Yigibalom - Natan Pahabol&#13;
&#13;
36. Pilgub Papua Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Darius Gebze - Petrus Safan&#13;
Nomor Urut 2: Nikolaus Kondomo - H. Baidin Kurita&#13;
Nomor Urut 3: Romanus Mbaraka - Albert Muyak&#13;
Nomor Urut 4: Apolo Safanpo - Paskalis Imadawa&#13;
&#13;
37. Pilgub Papua Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: John Wempi Wetipo - Ausilius You&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 2: Natalis Tabuni - Titus Natkime&#13;
Nomor Urut 3: Meki Nawipa - Deinas Geley&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 4: Willem Wandik - Aloisius Giay.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 dimulai hari ini, Rabu (25/9/2024). KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu telah menerbitkan sejumlah aturan terkait dengan hal tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tahapan kampanye sendiri akan berlangsung hingga 23 November 2024 mendatang. Pasangan calon (paslon) yang bertarung dalam kontestasi Pilkada pun boleh dengan leluasa bergerak melancarkan strateginya untuk menarik suara masyarakat. Tentunya dengan aturan yang telah ditetapkan KPU.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mochammad Afifuddin telah mengeluarkan aturan dalam pelaksanaan kampanye Pilkada serentak melalui Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota. Aturan ini diteken Afifuddin pada 20 September 2024 lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jadwal kampanye Pilkada serentak 2024;&#13;
&#13;
- Rabu, 25 September hingga Sabtu, 23 November 2024: Kampanye baik pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, debat publik atau debat terbuka antar Pasangan Calon, penyebaran bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye, dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan.&#13;
&#13;
- Minggu, 10 November hingga Sabtu, 23 November 2024: Iklan media massa cetak dan media massa elektronik&#13;
&#13;
- Minggu, 24 November hingga Selasa, 26 November 2024: Masa tenang&#13;
&#13;
- Rabu, 27 November 2024: Pelaksanaan Pemungutan Suara&#13;
&#13;
Aturan kampanye Pilkada serentak 2024;&#13;
&#13;
- Kampanye dilaksanakan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Pendidikan politik dimaksudkan meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan.&#13;
&#13;
- Kampanye dilaksanakan oleh partai politik peserta pemilihan atau pasangan calon. Selain partai politik atau pasangan calon, kampanye dapat dilaksanakan oleh gabungan partai politik peserta dan tim kampanye.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Peserta kampanye terdiri atas anggota masyarakat. Anggota masyarakat dilarang mengikuti kegiatan politik kecuali sebagai peserta kampanye.&#13;
&#13;
- Materi kampanye memuat visi dan misi yang disusun berdasarkan rencana pembangunan jangka panjang daerah kabupaten/kota. Selain materi kampanye pasangan calon disampaikan juga program yang akan dijalankan. Materi kampanye harus menjunjung tinggi pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Materi kampanye disampaikan secara tertulis ataupun lisan.&#13;
&#13;
Larangan selama masa kampanye Pilkada 2024;&#13;
&#13;
- Mempersoalkan dasar negara Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.&#13;
&#13;
- Menghina seorang, agama, suku, ras, golongan, calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon wali kota, calon wakil wali kota dan partai politik.&#13;
&#13;
- Melakukan kampanye berupa hasutan, fitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan atau kelompok masyarakat.&#13;
&#13;
- Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada perorangan, kelompok masyarakat dan atau partai politik.&#13;
&#13;
- Mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum.&#13;
&#13;
- Mengancam dan menganjurkan penggunaan kekerasan untuk mengambil alih kekuasaan dari pemerintah yang sah.&#13;
&#13;
- Merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye.&#13;
&#13;
- Menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah atau daerah.&#13;
&#13;
- Menggunakan tempat ibadah dan pendidikan.&#13;
&#13;
- Melakukan pawai yang dilakukan dengan berjalan kaki atau kendaraan di jalan raya.&#13;
&#13;
- Melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.&#13;
&#13;
Pilkada Digelar di 37 Provinsi Indonesia&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui bahwa, pada tahun 2024 ini, Pilkada serentak digelar di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Berikut daftar lengkapnya;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Pilgub Aceh&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Bustami Hamzah - Fadhil Rahmi&#13;
Nomor Urut 2: Muzakir Manaf - Fadhullah&#13;
&#13;
2. Pilgub Sumatera Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Bobby Nasution - Surya&#13;
Nomor Urut 2: Edy Rahmayadi - Hasan Basri Sagala&#13;
&#13;
3. Pilgub Sumatera Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Mahyeldi - Vasko Ruseimy&#13;
Nomor Urut 2: Epyardu Asda - Ekos Albar&#13;
&#13;
4. Pilgub Riau&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Abdul Wahid - S.F Hariyanto&#13;
Nomor Urut 2: Muhammad Nasir - Muhammad Wardan&#13;
Nomor Urut 3: Syamsuar - Mawardi M Saleh&#13;
&#13;
5. Pilgub Kepulauan Riau&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ansar Ahmad - Nyanyang Haris Pratamura&#13;
Nomor Urut 2: Muhammad Rudi - Aunur Rafiq&#13;
&#13;
6. Pilgub Jambi&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Romi Hariyanto - Sudirman&#13;
Nomor Urut 2: Al Haris - Andullah Sani&#13;
&#13;
7. Pilgub Bengkulu&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Helmi Hasan - Mian&#13;
Nomor Urut 2: Rohidin Mersyah - Meriani&#13;
&#13;
8. Pilgub Sumatera Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Herman Deru - Cik Ujang&#13;
Nomor Urut 2: Eddy Santana Putra - Riezky Aprilia&#13;
Nomor Urut 3: Mawardi Yahya - Anita Noeringhati&#13;
&#13;
9. Pilgub Bangka Belitung&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Erzaldi Rosman Djohan - Yuri kemal Fadhullah&#13;
Nomor Urut 2: Hidayat Arsani - Hellyana&#13;
&#13;
10. Pilgub Lampung&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Arinal Djunaidi - Sutono&#13;
Nomor Urut 2: Rahmat Mirzani Djausal - Jihan Nurlela&#13;
&#13;
11. Pilgub Banten&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Airin Rachmi Diany - Ade Sumardi&#13;
Nomor Urut 2: Andra Soni - Achmad Dimyati Natakusumah&#13;
&#13;
12. Pilgub DKI Jakarta&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ridwan Kamil - Suswono&#13;
Nomor Urut 2: Dharma Pongrekun - Kun Wardana&#13;
Nomor Urut 3: Pramono Anung - Rano Karno&#13;
&#13;
13. Pilgub Jawa Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Acep Adang Ruhiat - Gitalis Dwi Natarina&#13;
Nomor Urut 2: Jeje Wiradinata - Ronal Surapradja&#13;
Nomor Urut 3: Ahmad Syaikhu - Ilham Akbar Habibie&#13;
Nomor Urut 4: Dedi Mulyadi - Erwan Setiawan&#13;
&#13;
14. Pilgub Jawa Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Andika Perkasa - Handrar Prihadi&#13;
Nomor Urut 2: Ahmad Luthfi - Taj Yasin Maimoen&#13;
&#13;
15. Pilgub Jawa Timur&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Khakim&#13;
Nomor Urut 2: Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak&#13;
Nomor Urut 3: Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta&#13;
&#13;
16. Pilgub bali&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Made Mulyaman - Putu Agus Suradnyana&#13;
Nomor Urut 2: I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta&#13;
&#13;
17. Pilgub NTB&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sitti Rohmi Djalilah - Musyafirin&#13;
Nomor Urut 2: Zulkieflimansyah - Sihali Fadhil Thohir&#13;
Nomor Urut 3: Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhmayanti Putri&#13;
&#13;
18. Pilgub NTT&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto&#13;
Nomor Urut 2: Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma&#13;
Nomor Urut 3: Simo Petrus Kamlasi-Adrianus Garu&#13;
&#13;
19. Pilgub Kalimantan Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sutarmidji - Didi Haryono&#13;
Nomor Urut 2: Ria Norsan - Krisantus Kurniawan&#13;
Nomor Urut 3: Muda Mahendrawan - Jakius Sinyor&#13;
&#13;
20. Pilgub Kalimantan Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Willy M Yoseph - Habib Ismail&#13;
Nomor Urut 2: Nadalsyah - Supian Hadi&#13;
Nomor Urut 3: Agustiar Sabran - Edy Pratowo&#13;
Nomor Urut 4: Abdul Razak - Sri Suwanto&#13;
&#13;
21. Pilgub Kalimantan Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Muhidin - Hasnuryadi Sulaiman&#13;
Nomor Urut 2: Raudhatul Jannah - Akhmad Rozanie Himawan Nugraha&#13;
&#13;
22. Pilgub Kalimantan Timur&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Isran Noor - Hadi Mulyadi&#13;
Nomor Urut 2: Rudy Mas&amp;#39;ud - Seno Aji&#13;
&#13;
23. Pilgub kalimantan Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Sulaiman - Adri Patton&#13;
Nomor Urut 2: Zainal A Paliwang - Ingkong Ala&#13;
Nomor Urut 3: Yansen TP - Suratno&#13;
&#13;
24. Pilgub Sulawesi Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Yulius Selvanus Komaling - Victor Mailangkay&#13;
Nomor Urut 2: Elly Engelbert - Hanny Joost Pajouw&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Steven Kandouw - Letjen TNI (Purn) Alfred Denny Tuejeh&#13;
&#13;
25. Pilgub Gorontalo&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Tonny Uloli &amp;ndash; Marten Taha&#13;
Nomor Urut 2: Nelson Pomalingo &amp;ndash; Kris Wartabone&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Hamzah Isa &amp;ndash; Abdurrahman Bahmid&#13;
Nomor Urut 4: Gusnar Ismail &amp;ndash; Idah Syahidah&#13;
&#13;
26. Pilgub Sulawesi Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ahmad HM Ali-Abdul Karim&#13;
Nomor Urut 2: Anwar Hafid-Reny A Lamadjido&#13;
Nomor Urut 3: Rusdy Mastura-Sulaiman Agusto&#13;
&#13;
27. Pilgub Sulawesi Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong&#13;
Nomor Urut 2: Ali Baal Masdar dan Arwan Aras&#13;
Nomor Urut 3: Suhardi Duka dan Salim S Mengga&#13;
Nomor Urut 4: Prof. Husain Syam dan Enny Anggraeni Anwar&#13;
&#13;
28. Pilgub Sulawesi Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Danny Pomanto - Azhar Arsyad&#13;
Nomor Urut 2: Andi Sudirman Sulaiman - Fatmawati Rusdi&#13;
&#13;
29. Pilgub Sulawesi Tenggara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Ruksamin-Sjafei Kahar&#13;
Nomor Urut 2: Andi Sumangerukka-Hugua&#13;
Nomor Urut 3: Lukman Abunawas-La Ode Ida&#13;
Nomor Urut 4: Tina Nur Alam-LM Taufik Ihsan Ridwan.&#13;
&#13;
30. Pilgub Maluku&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Jefry Apoly Rahawarin - Abdul Mukti Keliobas&#13;
Nomor Urut 2: Murad Ismail - Michael Wattimena&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Hendrik Lewerisa - Abdulah Vanath&#13;
&#13;
31. Pilgub Maluku Utara&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid Ichsan&#13;
Nomor Urut 2: Aliong Mus-Sahril Taahir&#13;
Nomor Urut 3: Muhammad Kasuba-Basri Salama&#13;
Nomor Urut 4: Beny Laos-Sarbin Sehe&#13;
&#13;
32. Pilgub Papua&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai&#13;
Nomor Urut 2: Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen&#13;
&#13;
33. Pilgub Papua Barat&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Dominggus Mandacan - Mohamad Lakatoni&#13;
Nomor Urut 2: Kolom Kosong&#13;
&#13;
34. Pilgub Papua Barat Daya&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Abdul Faris Umlati dan Petrus Kasihiuw&#13;
Nomor Urut 2: Gabriel Assem - Lukman Wugaje&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 3: Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau&#13;
Nomor Urut 4: Yoppie Onesimus Wayangkau dan Ibrahim Wugaje&#13;
&#13;
35. Pilgub Papua Pegunungan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: John Tabo - Ones Pahabol&#13;
Nomor Urut 2: Befa Yigibalom - Natan Pahabol&#13;
&#13;
36. Pilgub Papua Selatan&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: Darius Gebze - Petrus Safan&#13;
Nomor Urut 2: Nikolaus Kondomo - H. Baidin Kurita&#13;
Nomor Urut 3: Romanus Mbaraka - Albert Muyak&#13;
Nomor Urut 4: Apolo Safanpo - Paskalis Imadawa&#13;
&#13;
37. Pilgub Papua Tengah&#13;
&#13;
Nomor Urut 1: John Wempi Wetipo - Ausilius You&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 2: Natalis Tabuni - Titus Natkime&#13;
Nomor Urut 3: Meki Nawipa - Deinas Geley&amp;nbsp;&#13;
Nomor Urut 4: Willem Wandik - Aloisius Giay.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
