<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Kutuk Keras Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Ratusan Orang</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel kepada Lebanon. Dalam serangan itu, menewaskan ratusan orang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067394/jokowi-kutuk-keras-serangan-israel-ke-lebanon-tewaskan-ratusan-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067394/jokowi-kutuk-keras-serangan-israel-ke-lebanon-tewaskan-ratusan-orang"/><item><title>Jokowi Kutuk Keras Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Ratusan Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067394/jokowi-kutuk-keras-serangan-israel-ke-lebanon-tewaskan-ratusan-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/25/337/3067394/jokowi-kutuk-keras-serangan-israel-ke-lebanon-tewaskan-ratusan-orang</guid><pubDate>Rabu 25 September 2024 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/25/337/3067394/jokowi-ZmK4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan layar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/25/337/3067394/jokowi-ZmK4_large.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan layar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel kepada Lebanon. Dalam serangan itu, menewaskan ratusan orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mengutuk keras serangan Israel ke Lebanon,&amp;quot; ujar Jokowi usai Groundbreaking Delonix Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).&#13;
&#13;
Jokowi mengajak semua negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan respons cepat atas serangan tersebut untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita mengajak semua negara dan juga PBB untuk memberikan respons yang cepat agar tidak semakin banyak korban lagi yang terjadi atas serangan-serangan Israel,&amp;quot; ujar Jokowi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengenai kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon, Jokowi sudah memerintahkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk memprosesnya. &amp;quot;Saya sudah telepon ke Bu Menlu, itu juga dalam proses,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ketegangan antara militer Israel dan Hizbullah diketahui kembali meluas. Kemlu melalui KBRI Beirut telah meningkatkan status menjadi Siaga 1 untuk seluruh Lebanon sejak bulan Agustus 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan, jumlah WNI di Lebanon saat ini berjumlah 159 orang. Sejak penetapan Siaga 1 pihaknya telah memfasilitasi kepulangan 25 WNI dari Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak penetapan Siaga 1, Kemlu dan KBRI Beirut telah memfasilitasi evakuasi WNI dr Lebanon sebanyak 25 orang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sedangkan mayoritas lainnya, kata Judha, memilih untuk tetap tinggal di Lebanon karena alasan pribadi. &amp;quot;Mereka mayoritas adalah mahasiswa dan WNI yang menikah dengan warga setempat,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Dengan demikian, Kemlu dan KBRI kembali menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan, menjauhi lokasi lokasi rawan, dan membatasi bepergian non esensial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi WNI yamg memiliki rencana bepergian ke Lebanon, Iran, Israel dan Palestina agar menunda perjalanan hingga situasi aman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas akibat serangan besar-besaran Israel ke Lebanon mencapai 550 orang. Mayoritas yang tewas adalah warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita.&#13;
&#13;
Menurut Menteri Kesehatan Lebanon Firass Abiad dalam sebuah wawancara BBC,,&#13;
&#13;
apa yang terjadi di negaranya adalah &amp;quot;pembantaian&amp;quot;, karena rumah sakit berjuang untuk mengatasi jumlah korban dari dua hari serangan udara Israel yang menargetkan kelompok bersenjata Hizbullah.&#13;
&#13;
Dalam konferensi pers Selasa 24 September 2024, pihaknya menyebutkan, bahwa 50 anak-anak, 94 wanita dan sejumlah pekerja medis termasuk di antara 550 orang yang tewas. Lebih dari 50 rumah sakit saat ini merawat 1.835 orang lainnya yang terluka.&#13;
&#13;
Israel mengatakan mereka menyerang ratusan lokasi Hizbullah dengan menuduh kelompok itu menyembunyikan senjata di daerah permukiman.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan Israel kepada Lebanon. Dalam serangan itu, menewaskan ratusan orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mengutuk keras serangan Israel ke Lebanon,&amp;quot; ujar Jokowi usai Groundbreaking Delonix Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).&#13;
&#13;
Jokowi mengajak semua negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan respons cepat atas serangan tersebut untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita mengajak semua negara dan juga PBB untuk memberikan respons yang cepat agar tidak semakin banyak korban lagi yang terjadi atas serangan-serangan Israel,&amp;quot; ujar Jokowi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengenai kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Lebanon, Jokowi sudah memerintahkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk memprosesnya. &amp;quot;Saya sudah telepon ke Bu Menlu, itu juga dalam proses,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ketegangan antara militer Israel dan Hizbullah diketahui kembali meluas. Kemlu melalui KBRI Beirut telah meningkatkan status menjadi Siaga 1 untuk seluruh Lebanon sejak bulan Agustus 2024.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan, jumlah WNI di Lebanon saat ini berjumlah 159 orang. Sejak penetapan Siaga 1 pihaknya telah memfasilitasi kepulangan 25 WNI dari Lebanon.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejak penetapan Siaga 1, Kemlu dan KBRI Beirut telah memfasilitasi evakuasi WNI dr Lebanon sebanyak 25 orang,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Sedangkan mayoritas lainnya, kata Judha, memilih untuk tetap tinggal di Lebanon karena alasan pribadi. &amp;quot;Mereka mayoritas adalah mahasiswa dan WNI yang menikah dengan warga setempat,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Dengan demikian, Kemlu dan KBRI kembali menyampaikan imbauan agar para WNI meningkatkan kewaspadaan, menjauhi lokasi lokasi rawan, dan membatasi bepergian non esensial.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi WNI yamg memiliki rencana bepergian ke Lebanon, Iran, Israel dan Palestina agar menunda perjalanan hingga situasi aman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas akibat serangan besar-besaran Israel ke Lebanon mencapai 550 orang. Mayoritas yang tewas adalah warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita.&#13;
&#13;
Menurut Menteri Kesehatan Lebanon Firass Abiad dalam sebuah wawancara BBC,,&#13;
&#13;
apa yang terjadi di negaranya adalah &amp;quot;pembantaian&amp;quot;, karena rumah sakit berjuang untuk mengatasi jumlah korban dari dua hari serangan udara Israel yang menargetkan kelompok bersenjata Hizbullah.&#13;
&#13;
Dalam konferensi pers Selasa 24 September 2024, pihaknya menyebutkan, bahwa 50 anak-anak, 94 wanita dan sejumlah pekerja medis termasuk di antara 550 orang yang tewas. Lebih dari 50 rumah sakit saat ini merawat 1.835 orang lainnya yang terluka.&#13;
&#13;
Israel mengatakan mereka menyerang ratusan lokasi Hizbullah dengan menuduh kelompok itu menyembunyikan senjata di daerah permukiman.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
