<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bakal Bentuk Matra Baru, Panglima TNI Minta Jajaran Mitigasi Serangan Siber</title><description>Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta kepada semua jajarannya agar dapat meningkatkan kapasitas, dan kemampuannya untuk bersiap diri mampu menjaga, serta melindungi berbagai ancaman di ruang siber. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/26/337/3067672/bakal-bentuk-matra-baru-panglima-tni-minta-jajaran-mitigasi-serangan-siber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/26/337/3067672/bakal-bentuk-matra-baru-panglima-tni-minta-jajaran-mitigasi-serangan-siber"/><item><title> Bakal Bentuk Matra Baru, Panglima TNI Minta Jajaran Mitigasi Serangan Siber</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/26/337/3067672/bakal-bentuk-matra-baru-panglima-tni-minta-jajaran-mitigasi-serangan-siber</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/26/337/3067672/bakal-bentuk-matra-baru-panglima-tni-minta-jajaran-mitigasi-serangan-siber</guid><pubDate>Kamis 26 September 2024 05:43 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/26/337/3067672/tni-IoDY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/26/337/3067672/tni-IoDY_large.jpg</image><title>Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta kepada semua jajarannya agar dapat meningkatkan kapasitas, dan kemampuannya untuk bersiap diri mampu menjaga, serta melindungi berbagai ancaman di ruang siber.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu diungkap Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon saat mewakili Panglima TNI membuka Forum Group Discussion (FGD) pembentukan angkatan TNI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI harus memiliki kemampuan deteksi dini, respons cepat dan mitigasi serangan siber untuk mencegah kerusakan dan gangguan operasional,&amp;quot; katanya kepada wartawan, Rabu (25/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Agus mengatakan, hal itu sejalan dengan rencana pembentukan matra keempat TNI dalam bidang siber. Terlebih, medan operasi sudah berkembang dan merambah ruang digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Medan operasi yang sebelumnya hanya mencakup operasi di darat, laut, udara dan ruang angkasa, kini bertambah mencakup ruang siber,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Agus menjelaskan, dinamika perkembangan lingkungan strategis pada saat ini, telah memberikan multiplier effect terhadap geopolitik dan geostrategi suatu negara termasuk Indonesia. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Agus, pergeseran cara berperang yang merambah ruang siber merupakan hasil berkembangnya revolusi industri 4.0, dan Society 5.0.&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, perkembangan tersebut juga berdampak pada aspek militer baik doktrin, taktik dan teknik bertempur.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta kepada semua jajarannya agar dapat meningkatkan kapasitas, dan kemampuannya untuk bersiap diri mampu menjaga, serta melindungi berbagai ancaman di ruang siber.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal itu diungkap Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon saat mewakili Panglima TNI membuka Forum Group Discussion (FGD) pembentukan angkatan TNI.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;TNI harus memiliki kemampuan deteksi dini, respons cepat dan mitigasi serangan siber untuk mencegah kerusakan dan gangguan operasional,&amp;quot; katanya kepada wartawan, Rabu (25/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Agus mengatakan, hal itu sejalan dengan rencana pembentukan matra keempat TNI dalam bidang siber. Terlebih, medan operasi sudah berkembang dan merambah ruang digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Medan operasi yang sebelumnya hanya mencakup operasi di darat, laut, udara dan ruang angkasa, kini bertambah mencakup ruang siber,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Agus menjelaskan, dinamika perkembangan lingkungan strategis pada saat ini, telah memberikan multiplier effect terhadap geopolitik dan geostrategi suatu negara termasuk Indonesia. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Agus, pergeseran cara berperang yang merambah ruang siber merupakan hasil berkembangnya revolusi industri 4.0, dan Society 5.0.&#13;
&#13;
Tidak hanya itu, perkembangan tersebut juga berdampak pada aspek militer baik doktrin, taktik dan teknik bertempur.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
