<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengelolaan Reforma Agraria di Indonesia Diminta Pro Rakyat&amp;nbsp;</title><description>Dalu Agung Darmawan tak menampik, jika selama ini pelaksanaan Reforma Agraria masih menemukan banyak tantangan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/337/3068442/pengelolaan-reforma-agraria-di-indonesia-diminta-pro-rakyat-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/27/337/3068442/pengelolaan-reforma-agraria-di-indonesia-diminta-pro-rakyat-nbsp"/><item><title>Pengelolaan Reforma Agraria di Indonesia Diminta Pro Rakyat&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/337/3068442/pengelolaan-reforma-agraria-di-indonesia-diminta-pro-rakyat-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/27/337/3068442/pengelolaan-reforma-agraria-di-indonesia-diminta-pro-rakyat-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2024 22:48 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/27/337/3068442/reforma_agraria-EF2D_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Reforma Agraria</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/27/337/3068442/reforma_agraria-EF2D_large.JPG</image><title>Reforma Agraria</title></images><description>BOGOR - Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan menyebut bahwa Reforma Agraria harus menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Diskusi Tim Perumus Reforma Agraria (RA) Summit Bali 2024 dengan tema &amp;ldquo;Menata Agraria Pro Poor yang Adil dan Berkelanjutan&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misi utama dari Reforma Agraria, yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Jadi Reforma Agraria ke depan bisa betul-betul menciptakan sebuah kerangka yang pro terhadap kaum rentan, kaum marjinal, terhadap masyarakat miskin,&amp;rdquo;terang Agung dikutip Jumat (27/9/2024).&#13;
&#13;
Ia menilai diskusi ini menjadi salah satu kesempatan untuk refleksi hal terkait pengelolaan agraria/pertanahan. &amp;quot;Seperti halnya melalui hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang tentu saja memerlukan berbagai peraturan perundang-undangan turunannya, yang saat ini kita coba selesaikan,&amp;rdquo; ungkap Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN.&#13;
&#13;
Dalu Agung Darmawan tak menampik, jika selama ini pelaksanaan Reforma Agraria masih menemukan banyak tantangan. Sehingga dibutuhkan titik temu untuk memutuskan langkah strategis dalam menata Reforma Agraria.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu saja Pak Menteri juga selalu memberi guideline terkait (tantangan Reforma Agraria, red) ini. Saya harapkan adanya output berupa rekomendasi sebagai bahan pertimbangan keputusan terkait pengelolaan sumber daya agraria,&amp;rdquo; pungkas Dalu Agung Darmawan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BOGOR - Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan menyebut bahwa Reforma Agraria harus menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Diskusi Tim Perumus Reforma Agraria (RA) Summit Bali 2024 dengan tema &amp;ldquo;Menata Agraria Pro Poor yang Adil dan Berkelanjutan&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misi utama dari Reforma Agraria, yaitu keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Jadi Reforma Agraria ke depan bisa betul-betul menciptakan sebuah kerangka yang pro terhadap kaum rentan, kaum marjinal, terhadap masyarakat miskin,&amp;rdquo;terang Agung dikutip Jumat (27/9/2024).&#13;
&#13;
Ia menilai diskusi ini menjadi salah satu kesempatan untuk refleksi hal terkait pengelolaan agraria/pertanahan. &amp;quot;Seperti halnya melalui hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, yang tentu saja memerlukan berbagai peraturan perundang-undangan turunannya, yang saat ini kita coba selesaikan,&amp;rdquo; ungkap Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN.&#13;
&#13;
Dalu Agung Darmawan tak menampik, jika selama ini pelaksanaan Reforma Agraria masih menemukan banyak tantangan. Sehingga dibutuhkan titik temu untuk memutuskan langkah strategis dalam menata Reforma Agraria.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu saja Pak Menteri juga selalu memberi guideline terkait (tantangan Reforma Agraria, red) ini. Saya harapkan adanya output berupa rekomendasi sebagai bahan pertimbangan keputusan terkait pengelolaan sumber daya agraria,&amp;rdquo; pungkas Dalu Agung Darmawan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
