<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Syur Guru dan Murid di Gorontalo, Dinas PPA Pulihkan Psikologis Korban agar Tak Trauma Berat</title><description>Zascamelya Uno mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap siswi yang jadi korban video guru dan murid yang viral.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068093/video-syur-guru-dan-murid-di-gorontalo-dinas-ppa-pulihkan-psikologis-korban-agar-tak-trauma-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068093/video-syur-guru-dan-murid-di-gorontalo-dinas-ppa-pulihkan-psikologis-korban-agar-tak-trauma-berat"/><item><title>Video Syur Guru dan Murid di Gorontalo, Dinas PPA Pulihkan Psikologis Korban agar Tak Trauma Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068093/video-syur-guru-dan-murid-di-gorontalo-dinas-ppa-pulihkan-psikologis-korban-agar-tak-trauma-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068093/video-syur-guru-dan-murid-di-gorontalo-dinas-ppa-pulihkan-psikologis-korban-agar-tak-trauma-berat</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2024 06:47 WIB</pubDate><dc:creator>Nurfaizi Lahasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/27/340/3068093/video_guru_dan_murid-ThYw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dinas PPA dampingi kroban video guru dan murid di Gorontalo. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/27/340/3068093/video_guru_dan_murid-ThYw_large.jpg</image><title>Dinas PPA dampingi kroban video guru dan murid di Gorontalo. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>GORONTALO &amp;ndash; Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo berupaya memberikan pendampingan&amp;nbsp;psikologis pada siswi berinisial PP yang terlibat kasus video syur guru dan murid di salah satu madrasah negeri di Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo.&#13;
&#13;
Kepala Dinas PPA Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo, Zascamelya Uno mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap siswi yang jadi korban video guru dan murid yang viral. Hal itu dilakukan agar korban tidak mengalami trauma yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah melakukan pendampingan. Jelas (korban) trauma karena kasusnya sudah beredar, otomatis dia kan di bawah tekanan-tekanan. Kami dari PPA setelah ini akan asesmen dengan psikolog, memulihkan kembali keadaan psikologisnya,&amp;rdquo; ucap Zascamelya, dikutip Jumat (27/9/2024).&#13;
&#13;
Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan berupaya agar pendidikan korban masih tetap dilanjutkan. Apalagi saat ini siswi tersebut sudah di kelas 12 atau tingkat akhir di sekolahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hak pendidikan korban yang utama, kita akan koordinasi ke pihak sekolah, tetap berupaya anak ini tetap mendapatkan pendidikan, karena sudah kelas 12, jangan sampai tak dapat ijazah,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Dia pun menegaskan pihak sekolah tidak boleh mengeluarkan korban, &amp;ldquo;Tidak boleh, karena ini UU Perlindungan Anak, apapun keputusannya ini tetap hak anak,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Zascamelya juga mengimbau agar masyarakat yang mempunyai video asusila tersebut untuk segera menghapus dan berhenti menyebarkan. Hal ini guna melindungi hak dan psikologis anak.&#13;
</description><content:encoded>GORONTALO &amp;ndash; Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo berupaya memberikan pendampingan&amp;nbsp;psikologis pada siswi berinisial PP yang terlibat kasus video syur guru dan murid di salah satu madrasah negeri di Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo.&#13;
&#13;
Kepala Dinas PPA Kabupaten&amp;nbsp;Gorontalo, Zascamelya Uno mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan terhadap siswi yang jadi korban video guru dan murid yang viral. Hal itu dilakukan agar korban tidak mengalami trauma yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sudah melakukan pendampingan. Jelas (korban) trauma karena kasusnya sudah beredar, otomatis dia kan di bawah tekanan-tekanan. Kami dari PPA setelah ini akan asesmen dengan psikolog, memulihkan kembali keadaan psikologisnya,&amp;rdquo; ucap Zascamelya, dikutip Jumat (27/9/2024).&#13;
&#13;
Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan berupaya agar pendidikan korban masih tetap dilanjutkan. Apalagi saat ini siswi tersebut sudah di kelas 12 atau tingkat akhir di sekolahnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hak pendidikan korban yang utama, kita akan koordinasi ke pihak sekolah, tetap berupaya anak ini tetap mendapatkan pendidikan, karena sudah kelas 12, jangan sampai tak dapat ijazah,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Dia pun menegaskan pihak sekolah tidak boleh mengeluarkan korban, &amp;ldquo;Tidak boleh, karena ini UU Perlindungan Anak, apapun keputusannya ini tetap hak anak,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Zascamelya juga mengimbau agar masyarakat yang mempunyai video asusila tersebut untuk segera menghapus dan berhenti menyebarkan. Hal ini guna melindungi hak dan psikologis anak.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
