<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua Wanita Tewas Dalam Lemari Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Anaknya</title><description>&quot;Harapan saya, pelaku yang menganiaya anak saya cepat tertangkap dan kasus ini cepat terungkap,&quot; ujarnya, Jumat (27/9/2024). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068420/orangtua-wanita-tewas-dalam-lemari-desak-polisi-tangkap-pelaku-pembunuh-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068420/orangtua-wanita-tewas-dalam-lemari-desak-polisi-tangkap-pelaku-pembunuh-anaknya"/><item><title>Orangtua Wanita Tewas Dalam Lemari Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Anaknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068420/orangtua-wanita-tewas-dalam-lemari-desak-polisi-tangkap-pelaku-pembunuh-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/27/340/3068420/orangtua-wanita-tewas-dalam-lemari-desak-polisi-tangkap-pelaku-pembunuh-anaknya</guid><pubDate>Jum'at 27 September 2024 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/27/340/3068420/orangtua_korban_pembunuhan_wanita_dalam_lemari_berharap_pelaku_segera_ditangkap-IuMf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Orangtua korban pembunuhan wanita dalam lemari berharap pelaku segera ditangkap (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/27/340/3068420/orangtua_korban_pembunuhan_wanita_dalam_lemari_berharap_pelaku_segera_ditangkap-IuMf_large.jpg</image><title>Orangtua korban pembunuhan wanita dalam lemari berharap pelaku segera ditangkap (Foto: MPI)</title></images><description>JAMBI - Ayah kandung dari almarhumah Resti Widia (30), Ismed meminta agar polisi secepatnya menemukan pelaku yang tega membunuh putrinya tersebut secara tragis. Dia berharap, pelaku segera ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan saya, pelaku yang menganiaya anak saya cepat tertangkap dan kasus ini cepat terungkap,&amp;quot; ujarnya, Jumat (27/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan bahwa terakhir komunikasi dengan putrinya itu sehari sebelum kejadian. &amp;quot;Komunikasi kemarin pada malam Rabu sekitar habis Magrib,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pada saat itu, korban menanyakan kabar &amp;nbsp;kepada dirinya terkait kesehatan keluarganya. &amp;quot;Dia nanyain Bapak sehat, terus saya jawab alhamdulillah sehat,&amp;quot; bebernya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanya balik kesehatan oleh ayahnya, korban memberitahu keadaannya bahwa sedang sakit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tanya Resti gimana. Dia memberitahu kalau sedang sakit kepala. Setelah itu ya sudah tidak bisa dihubungi lagi,&amp;quot; tutur Ismed.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada keesokan harinya terdengar kabar bahwa anaknya sudah meninggal dunia. &amp;quot;Esok harinya saya dapat kabar dari saudara-saudaranya, Resti sudah tiada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas kasus sesosok mayat wanita yang ditemukan tewas dalam lemari pakaian.&#13;
&#13;
Selain sedang mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi, petugas juga memburu keberadaan pelaku.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAMBI - Ayah kandung dari almarhumah Resti Widia (30), Ismed meminta agar polisi secepatnya menemukan pelaku yang tega membunuh putrinya tersebut secara tragis. Dia berharap, pelaku segera ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan saya, pelaku yang menganiaya anak saya cepat tertangkap dan kasus ini cepat terungkap,&amp;quot; ujarnya, Jumat (27/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengungkapkan bahwa terakhir komunikasi dengan putrinya itu sehari sebelum kejadian. &amp;quot;Komunikasi kemarin pada malam Rabu sekitar habis Magrib,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pada saat itu, korban menanyakan kabar &amp;nbsp;kepada dirinya terkait kesehatan keluarganya. &amp;quot;Dia nanyain Bapak sehat, terus saya jawab alhamdulillah sehat,&amp;quot; bebernya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ditanya balik kesehatan oleh ayahnya, korban memberitahu keadaannya bahwa sedang sakit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tanya Resti gimana. Dia memberitahu kalau sedang sakit kepala. Setelah itu ya sudah tidak bisa dihubungi lagi,&amp;quot; tutur Ismed.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, pada keesokan harinya terdengar kabar bahwa anaknya sudah meninggal dunia. &amp;quot;Esok harinya saya dapat kabar dari saudara-saudaranya, Resti sudah tiada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas kasus sesosok mayat wanita yang ditemukan tewas dalam lemari pakaian.&#13;
&#13;
Selain sedang mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi, petugas juga memburu keberadaan pelaku.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
