<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenang Tragedi Gempa Palu, Cagub Sulteng Ahmad Ali: Pelajaran untuk Tidak Mengulangi Kesalahan</title><description>Kenang gempa palu, Cagub Sulteng Ahmad HM Ali ajak seluruh pihak untuk selalu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar bisa lebih baik dalam memitigasi bencana yang sulit diprediksi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/28/1/3068516/kenang-tragedi-gempa-palu-cagub-sulteng-ahmad-ali-pelajaran-untuk-tidak-mengulangi-kesalahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/28/1/3068516/kenang-tragedi-gempa-palu-cagub-sulteng-ahmad-ali-pelajaran-untuk-tidak-mengulangi-kesalahan"/><item><title>Kenang Tragedi Gempa Palu, Cagub Sulteng Ahmad Ali: Pelajaran untuk Tidak Mengulangi Kesalahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/28/1/3068516/kenang-tragedi-gempa-palu-cagub-sulteng-ahmad-ali-pelajaran-untuk-tidak-mengulangi-kesalahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/28/1/3068516/kenang-tragedi-gempa-palu-cagub-sulteng-ahmad-ali-pelajaran-untuk-tidak-mengulangi-kesalahan</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2024 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fitria Dwi Astuti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/28/1/3068516/cagub_ahmad_ali-Bkla_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kenang gempa palu, Cagub Sulteng Ahmad HM Ali ajak seluruh pihak untuk selalu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar lebih baik dalam memitigasi bencana alam . (Foto: Dok Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/28/1/3068516/cagub_ahmad_ali-Bkla_large.jpg</image><title>Kenang gempa palu, Cagub Sulteng Ahmad HM Ali ajak seluruh pihak untuk selalu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar lebih baik dalam memitigasi bencana alam . (Foto: Dok Istimewa)</title></images><description>Sulteng-Hari ini tepat 6 tahun lalu, 28 September 2018, Kota Palu dan beberapa wilayah kabupaten di Sulawesi Tengah porak poranda akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,4, disusul likuefaksi dan tsunami.&#13;
&#13;
Mengenang tragedi yang menelan ribuan korban itu, calon gubernur nomor urut 1 Ahmad HM Ali, mengajak seluruh pihak untuk selalu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar bisa lebih baik dalam memitigasi bencana yang sulit diprediksi.&#13;
&#13;
Dia berharap, pengalaman menghadapi bencana 2018 silam bisa menjadi pelajaran semua pihak, termasuk pemerintah daerah dalam menyiapkan kebijakan yang tidak abai pada kebencanaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat Sulteng Insyaallah ke depan makin kuat menghadapi tantangan,&amp;quot; kata calon gubernur nomor urut 1 itu.&#13;
&#13;
Ahmad Ali pun ingin menjadikan pengalaman para penyintas bencana sebagai salah satu modal dalam menyusun kebijakan jika diberi amanah memimpin Sulawesi Tengah pada pemilihan gubernur 27 November mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak mau ada lagi masyarakat Sulteng jadi korban tragedi. Karena tidak ada yang bisa memprediksi (kapan bencana terjadi), sehingga kita harus menyiapkan untuk lebih adaktif,&amp;quot; jelas calon gubernur yang populer dengan tagline BERAMAL (Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim) itu.&#13;
&#13;
Dia bilang, momen mengenang peristiwa 28 September 2024 bukan untuk mengungkit kesedihan dan cerita memilukan. &amp;quot;Tapi untuk jadi pelajaran bagi kita, agar tidak mengulangi kesalahan yang terjadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ahmad Ali sendiri diketahui merupakan salah satu politisi yang paling responsif saat terjadi bencana 2018 silam. Ia yang saat itu duduk di Komisi VII DPR RI turun langsung mendatangi kamp-kamp pengungsian. Ia bersama kader Partai Nasdem di Sulawesi Tengah menyalurkan berbagai bantuan kepada korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>Sulteng-Hari ini tepat 6 tahun lalu, 28 September 2018, Kota Palu dan beberapa wilayah kabupaten di Sulawesi Tengah porak poranda akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,4, disusul likuefaksi dan tsunami.&#13;
&#13;
Mengenang tragedi yang menelan ribuan korban itu, calon gubernur nomor urut 1 Ahmad HM Ali, mengajak seluruh pihak untuk selalu menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar bisa lebih baik dalam memitigasi bencana yang sulit diprediksi.&#13;
&#13;
Dia berharap, pengalaman menghadapi bencana 2018 silam bisa menjadi pelajaran semua pihak, termasuk pemerintah daerah dalam menyiapkan kebijakan yang tidak abai pada kebencanaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat Sulteng Insyaallah ke depan makin kuat menghadapi tantangan,&amp;quot; kata calon gubernur nomor urut 1 itu.&#13;
&#13;
Ahmad Ali pun ingin menjadikan pengalaman para penyintas bencana sebagai salah satu modal dalam menyusun kebijakan jika diberi amanah memimpin Sulawesi Tengah pada pemilihan gubernur 27 November mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tidak mau ada lagi masyarakat Sulteng jadi korban tragedi. Karena tidak ada yang bisa memprediksi (kapan bencana terjadi), sehingga kita harus menyiapkan untuk lebih adaktif,&amp;quot; jelas calon gubernur yang populer dengan tagline BERAMAL (Bersama Ahmad Ali-Abdul Karim) itu.&#13;
&#13;
Dia bilang, momen mengenang peristiwa 28 September 2024 bukan untuk mengungkit kesedihan dan cerita memilukan. &amp;quot;Tapi untuk jadi pelajaran bagi kita, agar tidak mengulangi kesalahan yang terjadi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ahmad Ali sendiri diketahui merupakan salah satu politisi yang paling responsif saat terjadi bencana 2018 silam. Ia yang saat itu duduk di Komisi VII DPR RI turun langsung mendatangi kamp-kamp pengungsian. Ia bersama kader Partai Nasdem di Sulawesi Tengah menyalurkan berbagai bantuan kepada korban bencana.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
