<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komnas HAM Dalami Fakta-Fakta Terkait Tenggelamnya 7 Orang di Kali Bekasi</title><description>Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus memantau kasus ditemukannya tujuh orang tenggelam di Kali Bekasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/29/337/3068750/komnas-ham-dalami-fakta-fakta-terkait-tenggelamnya-7-orang-di-kali-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/29/337/3068750/komnas-ham-dalami-fakta-fakta-terkait-tenggelamnya-7-orang-di-kali-bekasi"/><item><title>Komnas HAM Dalami Fakta-Fakta Terkait Tenggelamnya 7 Orang di Kali Bekasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/29/337/3068750/komnas-ham-dalami-fakta-fakta-terkait-tenggelamnya-7-orang-di-kali-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/29/337/3068750/komnas-ham-dalami-fakta-fakta-terkait-tenggelamnya-7-orang-di-kali-bekasi</guid><pubDate>Minggu 29 September 2024 00:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/29/337/3068750/7_mayat_mengapung_di_kali_bekasi-nYZE_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">7 mayat mengapung di Kali Bekasi (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/29/337/3068750/7_mayat_mengapung_di_kali_bekasi-nYZE_large.jpeg</image><title>7 mayat mengapung di Kali Bekasi (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus memantau kasus ditemukannya tujuh orang tenggelam di Kali Bekasi. Dalam pantauannya, Komnas HAM telah meminta keterangan kepada beberapa pihak terkait peristiwa tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Meminta keterangan Kapolda Metro Jaya dan jajarannya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,&amp;quot; kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, Sabtu (28/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komnas HAM juga telah meminta keterangan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri hingga 10 orang yang berada di sekitar Kali Bekasi. Uli melanjutkan, pihaknya pun meninjau langsung lokasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, Komnas HAM sedang mendalami fakta-faka kejadian penanganan tawuran untuk memastikan proses yang dilakukan anggota Polres Metro Bekasi dan jajarannya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, 7 remaja ditemukan tewas mengambang di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu 22 September 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketujuh jenazah itu melompat ke kali diduga karena panik kedatangan tim patroli perintis Polres Metro Bekasi Kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, polisi telah menggelar pra rekonstruksi kasus penemuan tujuh jenazah remaja di Kali Bekasi, Jatirasa, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pra reka ulang digelar pada Senin lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami baru pra rekonstruksi, hari Senin kemari. Kalau olah TKP (tempat kejadian perkara) pada saat penemuan jenazah kami langsung lakukan olah TKP,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Audy Joize Oroh, Kamis (26/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan guna mengungkap rangkaian peristiwa. Dari mulai kumpul, hingga nekat lompat ke kali lantaran dugaan takut patroli polisi sampai mereka akhirnya tewas.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terus memantau kasus ditemukannya tujuh orang tenggelam di Kali Bekasi. Dalam pantauannya, Komnas HAM telah meminta keterangan kepada beberapa pihak terkait peristiwa tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Meminta keterangan Kapolda Metro Jaya dan jajarannya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,&amp;quot; kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, Sabtu (28/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komnas HAM juga telah meminta keterangan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri hingga 10 orang yang berada di sekitar Kali Bekasi. Uli melanjutkan, pihaknya pun meninjau langsung lokasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, Komnas HAM sedang mendalami fakta-faka kejadian penanganan tawuran untuk memastikan proses yang dilakukan anggota Polres Metro Bekasi dan jajarannya sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, 7 remaja ditemukan tewas mengambang di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu 22 September 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketujuh jenazah itu melompat ke kali diduga karena panik kedatangan tim patroli perintis Polres Metro Bekasi Kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, polisi telah menggelar pra rekonstruksi kasus penemuan tujuh jenazah remaja di Kali Bekasi, Jatirasa, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pra reka ulang digelar pada Senin lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami baru pra rekonstruksi, hari Senin kemari. Kalau olah TKP (tempat kejadian perkara) pada saat penemuan jenazah kami langsung lakukan olah TKP,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Audy Joize Oroh, Kamis (26/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan guna mengungkap rangkaian peristiwa. Dari mulai kumpul, hingga nekat lompat ke kali lantaran dugaan takut patroli polisi sampai mereka akhirnya tewas.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
