<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum Guru Ngaji Cabuli Sejumlah Remaja Putri di Ciputat Tangsel, Korban 8 Orang!</title><description>Seorang oknum guru ngaji bernama Mahendra (40) nyaris diamuk massa di Kampung Maruga, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069236/oknum-guru-ngaji-cabuli-sejumlah-remaja-putri-di-ciputat-tangsel-korban-8-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069236/oknum-guru-ngaji-cabuli-sejumlah-remaja-putri-di-ciputat-tangsel-korban-8-orang"/><item><title>Oknum Guru Ngaji Cabuli Sejumlah Remaja Putri di Ciputat Tangsel, Korban 8 Orang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069236/oknum-guru-ngaji-cabuli-sejumlah-remaja-putri-di-ciputat-tangsel-korban-8-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069236/oknum-guru-ngaji-cabuli-sejumlah-remaja-putri-di-ciputat-tangsel-korban-8-orang</guid><pubDate>Senin 30 September 2024 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/30/338/3069236/pencabulan-PHs5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oknum guru ngaji cabuli sejumlah remaja di Tangsel. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/30/338/3069236/pencabulan-PHs5_large.jpg</image><title>Oknum guru ngaji cabuli sejumlah remaja di Tangsel. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>TANGSEL - Seorang oknum guru ngaji bernama Mahendra (40) nyaris diamuk massa di Kampung Maruga, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Hal itu dipicu aksi bejatnya mencabuli sejumlah remaja.&#13;
&#13;
Mahendra memang dikenal warga sebagai guru ngaji, marbot masjid serta pemandi jenazah. Dia mengklaim memiliki kelebihan dalam bidang supranatural.&#13;
&#13;
Pada Minggu 29 September 2024 malam, puluhan massa menggeruduk kediaman Mahendra. Beruntung kejadian itu tak berujung tindakan anarkis usai pengurus lingkungan turun tangan mengamankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korbannya udah ada 8 orang yang mengaku, usianya masih di bawah umur,&amp;quot; tutur Ketua RW04, Rahman, Senin (30/09/24).&#13;
&#13;
Perbuatan oknum guru cabul itu terungkap setelah salah satu korban berani buka suara. Lantas pihak keluarga mengadu ke pengurus lingkungan setempat. Setelah diinventarisir, rupanya jumlah korban telah menjadi 8 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya ngelapor ke Bu RT, terus dikumpulin semua, totalnya udah 8 anak,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dari pengakuan sejumlah korban, pelaku mencabuli mereka di salah satu kontrakan. Di sana, para korban dipaksa melayani birahi pelaku dengan iming-iming bisa memuluskan berbagai permintaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dilakuinnya di kontrakan,&amp;quot; ungkap Rahman.&#13;
&#13;
Para korban telah diantar pihak keluarga dan pengurus lingkungan membuat laporan ke Polres Tangsel. Rencananya, siang ini akan dilakukan visum guna memastikan perbuatan pelaku.&#13;
&#13;
Sementara itu, pihak kepolisian belum mau memberi keterangan atas kejadian ini karena masih dalam tahap penyelidikan.&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL - Seorang oknum guru ngaji bernama Mahendra (40) nyaris diamuk massa di Kampung Maruga, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Hal itu dipicu aksi bejatnya mencabuli sejumlah remaja.&#13;
&#13;
Mahendra memang dikenal warga sebagai guru ngaji, marbot masjid serta pemandi jenazah. Dia mengklaim memiliki kelebihan dalam bidang supranatural.&#13;
&#13;
Pada Minggu 29 September 2024 malam, puluhan massa menggeruduk kediaman Mahendra. Beruntung kejadian itu tak berujung tindakan anarkis usai pengurus lingkungan turun tangan mengamankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korbannya udah ada 8 orang yang mengaku, usianya masih di bawah umur,&amp;quot; tutur Ketua RW04, Rahman, Senin (30/09/24).&#13;
&#13;
Perbuatan oknum guru cabul itu terungkap setelah salah satu korban berani buka suara. Lantas pihak keluarga mengadu ke pengurus lingkungan setempat. Setelah diinventarisir, rupanya jumlah korban telah menjadi 8 orang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya ngelapor ke Bu RT, terus dikumpulin semua, totalnya udah 8 anak,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dari pengakuan sejumlah korban, pelaku mencabuli mereka di salah satu kontrakan. Di sana, para korban dipaksa melayani birahi pelaku dengan iming-iming bisa memuluskan berbagai permintaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dilakuinnya di kontrakan,&amp;quot; ungkap Rahman.&#13;
&#13;
Para korban telah diantar pihak keluarga dan pengurus lingkungan membuat laporan ke Polres Tangsel. Rencananya, siang ini akan dilakukan visum guna memastikan perbuatan pelaku.&#13;
&#13;
Sementara itu, pihak kepolisian belum mau memberi keterangan atas kejadian ini karena masih dalam tahap penyelidikan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
