<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil Bakal Audit Regulasi Terkait Reklamasi: Dilihat Masih Relevan atau Tidak</title><description>Menurutnya, sebuah aturan harus terus dilihat apakah masih relevan atau tidak terhadap rencana-rencana ke depan. Hal ini termasuk apakah aturan yang ada memberikan keadilan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069274/ridwan-kamil-bakal-audit-regulasi-terkait-reklamasi-dilihat-masih-relevan-atau-tidak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069274/ridwan-kamil-bakal-audit-regulasi-terkait-reklamasi-dilihat-masih-relevan-atau-tidak"/><item><title>Ridwan Kamil Bakal Audit Regulasi Terkait Reklamasi: Dilihat Masih Relevan atau Tidak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069274/ridwan-kamil-bakal-audit-regulasi-terkait-reklamasi-dilihat-masih-relevan-atau-tidak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/30/338/3069274/ridwan-kamil-bakal-audit-regulasi-terkait-reklamasi-dilihat-masih-relevan-atau-tidak</guid><pubDate>Senin 30 September 2024 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/30/338/3069274/ridwan_kamil-69Ua_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/30/338/3069274/ridwan_kamil-69Ua_large.JPG</image><title>Ridwan Kamil</title></images><description>JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyebut bakal memaksimalkan reklamasi untuk membangun Jakarta. Sejalan dengan ini, ia menyebut akan mengaudit aturan-aturan yang berkaitan dengan reklamasi jika terpilih menjadi Gubernur nanti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya seorang pemimpin yang tidak akan melanggar aturan. Jadi tidak bisa bilang hari ini cabut tidak dicabut (aturan reklamasi), sebagai orang baru, Gubernur baru, yang akan dilakukan adalah mengaudit,&amp;rdquo; kata Ridwan Kamil di Jakarta Utara, Senin (30/9/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya, sebuah aturan harus terus dilihat apakah masih relevan atau tidak terhadap rencana-rencana ke depan. Hal ini termasuk apakah aturan yang ada memberikan keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi mengaudit semua regulasi, kemudian ada visi baru, dilihat masih relevan apa tidak. Kedua, adil atau tidak, kan begitu ya. Adil itu semua mengayomi. Tapi poinnya bukan soal pergubnya,&amp;rdquo; tutur dia.&#13;
&#13;
Sebab menurutnya rencana pembangunan di Jakarta hanya bisa dilakukan di wilayah utara. Oleh karenanya ia tak menampik bahwa reklamasi bisa jadi diperlukan.&#13;
&#13;
Kendati demikian, ia memastikan pembangunan yang ada akan mengedepankan etika lingkungan dan keadilan sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang masih bisa oleh keilmuan mengembangkan Jakarta adalah utara karena batasnya laut. Tinggal pembangunannya harus selalu mengedepankan ramah lingkungan dan keadilan sosialnya juga,&amp;rdquo; jelas Ridwan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi nanti intinya saya akan audit, saya akan review. Tapi saya tetap meyakini mengembangkan masa depan Jakarta, mayoritasnya itu ada di utara,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil menyebut bakal memaksimalkan reklamasi untuk membangun Jakarta. Sejalan dengan ini, ia menyebut akan mengaudit aturan-aturan yang berkaitan dengan reklamasi jika terpilih menjadi Gubernur nanti.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya seorang pemimpin yang tidak akan melanggar aturan. Jadi tidak bisa bilang hari ini cabut tidak dicabut (aturan reklamasi), sebagai orang baru, Gubernur baru, yang akan dilakukan adalah mengaudit,&amp;rdquo; kata Ridwan Kamil di Jakarta Utara, Senin (30/9/2024).&#13;
&#13;
Menurutnya, sebuah aturan harus terus dilihat apakah masih relevan atau tidak terhadap rencana-rencana ke depan. Hal ini termasuk apakah aturan yang ada memberikan keadilan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi mengaudit semua regulasi, kemudian ada visi baru, dilihat masih relevan apa tidak. Kedua, adil atau tidak, kan begitu ya. Adil itu semua mengayomi. Tapi poinnya bukan soal pergubnya,&amp;rdquo; tutur dia.&#13;
&#13;
Sebab menurutnya rencana pembangunan di Jakarta hanya bisa dilakukan di wilayah utara. Oleh karenanya ia tak menampik bahwa reklamasi bisa jadi diperlukan.&#13;
&#13;
Kendati demikian, ia memastikan pembangunan yang ada akan mengedepankan etika lingkungan dan keadilan sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang masih bisa oleh keilmuan mengembangkan Jakarta adalah utara karena batasnya laut. Tinggal pembangunannya harus selalu mengedepankan ramah lingkungan dan keadilan sosialnya juga,&amp;rdquo; jelas Ridwan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi nanti intinya saya akan audit, saya akan review. Tapi saya tetap meyakini mengembangkan masa depan Jakarta, mayoritasnya itu ada di utara,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
