<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri, Rusia Diduga Lepaskan Bom Non-nuklir Terkuat di Dunia, Awan Berbentuk Jamur  Terlihat di Ukraina</title><description>RUSIA diduga menggunakan bom non-nuklir paling kuat di dunia setelah sebuah video mengerikan menunjukkan ledakan awan jamur besar di Ukraina.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/03/18/3070646/ngeri-rusia-diduga-lepaskan-bom-non-nuklir-terkuat-di-dunia-awan-berbentuk-jamur-terlihat-di-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/03/18/3070646/ngeri-rusia-diduga-lepaskan-bom-non-nuklir-terkuat-di-dunia-awan-berbentuk-jamur-terlihat-di-ukraina"/><item><title>Ngeri, Rusia Diduga Lepaskan Bom Non-nuklir Terkuat di Dunia, Awan Berbentuk Jamur  Terlihat di Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/03/18/3070646/ngeri-rusia-diduga-lepaskan-bom-non-nuklir-terkuat-di-dunia-awan-berbentuk-jamur-terlihat-di-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/03/18/3070646/ngeri-rusia-diduga-lepaskan-bom-non-nuklir-terkuat-di-dunia-awan-berbentuk-jamur-terlihat-di-ukraina</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2024 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Maruf El Rumi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/03/18/3070646/bom-Yq8P_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gambaran bom yang diduga diledakkan Rusia yang disebut sebagai bapak dari bom. (Foto: Dailymail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/03/18/3070646/bom-Yq8P_large.jpg</image><title>Gambaran bom yang diduga diledakkan Rusia yang disebut sebagai bapak dari bom. (Foto: Dailymail)</title></images><description>RUSIA diduga menggunakan bom non-nuklir paling kuat di dunia setelah sebuah video mengerikan menunjukkan ledakan awan jamur besar di Ukraina. Bom tersebut disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39; ini menciptakan ledakan yang menghasilkan tekanan dan panas sangat kuat, dapat mematikan.&amp;nbsp;Bahkan bagi individu yang berlindung di dalam gedung atau bunker.&#13;
&#13;
Dikutip dari Dailymail rekaman ledakan itu menunjukkan ledakan dahsyat dan bola api meletus ke udara. Ledakan&amp;nbsp;diikuti kolom asap tebal membubung tinggi di atas desa Vovchansk mirip jamur di wilayah Kharkiv yang terkepung di Ukraina. Bom tersebut diduga merupakan bahan peledak termobarik ODAB-9000 yang dilepaskan Rusia.&#13;
&#13;
Belum ada konfirmasi resmi atau penyangkalan dari Moskow mengenai apakah bahan peledak termobarik ODAB-9000 atau bahan peledak bahan bakar udara telah digunakan. Ledakan besar itu terjadi saat pasukan Rusia merebut kota strategis Vuhledar - 170 mil ke selatan di wilayah Donetsk - dari Ukraina, setelah pertempuran sengit selama berbulan-bulan.&#13;
&#13;
Dilepaskannya bom ODAB-9000 ditakutkan menunjukkan frustrasi Vladimir Putin terhadap kurangnya kemajuan dalam invasi ke Ukraina. Bom yang disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39; ini menciptakan ledakan dengan kekuatan tekanan dan panas sangat kuat, dapat mematikan mereka yang ada dalam gedung atau bunker.&amp;nbsp;Namun, Juru bicara Komando Militer Daerah Kharkiv juga membantah klaim ODAB-9000.&#13;
&#13;
Meski begitu, saluran Telegram Pool nomor 3, dengan 343.000 pengikut, telah mengklaim bom tersebut adalah ODAB-9000.&amp;nbsp;Sumber Ukraina Kolonel Vitaliy Sarantsev dikutip Dailymail mengatakan klaim bahwa ODAB-9000 digunakan mungkin merupakan upaya Rusia melemahkan semangat pasukan pertahanan dengan &amp;quot;mengintimidasi penduduk lokal dan mengganggu stabilitas kawasan&amp;quot;.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bapak Segala Bom&#13;
&#13;
Disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39;, ODAB-9000 menciptakan ledakan yang menghasilkan tekanan dan panas yang hebat, yang dapat mematikan bahkan bagi individu yang berlindung di dalam gedung atau bunker.&amp;nbsp;Dirancang untuk menghancurkan posisi musuh di wilayah yang luas, termasuk infanteri yang bersembunyi dan bangunan yang dibentengi ringan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ledakan bahan bakar-udara menciptakan gelombang ledakan berkepanjangan dan ruang hampa, yang dapat meruntuhkan bangunan dan menyebabkan cedera internal pada mereka yang berada dalam radiusnya.&amp;nbsp;Sumber mengatakan bahwa ODAB-9000 sangat berat sehingga harus dikerahkan dari pesawat pembom strategis Rusia - misalnya Tu-160, Tu-95 atau Tu-22M3.&#13;
&#13;
Mereka mengatakan: &amp;#39;Angkatan Bersenjata Ukraina tidak pernah terkena serangan seperti ini&amp;hellip;.video menunjukkan tentara Rusia menggunakan bom vakum ODAB-9000 dengan massa peledak lebih dari 7 ton. &amp;#39;Ini dianggap sebagai amunisi non-nuklir terkuat di dunia.&amp;#39;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Analis perang Sergei Karnaukhov, dengan lebih dari 147.000 pengikut, menggaungkan laporan ini.&amp;nbsp;Analis politik Yury Baranchik, dengan 72.000 pengikut, mengatakan: &amp;#39;Di Volchansk, tentara Rusia menggunakan bom vakum ODAB-1500 untuk pertama kalinya - menurut sumber lain, ODAB-9000. &amp;#39;Media menyebut bom ini sebagai salah satu amunisi non-nuklir terkuat di dunia - dan itu benar&amp;hellip;.&amp;#39;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Putin bisa saja melepaskan bom nuklir ke London setelah merasa &amp;#39;muak&amp;#39; dengan ejekan Barat &amp;nbsp;Namun, beberapa ahli meragukan apakah bom tersebut telah digunakan.&#13;
</description><content:encoded>RUSIA diduga menggunakan bom non-nuklir paling kuat di dunia setelah sebuah video mengerikan menunjukkan ledakan awan jamur besar di Ukraina. Bom tersebut disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39; ini menciptakan ledakan yang menghasilkan tekanan dan panas sangat kuat, dapat mematikan.&amp;nbsp;Bahkan bagi individu yang berlindung di dalam gedung atau bunker.&#13;
&#13;
Dikutip dari Dailymail rekaman ledakan itu menunjukkan ledakan dahsyat dan bola api meletus ke udara. Ledakan&amp;nbsp;diikuti kolom asap tebal membubung tinggi di atas desa Vovchansk mirip jamur di wilayah Kharkiv yang terkepung di Ukraina. Bom tersebut diduga merupakan bahan peledak termobarik ODAB-9000 yang dilepaskan Rusia.&#13;
&#13;
Belum ada konfirmasi resmi atau penyangkalan dari Moskow mengenai apakah bahan peledak termobarik ODAB-9000 atau bahan peledak bahan bakar udara telah digunakan. Ledakan besar itu terjadi saat pasukan Rusia merebut kota strategis Vuhledar - 170 mil ke selatan di wilayah Donetsk - dari Ukraina, setelah pertempuran sengit selama berbulan-bulan.&#13;
&#13;
Dilepaskannya bom ODAB-9000 ditakutkan menunjukkan frustrasi Vladimir Putin terhadap kurangnya kemajuan dalam invasi ke Ukraina. Bom yang disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39; ini menciptakan ledakan dengan kekuatan tekanan dan panas sangat kuat, dapat mematikan mereka yang ada dalam gedung atau bunker.&amp;nbsp;Namun, Juru bicara Komando Militer Daerah Kharkiv juga membantah klaim ODAB-9000.&#13;
&#13;
Meski begitu, saluran Telegram Pool nomor 3, dengan 343.000 pengikut, telah mengklaim bom tersebut adalah ODAB-9000.&amp;nbsp;Sumber Ukraina Kolonel Vitaliy Sarantsev dikutip Dailymail mengatakan klaim bahwa ODAB-9000 digunakan mungkin merupakan upaya Rusia melemahkan semangat pasukan pertahanan dengan &amp;quot;mengintimidasi penduduk lokal dan mengganggu stabilitas kawasan&amp;quot;.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bapak Segala Bom&#13;
&#13;
Disebut sebagai &amp;#39;bapak segala bom&amp;#39;, ODAB-9000 menciptakan ledakan yang menghasilkan tekanan dan panas yang hebat, yang dapat mematikan bahkan bagi individu yang berlindung di dalam gedung atau bunker.&amp;nbsp;Dirancang untuk menghancurkan posisi musuh di wilayah yang luas, termasuk infanteri yang bersembunyi dan bangunan yang dibentengi ringan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ledakan bahan bakar-udara menciptakan gelombang ledakan berkepanjangan dan ruang hampa, yang dapat meruntuhkan bangunan dan menyebabkan cedera internal pada mereka yang berada dalam radiusnya.&amp;nbsp;Sumber mengatakan bahwa ODAB-9000 sangat berat sehingga harus dikerahkan dari pesawat pembom strategis Rusia - misalnya Tu-160, Tu-95 atau Tu-22M3.&#13;
&#13;
Mereka mengatakan: &amp;#39;Angkatan Bersenjata Ukraina tidak pernah terkena serangan seperti ini&amp;hellip;.video menunjukkan tentara Rusia menggunakan bom vakum ODAB-9000 dengan massa peledak lebih dari 7 ton. &amp;#39;Ini dianggap sebagai amunisi non-nuklir terkuat di dunia.&amp;#39;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Analis perang Sergei Karnaukhov, dengan lebih dari 147.000 pengikut, menggaungkan laporan ini.&amp;nbsp;Analis politik Yury Baranchik, dengan 72.000 pengikut, mengatakan: &amp;#39;Di Volchansk, tentara Rusia menggunakan bom vakum ODAB-1500 untuk pertama kalinya - menurut sumber lain, ODAB-9000. &amp;#39;Media menyebut bom ini sebagai salah satu amunisi non-nuklir terkuat di dunia - dan itu benar&amp;hellip;.&amp;#39;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Putin bisa saja melepaskan bom nuklir ke London setelah merasa &amp;#39;muak&amp;#39; dengan ejekan Barat &amp;nbsp;Namun, beberapa ahli meragukan apakah bom tersebut telah digunakan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
