<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kembali Jadi Wakil Rakyat, Rieke Bakal Kawal Kasus Korupsi hingga PHK</title><description>Rieke Diah Pitaloka kembali terpilih sebagai Anggota DPR untuk periode 2024-2029. Di periode keempatnya sebagai wakil rakyat, ia memastikan akan terus bekerja demi kepentingan rakyat,&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/03/337/3070285/kembali-jadi-wakil-rakyat-rieke-bakal-kawal-kasus-korupsi-hingga-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/03/337/3070285/kembali-jadi-wakil-rakyat-rieke-bakal-kawal-kasus-korupsi-hingga-phk"/><item><title>Kembali Jadi Wakil Rakyat, Rieke Bakal Kawal Kasus Korupsi hingga PHK</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/03/337/3070285/kembali-jadi-wakil-rakyat-rieke-bakal-kawal-kasus-korupsi-hingga-phk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/03/337/3070285/kembali-jadi-wakil-rakyat-rieke-bakal-kawal-kasus-korupsi-hingga-phk</guid><pubDate>Kamis 03 Oktober 2024 00:15 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/02/337/3070285/rieke_diah_pitaloka-ecE9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rieke Diah Pitaloka (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/02/337/3070285/rieke_diah_pitaloka-ecE9_large.jpg</image><title>Rieke Diah Pitaloka (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Rieke Diah Pitaloka kembali terpilih sebagai Anggota DPR untuk periode 2024-2029. Di periode keempatnya sebagai wakil rakyat, ia memastikan akan terus bekerja demi kepentingan rakyat, termasuk mengawal sejumlah isu yang masih menjadi persoalan dalam pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua yang bisa saya kawal, saya kawal sekuat tenaga saya, bergantung pada komisinya juga ya,&amp;quot; ujar Rieke dalam keterangannya, Rabu (2/10/2024).&#13;
&#13;
Anggota Komisi VI DPR pada periode 2019-2024 ini pun menyebut sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya, kata Rieke, soal ratusan SK pengangkatan bidan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang masih digantung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bisa kita kawal itu SK bidan pendidik yang sempat dihambat sejak lulus ujian kemarin mereka akhirnya bisa dapat ujian lagi dan semoga SK-nya sebagai PPPK tidak ditahan lagi oleh negara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, Rieke memang melakukan kritik keras kepada pemerintah akibat terhambatnya SK 532 bidan pendidik yang telah lulus seleksi PPPK tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain soal isu itu, Rieke mengaku juga akan fokus mengawal pengusutan kasus-kasus besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harus tetap fokus beberapa kasus korupsi besar juga supaya ada penyelesaian di pemerintahan yang akan datang,&amp;quot; ungkap Rieke.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Rieke menyebut siap bekerja untuk mengawal program-program dan permasalahan yang belum terselesaikan oleh pemerintahaan saat ini, misalnya terkait masalah badai PHK yang cukup besar di tahun 2024 dan susahnya generasi Z mencari pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang data menyatakan ada PHK yang cukup besar kurang lebih hampir 100 ribu di tahun ini yang terdaftar,&amp;rdquo; sebut Legislator dari Dapil Jawa Barat VII itu.&#13;
&#13;
Belum lagi, kata Rieke, Indonesia tengah dihadapkan pada banyaknya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Termasuk kasus warga negara Indonesia yang menjadi korban online scamming di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari data Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) sendiri, yang terindikasi online scamming adalah anak-anak muda di luar negeri ada sekitar 3000 orang. Kita nggak tahu balikinnya gimana,&amp;rdquo; tukas Rieke.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Rieke berharap adanya integrasi antara lapangan kerja dengan sistem pendidikan. Sehingga siswa yang masih berada di bangku sekolah sudah memiliki kejelasan akan bekerja pada&amp;nbsp;masa mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah intinya dari semua itu harapan ke depan adalah betul-betul ada fokus penciptaan lapangan kerja yang terintegrasi dengan sistem pendidikan,&amp;quot; urainya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi orang sekolah itu udah bisa jelas nanti kerjanya di mana, karena itu dimulai dari SMA. Katakanlah vokasinya ditingkatkan, politekniknya ditingkatkan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Rieke Diah Pitaloka kembali terpilih sebagai Anggota DPR untuk periode 2024-2029. Di periode keempatnya sebagai wakil rakyat, ia memastikan akan terus bekerja demi kepentingan rakyat, termasuk mengawal sejumlah isu yang masih menjadi persoalan dalam pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua yang bisa saya kawal, saya kawal sekuat tenaga saya, bergantung pada komisinya juga ya,&amp;quot; ujar Rieke dalam keterangannya, Rabu (2/10/2024).&#13;
&#13;
Anggota Komisi VI DPR pada periode 2019-2024 ini pun menyebut sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya, kata Rieke, soal ratusan SK pengangkatan bidan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang masih digantung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bisa kita kawal itu SK bidan pendidik yang sempat dihambat sejak lulus ujian kemarin mereka akhirnya bisa dapat ujian lagi dan semoga SK-nya sebagai PPPK tidak ditahan lagi oleh negara,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dalam beberapa waktu terakhir, Rieke memang melakukan kritik keras kepada pemerintah akibat terhambatnya SK 532 bidan pendidik yang telah lulus seleksi PPPK tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain soal isu itu, Rieke mengaku juga akan fokus mengawal pengusutan kasus-kasus besar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harus tetap fokus beberapa kasus korupsi besar juga supaya ada penyelesaian di pemerintahan yang akan datang,&amp;quot; ungkap Rieke.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Rieke menyebut siap bekerja untuk mengawal program-program dan permasalahan yang belum terselesaikan oleh pemerintahaan saat ini, misalnya terkait masalah badai PHK yang cukup besar di tahun 2024 dan susahnya generasi Z mencari pekerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang data menyatakan ada PHK yang cukup besar kurang lebih hampir 100 ribu di tahun ini yang terdaftar,&amp;rdquo; sebut Legislator dari Dapil Jawa Barat VII itu.&#13;
&#13;
Belum lagi, kata Rieke, Indonesia tengah dihadapkan pada banyaknya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Termasuk kasus warga negara Indonesia yang menjadi korban online scamming di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari data Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) sendiri, yang terindikasi online scamming adalah anak-anak muda di luar negeri ada sekitar 3000 orang. Kita nggak tahu balikinnya gimana,&amp;rdquo; tukas Rieke.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Rieke berharap adanya integrasi antara lapangan kerja dengan sistem pendidikan. Sehingga siswa yang masih berada di bangku sekolah sudah memiliki kejelasan akan bekerja pada&amp;nbsp;masa mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah intinya dari semua itu harapan ke depan adalah betul-betul ada fokus penciptaan lapangan kerja yang terintegrasi dengan sistem pendidikan,&amp;quot; urainya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi orang sekolah itu udah bisa jelas nanti kerjanya di mana, karena itu dimulai dari SMA. Katakanlah vokasinya ditingkatkan, politekniknya ditingkatkan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
