<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telat Bayar Utang, Pria di Depok Dikeroyok Depan Ibu Sendiri</title><description>Seorang pria berinisial ADS di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat dikeroyok hingga babak belur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071805/telat-bayar-utang-pria-di-depok-dikeroyok-depan-ibu-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071805/telat-bayar-utang-pria-di-depok-dikeroyok-depan-ibu-sendiri"/><item><title>Telat Bayar Utang, Pria di Depok Dikeroyok Depan Ibu Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071805/telat-bayar-utang-pria-di-depok-dikeroyok-depan-ibu-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071805/telat-bayar-utang-pria-di-depok-dikeroyok-depan-ibu-sendiri</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2024 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3071805/pengeroyokan-Xbpy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus pengeroyokan terjadi di Depok. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3071805/pengeroyokan-Xbpy_large.jpg</image><title>Kasus pengeroyokan terjadi di Depok. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pria berinisial ADS di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat dikeroyok hingga babak belur. Pengeroyokan itu terjadi dipicu masalah utang.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/10/2024). Peristiwa itu bermula saat korban ADS memiliki utang sebesar Rp5 juta kepada pelaku AS.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lalu korban sudah membayar Rp2 juta, kemudian korban berjanji sisanya dilunasi pada tanggal 2 Oktober,&amp;rdquo; kata Ade Ary, Senin (7/10/2024).&#13;
&#13;
Namun, korban belum bisa membayar di waktu yang sudah disepakati. Pelaku bersama tiga orang lainnya lantas mendatangi korban di tempat kerjanya di Bogor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumat tanggal 4 Oktober 2024 sekira jam 22.00 WIB korban pada saat itu sedang bekerja&amp;nbsp;di Leuwiliang Kabupaten Bogor didatangi Oleh saudara AS, A, B dan AB,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Saat itu, korban diminta untuk ikut ke rumah pelaku. Korban berinisiatif menghubungi ibunya berinisial M, untuk ikut datang ke rumah pelaku.&#13;
&#13;
Ibu korban berinisial M datang ke rumah pelaku yang berada di Jl Masjid Al Ittihad, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Setibanya di lokasi, ibu korban mendapati anaknya tengah dikeroyok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya korban tiba-tiba dikeroyok dengan cara tangan korban dipegang lalu dipukul dan ditendang dengan tangan kosong dan kaki. Serta barang-barang korban berupa satu unit HP, KTP korban dan KTP M (ibu korban) disita oleh pelaku,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka dan memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Depok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas kejadian tersebut korban mengalami sakit bagian kepala, luka memar, merah bagian mata kiri, memar bagian kening, sakit bagian leher karena cekikan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pria berinisial ADS di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat dikeroyok hingga babak belur. Pengeroyokan itu terjadi dipicu masalah utang.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/10/2024). Peristiwa itu bermula saat korban ADS memiliki utang sebesar Rp5 juta kepada pelaku AS.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lalu korban sudah membayar Rp2 juta, kemudian korban berjanji sisanya dilunasi pada tanggal 2 Oktober,&amp;rdquo; kata Ade Ary, Senin (7/10/2024).&#13;
&#13;
Namun, korban belum bisa membayar di waktu yang sudah disepakati. Pelaku bersama tiga orang lainnya lantas mendatangi korban di tempat kerjanya di Bogor.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jumat tanggal 4 Oktober 2024 sekira jam 22.00 WIB korban pada saat itu sedang bekerja&amp;nbsp;di Leuwiliang Kabupaten Bogor didatangi Oleh saudara AS, A, B dan AB,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Saat itu, korban diminta untuk ikut ke rumah pelaku. Korban berinisiatif menghubungi ibunya berinisial M, untuk ikut datang ke rumah pelaku.&#13;
&#13;
Ibu korban berinisial M datang ke rumah pelaku yang berada di Jl Masjid Al Ittihad, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Setibanya di lokasi, ibu korban mendapati anaknya tengah dikeroyok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Selanjutnya korban tiba-tiba dikeroyok dengan cara tangan korban dipegang lalu dipukul dan ditendang dengan tangan kosong dan kaki. Serta barang-barang korban berupa satu unit HP, KTP korban dan KTP M (ibu korban) disita oleh pelaku,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka dan memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Depok.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas kejadian tersebut korban mengalami sakit bagian kepala, luka memar, merah bagian mata kiri, memar bagian kening, sakit bagian leher karena cekikan,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
