<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Debat Pilgub Jakarta Disebut Terlalu Normatif, RK: Bebas Saja</title><description>Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil merespons debat perdana Pilkada Jakarta yang disebut terlalu normatif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071935/debat-pilgub-jakarta-disebut-terlalu-normatif-rk-bebas-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071935/debat-pilgub-jakarta-disebut-terlalu-normatif-rk-bebas-saja"/><item><title>Debat Pilgub Jakarta Disebut Terlalu Normatif, RK: Bebas Saja</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071935/debat-pilgub-jakarta-disebut-terlalu-normatif-rk-bebas-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3071935/debat-pilgub-jakarta-disebut-terlalu-normatif-rk-bebas-saja</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2024 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3071935/ridwan_kamil-euZE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3071935/ridwan_kamil-euZE_large.jpg</image><title>Ridwan Kamil (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil merespons debat perdana Pilkada Jakarta yang disebut terlalu normatif. Ridwan Kamil menanggapi santai hal itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau namanya debat kesannya itu saya serahkan ke pemeriksa, ada yang menerima ada yang tidak menerima, ada yang happy, bebas aja,&amp;quot; kata Ridwan Kamil, Senin (7/10/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, menurut Kang Emil -sapaan akrab Ridwan- mengaku tak mudah bagi paslon untuk memaparkan seluruh ide dalam waktu yang terbatas. Namun demikian, ia meyakini bahwa pasangan Ridwan Kamil-Suswono telah membuktikan pemaparan idenya dalam debat pertama itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pasti dari paslon khususnya di waktu yang pendek-pendek itu tidak mudah kan memberikan bahwa kita punya ilmunya, punya pengalamannya tapi enggak hanya berteori aja. Berikan solusi program yang sudah terukur sudah dibuktikan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yang jelas, menurutnya pasangan RK-Suswono mendapat sentimen positif dari debat perdana itu. Ia pun berjanji akan melakukan evaluasi agar penampilan RK-Suswono di debat selanjutnya lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ternyata pantunnya kurang, ya dibanyakin pantunnya. Kalau kurang jogetnya, dibanyakin jogetnya, atau kalau super serius hayu-hayu aja, jadi kita evaluasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil merespons debat perdana Pilkada Jakarta yang disebut terlalu normatif. Ridwan Kamil menanggapi santai hal itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau namanya debat kesannya itu saya serahkan ke pemeriksa, ada yang menerima ada yang tidak menerima, ada yang happy, bebas aja,&amp;quot; kata Ridwan Kamil, Senin (7/10/2024).&#13;
&#13;
Kendati demikian, menurut Kang Emil -sapaan akrab Ridwan- mengaku tak mudah bagi paslon untuk memaparkan seluruh ide dalam waktu yang terbatas. Namun demikian, ia meyakini bahwa pasangan Ridwan Kamil-Suswono telah membuktikan pemaparan idenya dalam debat pertama itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pasti dari paslon khususnya di waktu yang pendek-pendek itu tidak mudah kan memberikan bahwa kita punya ilmunya, punya pengalamannya tapi enggak hanya berteori aja. Berikan solusi program yang sudah terukur sudah dibuktikan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Yang jelas, menurutnya pasangan RK-Suswono mendapat sentimen positif dari debat perdana itu. Ia pun berjanji akan melakukan evaluasi agar penampilan RK-Suswono di debat selanjutnya lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ternyata pantunnya kurang, ya dibanyakin pantunnya. Kalau kurang jogetnya, dibanyakin jogetnya, atau kalau super serius hayu-hayu aja, jadi kita evaluasi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
