<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lapak Barang Bekas Ludes Terbakar di Tangsel, Korsleting Listrik Jadi Penyebab</title><description>Petugas berjibaku memadamkan api hingga larut malam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3072081/lapak-barang-bekas-ludes-terbakar-di-tangsel-korsleting-listrik-jadi-penyebab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3072081/lapak-barang-bekas-ludes-terbakar-di-tangsel-korsleting-listrik-jadi-penyebab"/><item><title>Lapak Barang Bekas Ludes Terbakar di Tangsel, Korsleting Listrik Jadi Penyebab</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3072081/lapak-barang-bekas-ludes-terbakar-di-tangsel-korsleting-listrik-jadi-penyebab</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/07/338/3072081/lapak-barang-bekas-ludes-terbakar-di-tangsel-korsleting-listrik-jadi-penyebab</guid><pubDate>Senin 07 Oktober 2024 22:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3072081/kebakaran_di_tangsel-5aS0_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di Tangsel</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/07/338/3072081/kebakaran_di_tangsel-5aS0_large.JPG</image><title>Kebakaran di Tangsel</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Lapak barang bekas ludes terbakar di Jalan Masjid Baiturahim, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (07/10/24). Petugas berjibaku memadamkan api hingga larut malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebakaran dilaporkan sekira pukul 15.08 WIB, namun petugas baru rampung memastikan api padam pada sekira pukul 20.36 WIB malam. Area seluas sekira 500 meter persegi itu ludes tak bersisa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga dari korsleting listrik,&amp;quot; tutur Komandan Regu (Danru) pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guna memadamkan amuk si jago merah, petugas mengerahkan total 9 unit mobil pemadam ke lokasi. Banyaknya lapak yang mudah terbakar membuat jilatan api kian meluas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Total ada 9 unit,&amp;quot; imbuh dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebakaran itu tak menyebabkan jatuhnya korban luka. Namun kerugian materil yang ditimbulkan mencapai sekira Rp100 jutaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas, kata Ahmad, sempat mengalami kendala dalam proses pemadaman. Hal itu disebabkan banyaknya warga yang berkerumun di dekat lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala di lapangan banyak warga, sehingga memersempit akses keluar-masuk kendaraan mengambil air,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Lapak barang bekas ludes terbakar di Jalan Masjid Baiturahim, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (07/10/24). Petugas berjibaku memadamkan api hingga larut malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebakaran dilaporkan sekira pukul 15.08 WIB, namun petugas baru rampung memastikan api padam pada sekira pukul 20.36 WIB malam. Area seluas sekira 500 meter persegi itu ludes tak bersisa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Diduga dari korsleting listrik,&amp;quot; tutur Komandan Regu (Danru) pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guna memadamkan amuk si jago merah, petugas mengerahkan total 9 unit mobil pemadam ke lokasi. Banyaknya lapak yang mudah terbakar membuat jilatan api kian meluas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Total ada 9 unit,&amp;quot; imbuh dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kebakaran itu tak menyebabkan jatuhnya korban luka. Namun kerugian materil yang ditimbulkan mencapai sekira Rp100 jutaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Petugas, kata Ahmad, sempat mengalami kendala dalam proses pemadaman. Hal itu disebabkan banyaknya warga yang berkerumun di dekat lokasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kendala di lapangan banyak warga, sehingga memersempit akses keluar-masuk kendaraan mengambil air,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
