<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Terbaru Israel di Gaza Tewaskan 60 Orang, 400.000 Warga Terjebak di Utara</title><description>Hal itu telah dibayangi oleh konflik Israel dengan militan Hizbullah di Lebanon dan rencana untuk membalas serangan rudal Iran pada minggu lalu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/10/18/3072997/serangan-terbaru-israel-di-gaza-tewaskan-60-orang-400-000-warga-terjebak-di-utara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/10/18/3072997/serangan-terbaru-israel-di-gaza-tewaskan-60-orang-400-000-warga-terjebak-di-utara"/><item><title>Serangan Terbaru Israel di Gaza Tewaskan 60 Orang, 400.000 Warga Terjebak di Utara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/10/18/3072997/serangan-terbaru-israel-di-gaza-tewaskan-60-orang-400-000-warga-terjebak-di-utara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/10/18/3072997/serangan-terbaru-israel-di-gaza-tewaskan-60-orang-400-000-warga-terjebak-di-utara</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2024 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/10/18/3072997/gaza-nZ4s_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sedikitnya 60 orang tewas dalam serangan militer Israel di Gaza saat pasukan Israel terus melakukan penyerbuan di wilayah kantong utara (Foto: EPA-EFE)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/10/18/3072997/gaza-nZ4s_large.jpg</image><title>Sedikitnya 60 orang tewas dalam serangan militer Israel di Gaza saat pasukan Israel terus melakukan penyerbuan di wilayah kantong utara (Foto: EPA-EFE)</title></images><description>KAIRO &amp;ndash; Sedikitnya 60 orang tewas dalam serangan militer Israel di Gaza pada Rabu (9/10/2024), saat pasukan Israel terus melakukan penyerbuan di wilayah kantong utara. Israel mengatakan penyerbuan yang memasuki hari kelima, dimaksudkan untuk menghentikan pejuang Hamas melancarkan serangan lebih lanjut dari Jabalia dan untuk mencegah mereka berkumpul kembali.&#13;
&#13;
Hal itu telah dibayangi oleh konflik Israel dengan militan Hizbullah di Lebanon dan rencana untuk membalas serangan rudal Iran pada minggu lalu. Israel telah berulang kali mengeluarkan perintah evakuasi kepada penduduk Jabalia dan daerah sekitarnya, tetapi pejabat Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan tidak ada tempat yang aman untuk melarikan diri di Jalur Gaza.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setidaknya 400.000 orang terjebak di daerah itu,&amp;quot; tulis Philippe Lazzarini, kepala badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, di X pada Rabu (9/10/2024).&#13;
&#13;
Para petugas medis mengatakan serangan Israel menewaskan sedikitnya 15 orang di dalam Rumah Sakit Al-Yemen Al-Saeed di Jabalia. Rumah sakit itu menampung keluarga-keluarga yang mengungsi dan tinggal di tenda-tenda.&#13;
&#13;
Kementerian kesehatan Gaza mengatakan tentara telah memerintahkan tiga rumah sakit di Gaza utara untuk dievakuasi dan ratusan pasien dan petugas medis terjebak di dalam fasilitas-fasilitas itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehidupan puluhan pasien terancam karena pengepungan Israel di sekitar rumah sakit-rumah sakit itu,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Militer Israel mengatakan militan Hamas menggunakan daerah permukiman sebagai tempat berlindung di Gaza yang berpenduduk padat, termasuk sekolah dan rumah sakit. Hamas membantahnya.&#13;
&#13;
Pejabat kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 32 orang tewas di Jabalia dan daerah-daerah sekitar di utara, sementara yang lainnya tewas di Jalur Gaza tengah dan selatan. Tidak ada komentar langsung dari Israel tentang serangan itu pada Rabu (9/10/2024).&#13;
&#13;
Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas mengatakan sedikitnya 125 warga Palestina tewas di wilayah Gaza utara dalam lima hari terakhir.&#13;
&#13;
Layanan Darurat Sipil Palestina mengatakan telah menerima laporan yang belum dikonfirmasi bahwa puluhan warga Palestina mungkin telah tewas di Jabalia dan wilayah lain di Gaza utara, tetapi tidak dapat menjangkau mereka karena pemboman Israel.&#13;
</description><content:encoded>KAIRO &amp;ndash; Sedikitnya 60 orang tewas dalam serangan militer Israel di Gaza pada Rabu (9/10/2024), saat pasukan Israel terus melakukan penyerbuan di wilayah kantong utara. Israel mengatakan penyerbuan yang memasuki hari kelima, dimaksudkan untuk menghentikan pejuang Hamas melancarkan serangan lebih lanjut dari Jabalia dan untuk mencegah mereka berkumpul kembali.&#13;
&#13;
Hal itu telah dibayangi oleh konflik Israel dengan militan Hizbullah di Lebanon dan rencana untuk membalas serangan rudal Iran pada minggu lalu. Israel telah berulang kali mengeluarkan perintah evakuasi kepada penduduk Jabalia dan daerah sekitarnya, tetapi pejabat Palestina dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan tidak ada tempat yang aman untuk melarikan diri di Jalur Gaza.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setidaknya 400.000 orang terjebak di daerah itu,&amp;quot; tulis Philippe Lazzarini, kepala badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, di X pada Rabu (9/10/2024).&#13;
&#13;
Para petugas medis mengatakan serangan Israel menewaskan sedikitnya 15 orang di dalam Rumah Sakit Al-Yemen Al-Saeed di Jabalia. Rumah sakit itu menampung keluarga-keluarga yang mengungsi dan tinggal di tenda-tenda.&#13;
&#13;
Kementerian kesehatan Gaza mengatakan tentara telah memerintahkan tiga rumah sakit di Gaza utara untuk dievakuasi dan ratusan pasien dan petugas medis terjebak di dalam fasilitas-fasilitas itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehidupan puluhan pasien terancam karena pengepungan Israel di sekitar rumah sakit-rumah sakit itu,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Militer Israel mengatakan militan Hamas menggunakan daerah permukiman sebagai tempat berlindung di Gaza yang berpenduduk padat, termasuk sekolah dan rumah sakit. Hamas membantahnya.&#13;
&#13;
Pejabat kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 32 orang tewas di Jabalia dan daerah-daerah sekitar di utara, sementara yang lainnya tewas di Jalur Gaza tengah dan selatan. Tidak ada komentar langsung dari Israel tentang serangan itu pada Rabu (9/10/2024).&#13;
&#13;
Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas mengatakan sedikitnya 125 warga Palestina tewas di wilayah Gaza utara dalam lima hari terakhir.&#13;
&#13;
Layanan Darurat Sipil Palestina mengatakan telah menerima laporan yang belum dikonfirmasi bahwa puluhan warga Palestina mungkin telah tewas di Jabalia dan wilayah lain di Gaza utara, tetapi tidak dapat menjangkau mereka karena pemboman Israel.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
