<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Janji Tak Akan Singkirkan PKL di Kota Tua: Kita Tata dengan Baik</title><description>Pramono memastikan akan menata dengan sebaik-baiknya para pedagang untuk bisa tetap mencari mata pencahariannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/10/338/3073112/pramono-janji-tak-akan-singkirkan-pkl-di-kota-tua-kita-tata-dengan-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/10/338/3073112/pramono-janji-tak-akan-singkirkan-pkl-di-kota-tua-kita-tata-dengan-baik"/><item><title>Pramono Janji Tak Akan Singkirkan PKL di Kota Tua: Kita Tata dengan Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/10/338/3073112/pramono-janji-tak-akan-singkirkan-pkl-di-kota-tua-kita-tata-dengan-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/10/338/3073112/pramono-janji-tak-akan-singkirkan-pkl-di-kota-tua-kita-tata-dengan-baik</guid><pubDate>Kamis 10 Oktober 2024 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/10/338/3073112/pramono_anung-eJpF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung. (Foto: Okezone/Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/10/338/3073112/pramono_anung-eJpF_large.jpg</image><title>Pramono Anung. (Foto: Okezone/Felldy Utama)</title></images><description>JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta 2024, Pramono Anung angkat bicara soal kabar penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Pramono memastikan akan menata dengan sebaik-baiknya para pedagang untuk bisa tetap mencari mata pencahariannya.&#13;
&#13;
Kabar tersebut didapat Pramono saat berdialog dengan warga Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (10/9/2024). Salah seorang warga bernama Lilis yang merupakan PKL di Kota Tua mencurahkan apa yang menjadi keluh kesahnya kepada Pramono.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mau tanya, apa benar tidak dibolehkan untuk berdagang di sekitar Kota Tua? Katanya, bilangnya Pak Gubernur yang memerintahkan ke Pol PP itu. Saya bilang, katanya Pak Gubernur ingin membuat rakyatnya menjadi sejahtera, tapi kenapa selama ini saya berjuang untuk anak saya, untuk pendidikan anak saya, untuk kehidupan saya, selalu digusur dan digusur Pak,&amp;quot; kata Lilis kepada Pramono.&#13;
&#13;
Menjawab keluhan tersebut, Pramono memastikan jika kelak terpilih sebagai Gubernur, dirinya tidak akan menggusur, bahkan menjauhkan para pedagang dengan kawasan Kota Tua. Hanya saja, ia mengakui untuk merawat kawasan tersebut, dibutuhkan tata kelola yang baik, termasuk penempatan para pedagang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi intinya begini, apapun Kota Tua ini harus dirapikan, dirawat dengan baik. Tetapi pedagang kaki lima tidak boleh disingkirkan hanya semata-mata karena untuk kerapian. Tetapi ditata dengan baik, semua orang diberikan kesempatan untuk hidup,&amp;quot; jawab Pramono.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Pramono juga meminta kepada para pedagang harus menjaga ketertiban di kawasan Kota Tua demi keberlangsungan kehidupan di sana. Pramono memastikan, jika menjadi Gubernur, dirinya akan segera duduk bersama dengan semua pemangku kepentingan guna mencairkan solusi dari apa yang menjadi keluh kesah PKL di Kawasan Kota Tua.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu pun berkelakar jika dirinya saat ini masih menjadi calon, dan bukan merupakan Gubernur di periode yang lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Gubernur aja belum Ibu dah marah-marahin. Jadi kami akan melakukan perbaikan untuk itu, ya bu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta 2024, Pramono Anung angkat bicara soal kabar penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Pramono memastikan akan menata dengan sebaik-baiknya para pedagang untuk bisa tetap mencari mata pencahariannya.&#13;
&#13;
Kabar tersebut didapat Pramono saat berdialog dengan warga Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (10/9/2024). Salah seorang warga bernama Lilis yang merupakan PKL di Kota Tua mencurahkan apa yang menjadi keluh kesahnya kepada Pramono.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mau tanya, apa benar tidak dibolehkan untuk berdagang di sekitar Kota Tua? Katanya, bilangnya Pak Gubernur yang memerintahkan ke Pol PP itu. Saya bilang, katanya Pak Gubernur ingin membuat rakyatnya menjadi sejahtera, tapi kenapa selama ini saya berjuang untuk anak saya, untuk pendidikan anak saya, untuk kehidupan saya, selalu digusur dan digusur Pak,&amp;quot; kata Lilis kepada Pramono.&#13;
&#13;
Menjawab keluhan tersebut, Pramono memastikan jika kelak terpilih sebagai Gubernur, dirinya tidak akan menggusur, bahkan menjauhkan para pedagang dengan kawasan Kota Tua. Hanya saja, ia mengakui untuk merawat kawasan tersebut, dibutuhkan tata kelola yang baik, termasuk penempatan para pedagang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi intinya begini, apapun Kota Tua ini harus dirapikan, dirawat dengan baik. Tetapi pedagang kaki lima tidak boleh disingkirkan hanya semata-mata karena untuk kerapian. Tetapi ditata dengan baik, semua orang diberikan kesempatan untuk hidup,&amp;quot; jawab Pramono.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Pramono juga meminta kepada para pedagang harus menjaga ketertiban di kawasan Kota Tua demi keberlangsungan kehidupan di sana. Pramono memastikan, jika menjadi Gubernur, dirinya akan segera duduk bersama dengan semua pemangku kepentingan guna mencairkan solusi dari apa yang menjadi keluh kesah PKL di Kawasan Kota Tua.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu pun berkelakar jika dirinya saat ini masih menjadi calon, dan bukan merupakan Gubernur di periode yang lalu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Gubernur aja belum Ibu dah marah-marahin. Jadi kami akan melakukan perbaikan untuk itu, ya bu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
