<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kecam Serangan Militer Israel Lukai 2 Prajurit TNI, IDF Lakukan Pelanggaran Berat</title><description>Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan Pasukan Keamanan Israel atau IDF di Lebanon Selatan yang melukai 2 prajurit TNI pasukan penjaga perdamaian PBB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/11/337/3073380/indonesia-kecam-serangan-militer-israel-lukai-2-prajurit-tni-idf-lakukan-pelanggaran-berat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/11/337/3073380/indonesia-kecam-serangan-militer-israel-lukai-2-prajurit-tni-idf-lakukan-pelanggaran-berat"/><item><title>Indonesia Kecam Serangan Militer Israel Lukai 2 Prajurit TNI, IDF Lakukan Pelanggaran Berat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/11/337/3073380/indonesia-kecam-serangan-militer-israel-lukai-2-prajurit-tni-idf-lakukan-pelanggaran-berat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/11/337/3073380/indonesia-kecam-serangan-militer-israel-lukai-2-prajurit-tni-idf-lakukan-pelanggaran-berat</guid><pubDate>Jum'at 11 Oktober 2024 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/11/337/3073380/idf-uwNi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara IDF. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/11/337/3073380/idf-uwNi_large.jpg</image><title>Tentara IDF. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan Pasukan Keamanan Israel atau IDF di Lebanon Selatan yang melukai 2 prajurit TNI pasukan penjaga perdamaian PBB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL tersebut mengalami luka ringan ketika menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau di markas kontingen Indonesia di Naqoura,&amp;quot; dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, Jumat (11/10/2024).&#13;
&#13;
Diketahui Naqoura terletak di Selatan Lebanon, dalam area yang disebut blue line. Pasukan perdamaian PBB berada kawasan tersebut di bawah mandat DK PBB untuk mendukung stabilitas Lebanon.&#13;
&#13;
Kemenlu mengungkapkan bahwa kedua personel tersebut segera memperoleh perawatan di rumah sakit terdekat dan saat ini dalam kondisi baik. Luka yang dialami 2 personel tersebut berasal dari luncuran peluru berasal dari tank Merkava IDF.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menlu RI Retno Marsudi juga sudah berkomunikasi langsung dengan komandan kontingen Garuda FHQSU (Force Headquarter Support Unit).&#13;
&#13;
Terhadap serangan ini, UNIFIL juga telah keluarkan pernyataan mendesak IDF untuk patuhi kewajiban dalam pastikan keamanan dan keselamatan personel dan premise PBB&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mengingatkan kepada IDF mengenai pentingnya penghormatan terhadap pasukan dan properti UNIFIL dan memastikan keselamatan dan keamanan personil UNIFIL,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Indonesia, katanya, menegaskan serangan apapun terhadap peacekeepers adalah pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan resolusi DK PBB 1701 sebagai dasar mandat UNIFIL.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah Indonesia juga meminta semua pihak untuk menjamin dihormatinya&amp;nbsp;inviolability (tidak dapat dilanggarnya) wilayah PBB dalam segala waktu dan keadaan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mendesak dilakukannya penyelidikan atas serangan tersebut dan pelakunya dimintai pertanggungjawaban,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan Pasukan Keamanan Israel atau IDF di Lebanon Selatan yang melukai 2 prajurit TNI pasukan penjaga perdamaian PBB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL tersebut mengalami luka ringan ketika menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau di markas kontingen Indonesia di Naqoura,&amp;quot; dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, Jumat (11/10/2024).&#13;
&#13;
Diketahui Naqoura terletak di Selatan Lebanon, dalam area yang disebut blue line. Pasukan perdamaian PBB berada kawasan tersebut di bawah mandat DK PBB untuk mendukung stabilitas Lebanon.&#13;
&#13;
Kemenlu mengungkapkan bahwa kedua personel tersebut segera memperoleh perawatan di rumah sakit terdekat dan saat ini dalam kondisi baik. Luka yang dialami 2 personel tersebut berasal dari luncuran peluru berasal dari tank Merkava IDF.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menlu RI Retno Marsudi juga sudah berkomunikasi langsung dengan komandan kontingen Garuda FHQSU (Force Headquarter Support Unit).&#13;
&#13;
Terhadap serangan ini, UNIFIL juga telah keluarkan pernyataan mendesak IDF untuk patuhi kewajiban dalam pastikan keamanan dan keselamatan personel dan premise PBB&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mengingatkan kepada IDF mengenai pentingnya penghormatan terhadap pasukan dan properti UNIFIL dan memastikan keselamatan dan keamanan personil UNIFIL,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Indonesia, katanya, menegaskan serangan apapun terhadap peacekeepers adalah pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan resolusi DK PBB 1701 sebagai dasar mandat UNIFIL.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah Indonesia juga meminta semua pihak untuk menjamin dihormatinya&amp;nbsp;inviolability (tidak dapat dilanggarnya) wilayah PBB dalam segala waktu dan keadaan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Indonesia mendesak dilakukannya penyelidikan atas serangan tersebut dan pelakunya dimintai pertanggungjawaban,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
