<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terima Aduan Wanita Korban Catcalling di Jakarta, Mas Pram: Kita Kasih Pelaku Sanksi Sosial</title><description>Seorang wanita korban catcalling, mengadu soal kondisinya kepada Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Pramono Anung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/12/338/3073930/terima-aduan-wanita-korban-catcalling-di-jakarta-mas-pram-kita-kasih-pelaku-sanksi-sosial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/12/338/3073930/terima-aduan-wanita-korban-catcalling-di-jakarta-mas-pram-kita-kasih-pelaku-sanksi-sosial"/><item><title>Terima Aduan Wanita Korban Catcalling di Jakarta, Mas Pram: Kita Kasih Pelaku Sanksi Sosial</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/12/338/3073930/terima-aduan-wanita-korban-catcalling-di-jakarta-mas-pram-kita-kasih-pelaku-sanksi-sosial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/12/338/3073930/terima-aduan-wanita-korban-catcalling-di-jakarta-mas-pram-kita-kasih-pelaku-sanksi-sosial</guid><pubDate>Sabtu 12 Oktober 2024 21:29 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/12/338/3073930/pramono_anung-oDNz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/12/338/3073930/pramono_anung-oDNz_large.jpg</image><title>Pramono Anung. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - Seorang wanita korban&amp;nbsp;catcalling, mengadu soal kondisinya kepada Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Pramono Anung di saat dialog di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (12/10/2024).&#13;
&#13;
Korban yang merahasiakan identitasnya itu mengaku beberapa kali mendapati perlakuan tidak menyenangkan di tempat umum dan bahkan di transportasi umum ketika berpergian sehari-hari sebagai mahasiswi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya adalah korban&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;di sarana umum, juga di transportasi publik. Ini saya rasakan beberapa kali. Saya tidak mau lagi terjadi kepada saya dan yang lainnya juga,&amp;quot; adu wanita itu kepada Pramono.&#13;
&#13;
Mendengar itu, Pramono ikut prihatin atas pengalaman buruk yang diterima oleh korban&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;itu dan setuju tidak boleh lagi ada korban yang lain.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pramono menawarkan solusi bahwa perilaku tersebut bisa dicegah dengan pemasangan sejumlah CCTV di wilayah strategis dan di dalam transportasi umum. Sebab, pelaku&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;atau pelecehan seksual secara verbal itu takut ketika viral sebagai sanksi sosial.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelaku itu takut ketika viral. Jika CCTV nanti sudah dipasang, mereka akan lebih cepat viral dan netizen kita kan sangat luar biasa. Kita bisa kasih sanksi sosial bagi pelaku,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Eks Menseskab itu mengatakan bukan hanya untuk pelaku&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;dan pelecehan seksual, para pelaku tindak kriminal lainnya juga dapat diketahui secara cepat karena ada video yang merekam jejak mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga ini akan menjadi pengawasan kita bersama, bukan hanya pengawasan dari aparat penegak hukum saja. Kita masyarakat juga bisa mengawasi daerah kita sendiri,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang wanita korban&amp;nbsp;catcalling, mengadu soal kondisinya kepada Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Pramono Anung di saat dialog di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (12/10/2024).&#13;
&#13;
Korban yang merahasiakan identitasnya itu mengaku beberapa kali mendapati perlakuan tidak menyenangkan di tempat umum dan bahkan di transportasi umum ketika berpergian sehari-hari sebagai mahasiswi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya adalah korban&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;di sarana umum, juga di transportasi publik. Ini saya rasakan beberapa kali. Saya tidak mau lagi terjadi kepada saya dan yang lainnya juga,&amp;quot; adu wanita itu kepada Pramono.&#13;
&#13;
Mendengar itu, Pramono ikut prihatin atas pengalaman buruk yang diterima oleh korban&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;itu dan setuju tidak boleh lagi ada korban yang lain.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pramono menawarkan solusi bahwa perilaku tersebut bisa dicegah dengan pemasangan sejumlah CCTV di wilayah strategis dan di dalam transportasi umum. Sebab, pelaku&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;atau pelecehan seksual secara verbal itu takut ketika viral sebagai sanksi sosial.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Para pelaku itu takut ketika viral. Jika CCTV nanti sudah dipasang, mereka akan lebih cepat viral dan netizen kita kan sangat luar biasa. Kita bisa kasih sanksi sosial bagi pelaku,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Eks Menseskab itu mengatakan bukan hanya untuk pelaku&amp;nbsp;catcalling&amp;nbsp;dan pelecehan seksual, para pelaku tindak kriminal lainnya juga dapat diketahui secara cepat karena ada video yang merekam jejak mereka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga ini akan menjadi pengawasan kita bersama, bukan hanya pengawasan dari aparat penegak hukum saja. Kita masyarakat juga bisa mengawasi daerah kita sendiri,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
