<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putuskan Hubungan Diplomatik, Nikaragua Sebut Israel Negara Fasis Pelaku Genosida</title><description>Langkah Nikaragua mendapat sambutan baik dari Palestina.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/13/18/3074071/putuskan-hubungan-diplomatik-nikaragua-sebut-israel-negara-fasis-pelaku-genosida</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/13/18/3074071/putuskan-hubungan-diplomatik-nikaragua-sebut-israel-negara-fasis-pelaku-genosida"/><item><title>Putuskan Hubungan Diplomatik, Nikaragua Sebut Israel Negara Fasis Pelaku Genosida</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/13/18/3074071/putuskan-hubungan-diplomatik-nikaragua-sebut-israel-negara-fasis-pelaku-genosida</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/13/18/3074071/putuskan-hubungan-diplomatik-nikaragua-sebut-israel-negara-fasis-pelaku-genosida</guid><pubDate>Minggu 13 Oktober 2024 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/13/18/3074071/kehancuran_akibat_pengeboman_israel_di_gaza-miUV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kehancuran akibat pengeboman Israel di Gaza. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/13/18/3074071/kehancuran_akibat_pengeboman_israel_di_gaza-miUV_large.jpg</image><title>Kehancuran akibat pengeboman Israel di Gaza. (Foto: Reuters)</title></images><description>MANAGUA - Pemerintah Nikaragua telah mengumumkan akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, yang semakin memperparah keterasingan negara itu di panggung global di tengah perangnya di Gaza.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo mengumumkan langkah tersebut kepada media pemerintah pada Jumat, (11/10/2024) setelah Kongres mengeluarkan resolusi yang menyerukan tindakan setelah peringatan satu tahun perang Gaza pada 7 Oktober.&#13;
&#13;
Murillo, yang merupakan istri Presiden Daniel Ortega, mengatakan suaminya memerintahkan pemerintah untuk &amp;quot;memutus hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel yang fasis dan melakukan genosida&amp;quot;. Pengumuman tersebut sebagian besar bersifat simbolis, karena Israel tidak memiliki duta besar yang tinggal di ibu kota Nikaragua, Managua, dan hubungan antara kedua negara tersebut hampir tidak ada.&#13;
&#13;
Namun, pengumuman itu muncul pada saat Israel sedang berada di bawah pengawasan diplomatik yang meningkat di tengah kampanye brutal di Gaza dan meluasnya serangan di seluruh Timur Tengah, termasuk di Lebanon.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, (12/10/2024) Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut baik keputusan tersebut dan mengatakan bahwa mereka berharap keputusan tersebut akan &amp;quot;menjadi contoh bagi pemerintah sahabat lainnya untuk mengambil tindakan serupa, sebagai cara untuk meminta pertanggung jawaban Israel atas genosida yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina&amp;quot;, demikian diwartakan Al Jazeera.&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas di Gaza telah melampaui 42.000 orang, dan ribuan lainnya telah tewas dalam kampanye pengeboman di Lebanon, banyak di antaranya dalam beberapa minggu terakhir.&#13;
&#13;
Pemerintah Nikaragua mengutuk perang Israel di Gaza pada Jumat dan mengatakan bahwa pertempuran tersebut sekarang &amp;quot;meluas ke Lebanon dan sangat mengancam Suriah, Yaman, dan Iran&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penentangan terhadap perang Gaza relatif meluas di Amerika Latin, di mana para pemimpin sayap kiri di negara-negara seperti Brasil, Kolombia, dan Chili telah muncul sebagai pengkritik Israel yang blak-blakan.&#13;
&#13;
Misi Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan pada hari Jumat bahwa ketiga negara tersebut telah membantu memelopori surat dukungan untuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang oleh Israel dinyatakan sebagai persona non grata minggu lalu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada Mei, Presiden Kolombia Gustavo Petro memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, dengan menyebut pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai &amp;quot;genosida&amp;quot;. Pemimpin Brasil Luiz Inacio Lula da Silva juga memanggil duta besar negara itu untuk Israel pada bulan yang sama, dan ia menyamakan perang di Gaza dengan Holocaust.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah Ortega mengajukan permintaan kepada Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan penjualan senjata Jerman ke Israel, sebuah upaya yang ditolak pengadilan pada April.&#13;
&#13;
Nikaragua menghadapi masalahnya sendiri dengan meningkatnya isolasi diplomatik di Amerika Latin, karena Ortega dan sekutunya meningkatkan tindakan represif terhadap para pembangkang dan penentang pemerintah.&#13;
</description><content:encoded>MANAGUA - Pemerintah Nikaragua telah mengumumkan akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, yang semakin memperparah keterasingan negara itu di panggung global di tengah perangnya di Gaza.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo mengumumkan langkah tersebut kepada media pemerintah pada Jumat, (11/10/2024) setelah Kongres mengeluarkan resolusi yang menyerukan tindakan setelah peringatan satu tahun perang Gaza pada 7 Oktober.&#13;
&#13;
Murillo, yang merupakan istri Presiden Daniel Ortega, mengatakan suaminya memerintahkan pemerintah untuk &amp;quot;memutus hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel yang fasis dan melakukan genosida&amp;quot;. Pengumuman tersebut sebagian besar bersifat simbolis, karena Israel tidak memiliki duta besar yang tinggal di ibu kota Nikaragua, Managua, dan hubungan antara kedua negara tersebut hampir tidak ada.&#13;
&#13;
Namun, pengumuman itu muncul pada saat Israel sedang berada di bawah pengawasan diplomatik yang meningkat di tengah kampanye brutal di Gaza dan meluasnya serangan di seluruh Timur Tengah, termasuk di Lebanon.&#13;
&#13;
Pada Sabtu, (12/10/2024) Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut baik keputusan tersebut dan mengatakan bahwa mereka berharap keputusan tersebut akan &amp;quot;menjadi contoh bagi pemerintah sahabat lainnya untuk mengambil tindakan serupa, sebagai cara untuk meminta pertanggung jawaban Israel atas genosida yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina&amp;quot;, demikian diwartakan Al Jazeera.&#13;
&#13;
Jumlah korban tewas di Gaza telah melampaui 42.000 orang, dan ribuan lainnya telah tewas dalam kampanye pengeboman di Lebanon, banyak di antaranya dalam beberapa minggu terakhir.&#13;
&#13;
Pemerintah Nikaragua mengutuk perang Israel di Gaza pada Jumat dan mengatakan bahwa pertempuran tersebut sekarang &amp;quot;meluas ke Lebanon dan sangat mengancam Suriah, Yaman, dan Iran&amp;quot;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penentangan terhadap perang Gaza relatif meluas di Amerika Latin, di mana para pemimpin sayap kiri di negara-negara seperti Brasil, Kolombia, dan Chili telah muncul sebagai pengkritik Israel yang blak-blakan.&#13;
&#13;
Misi Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan pada hari Jumat bahwa ketiga negara tersebut telah membantu memelopori surat dukungan untuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang oleh Israel dinyatakan sebagai persona non grata minggu lalu.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada Mei, Presiden Kolombia Gustavo Petro memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, dengan menyebut pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai &amp;quot;genosida&amp;quot;. Pemimpin Brasil Luiz Inacio Lula da Silva juga memanggil duta besar negara itu untuk Israel pada bulan yang sama, dan ia menyamakan perang di Gaza dengan Holocaust.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah Ortega mengajukan permintaan kepada Mahkamah Internasional (ICJ) untuk menghentikan penjualan senjata Jerman ke Israel, sebuah upaya yang ditolak pengadilan pada April.&#13;
&#13;
Nikaragua menghadapi masalahnya sendiri dengan meningkatnya isolasi diplomatik di Amerika Latin, karena Ortega dan sekutunya meningkatkan tindakan represif terhadap para pembangkang dan penentang pemerintah.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
