<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilwalkot Bekasi, Elektabilitas Paslon Adhianto-Harris Unggul&amp;nbsp;</title><description>Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai preferensi dan persepsi publik menjelang Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/13/338/3074102/pilwalkot-bekasi-elektabilitas-paslon-adhianto-harris-unggul-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/13/338/3074102/pilwalkot-bekasi-elektabilitas-paslon-adhianto-harris-unggul-nbsp"/><item><title>Pilwalkot Bekasi, Elektabilitas Paslon Adhianto-Harris Unggul&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/13/338/3074102/pilwalkot-bekasi-elektabilitas-paslon-adhianto-harris-unggul-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/13/338/3074102/pilwalkot-bekasi-elektabilitas-paslon-adhianto-harris-unggul-nbsp</guid><pubDate>Minggu 13 Oktober 2024 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/13/338/3074102/ilustrasi-0d6z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/13/338/3074102/ilustrasi-0d6z_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia Development Monitoring (IDM) melakukan survei untuk tujuan mengukur dukungan masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat, terhadap tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada serentak 2024.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif IDM Heru Supriyatno menyatakan, survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai preferensi dan persepsi publik menjelang Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.&amp;nbsp; &amp;quot;Dari segi preferensi calon, 40,2% responden secara spontan menyatakan akan memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe,&amp;quot; kata Heru, Minggu (13/10/2024).&#13;
&#13;
Kemudian, lanjut Heru, diikuti oleh 27,4% yang memilih pasangan Heri Koswara-Sholihin, dan 3,2% yang memilih pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni, sementara itu, senanyak 29,2% responden tidak memberikan pilihan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait iklan kampanye, sambung Heru, sebanyak 70,3% responden mengaku lebih banyak melihat iklan pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe, sementara 42,3% mengaku melihat iklan pasangan Heri Koswara-Sholihin, dan 7,8% melihat iklan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian besar responden (38,7%) melaporkan melihat iklan di jalan, 24,2% di media sosial, sementara 37,1% mengaku tidak melihat iklan sama sekali. Ketika ditanya tentang kesan mereka terhadap iklan-iklan tersebut, 70,1% responden merasakan kinerja positif Tri Adhianto dan banyak mendengar nama beliau sebagai Walikota Bekasi,&amp;quot; kata Heru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara itu, sebanyak 16,1% merasakan sepak terjang Heri Koswara, dan 1,2% mengetahui tentang Uu Saeful sebagai Kadis Pendidikan,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Ketika diminta untuk menilai pasangan calon yang dianggap mampu menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bekasi, hasilnya sebanyak 64,9% responden memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasangan Heri Koswara-Sholihin hanya mendapatkan penilaian dari 29,2% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapat 7,2% penilaian.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, IDM juga melakukan simulasi pemungutan suara tertutup menggunakan kartu suara. Perihal ini, responden diminta untuk memilih pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota untuk periode 2024-2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe unggul dengan tingkat keterpilihan mencapai 54,1%. Pasangan Heri Koswara-Sholihin dipilih oleh 32,1% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapatkan 3,7%. sementara sebanyak 10,1% responden memilih untuk tidak memberikan suara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tingginya elektabilitas pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe ternyata berkorelasi positif dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Tri Adhianto selama menjabat sebagai Wakil Walikota dan Walikota Bekasi dalam lima tahun terakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat responden ditanya tentang kepuasan mereka terhadap layanan pemerintah Kota Bekasi, 77,8% menyatakan puas, 15,4% tidak puas, dan 6,8% tidak memberikan jawaban. Jakarta, 12 Oktober 2024,&amp;quot; ujar Heru.&#13;
&#13;
Heru menjelaskan, metodologi survei data dalam survei ini dikumpulkan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) dengan menggunakan aplikasi survei yang dirancang khusus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dikatakan, sebanyak 1.700 responden dipilih secara acak menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling), memberikan margin of error atau toleransi kesalahan sekitar &amp;plusmn; 2,38 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Survei ini dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 10 Oktober 2024. Secara umum hasil survei menunjukkan persepsi masyarakat Kota Bekasi terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ditanya tentang pemikiran mereka menjelang Pilkada, sebanyak 57,8% responden menyatakan bahwa mereka menyadari adanya tiga pasangan calon yang akan berkompetisi. Kemudian sebanyaj, 78,3% dari mereka berkomitmen untuk memberikan suara di tempat pemungutan suara (TPS),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia Development Monitoring (IDM) melakukan survei untuk tujuan mengukur dukungan masyarakat Kota Bekasi, Jawa Barat, terhadap tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota di Pilkada serentak 2024.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif IDM Heru Supriyatno menyatakan, survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai preferensi dan persepsi publik menjelang Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.&amp;nbsp; &amp;quot;Dari segi preferensi calon, 40,2% responden secara spontan menyatakan akan memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe,&amp;quot; kata Heru, Minggu (13/10/2024).&#13;
&#13;
Kemudian, lanjut Heru, diikuti oleh 27,4% yang memilih pasangan Heri Koswara-Sholihin, dan 3,2% yang memilih pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni, sementara itu, senanyak 29,2% responden tidak memberikan pilihan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait iklan kampanye, sambung Heru, sebanyak 70,3% responden mengaku lebih banyak melihat iklan pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe, sementara 42,3% mengaku melihat iklan pasangan Heri Koswara-Sholihin, dan 7,8% melihat iklan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagian besar responden (38,7%) melaporkan melihat iklan di jalan, 24,2% di media sosial, sementara 37,1% mengaku tidak melihat iklan sama sekali. Ketika ditanya tentang kesan mereka terhadap iklan-iklan tersebut, 70,1% responden merasakan kinerja positif Tri Adhianto dan banyak mendengar nama beliau sebagai Walikota Bekasi,&amp;quot; kata Heru.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara itu, sebanyak 16,1% merasakan sepak terjang Heri Koswara, dan 1,2% mengetahui tentang Uu Saeful sebagai Kadis Pendidikan,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Ketika diminta untuk menilai pasangan calon yang dianggap mampu menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bekasi, hasilnya sebanyak 64,9% responden memilih pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasangan Heri Koswara-Sholihin hanya mendapatkan penilaian dari 29,2% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapat 7,2% penilaian.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, IDM juga melakukan simulasi pemungutan suara tertutup menggunakan kartu suara. Perihal ini, responden diminta untuk memilih pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota untuk periode 2024-2029.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe unggul dengan tingkat keterpilihan mencapai 54,1%. Pasangan Heri Koswara-Sholihin dipilih oleh 32,1% responden, sedangkan pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni hanya mendapatkan 3,7%. sementara sebanyak 10,1% responden memilih untuk tidak memberikan suara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tingginya elektabilitas pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe ternyata berkorelasi positif dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Tri Adhianto selama menjabat sebagai Wakil Walikota dan Walikota Bekasi dalam lima tahun terakhir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat responden ditanya tentang kepuasan mereka terhadap layanan pemerintah Kota Bekasi, 77,8% menyatakan puas, 15,4% tidak puas, dan 6,8% tidak memberikan jawaban. Jakarta, 12 Oktober 2024,&amp;quot; ujar Heru.&#13;
&#13;
Heru menjelaskan, metodologi survei data dalam survei ini dikumpulkan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) dengan menggunakan aplikasi survei yang dirancang khusus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dikatakan, sebanyak 1.700 responden dipilih secara acak menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling), memberikan margin of error atau toleransi kesalahan sekitar &amp;plusmn; 2,38 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Survei ini dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 10 Oktober 2024. Secara umum hasil survei menunjukkan persepsi masyarakat Kota Bekasi terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ditanya tentang pemikiran mereka menjelang Pilkada, sebanyak 57,8% responden menyatakan bahwa mereka menyadari adanya tiga pasangan calon yang akan berkompetisi. Kemudian sebanyaj, 78,3% dari mereka berkomitmen untuk memberikan suara di tempat pemungutan suara (TPS),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
