<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Nasdem: Kita Tahu Diri</title><description>Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa menegaskan, partainya tetap mengambil sikap mendukung pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/14/337/3074369/tak-masuk-kabinet-prabowo-gibran-nasdem-kita-tahu-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/14/337/3074369/tak-masuk-kabinet-prabowo-gibran-nasdem-kita-tahu-diri"/><item><title>Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Nasdem: Kita Tahu Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/14/337/3074369/tak-masuk-kabinet-prabowo-gibran-nasdem-kita-tahu-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/14/337/3074369/tak-masuk-kabinet-prabowo-gibran-nasdem-kita-tahu-diri</guid><pubDate>Senin 14 Oktober 2024 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/14/337/3074369/nasdem-KWfc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa (Foto: Felldy Utama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/14/337/3074369/nasdem-KWfc_large.jpg</image><title>Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa (Foto: Felldy Utama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa menegaskan, partainya tetap mengambil sikap mendukung pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Namun, partainya tidak ingin menyodorkan nama di dalam kabinet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Nasdem gabung dalam pemerintahan. Itu firm, bahwa kita gabung dalam pemerintahan,&amp;quot; kata Saan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024).&#13;
&#13;
Hanya saja, kata dia, terkait dengan kabinet, Nasdem ingin mengedepankan nilai-nilai etika &amp;nbsp;dan kepantasan. Partainya ingin memberikan kesempatan bagi partai-partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 untuk mengisi komposisi di kabinet.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita memberikan kesempatan terlebih dahululah ya kepada seluruh partai pendukung untuk mengisi pos-pos yang ada di kabinet. Jadi, sekali lagi, ini lebih kepada soal etika dan kepantasan aja, karena memang Nasdem bukan partai pendukung,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehingga, kalau misalnya Nasdem ribut apa, soal kabinet, rasanya kurang pas lah, minta ini minta itu. Jadi kita lebih kepada dalam posisi tahu diri lah. Kita lebih dalam posisi tahu diri,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan bahwa tak ingin gabungnya ke dalam kabinet ini bukan berarti Nasdem tidak memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi, Nasdem firm gabung dalam koalisi pemerintah dan memberikan dukungan apapun yang menjadi kebijakan program dan keputusan Pak Prabowo,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Nasdem, Saan Mustopa menegaskan, partainya tetap mengambil sikap mendukung pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Namun, partainya tidak ingin menyodorkan nama di dalam kabinet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi Nasdem gabung dalam pemerintahan. Itu firm, bahwa kita gabung dalam pemerintahan,&amp;quot; kata Saan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024).&#13;
&#13;
Hanya saja, kata dia, terkait dengan kabinet, Nasdem ingin mengedepankan nilai-nilai etika &amp;nbsp;dan kepantasan. Partainya ingin memberikan kesempatan bagi partai-partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 untuk mengisi komposisi di kabinet.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kita memberikan kesempatan terlebih dahululah ya kepada seluruh partai pendukung untuk mengisi pos-pos yang ada di kabinet. Jadi, sekali lagi, ini lebih kepada soal etika dan kepantasan aja, karena memang Nasdem bukan partai pendukung,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehingga, kalau misalnya Nasdem ribut apa, soal kabinet, rasanya kurang pas lah, minta ini minta itu. Jadi kita lebih kepada dalam posisi tahu diri lah. Kita lebih dalam posisi tahu diri,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan bahwa tak ingin gabungnya ke dalam kabinet ini bukan berarti Nasdem tidak memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi, Nasdem firm gabung dalam koalisi pemerintah dan memberikan dukungan apapun yang menjadi kebijakan program dan keputusan Pak Prabowo,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
