<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berenang di Pantai Kilua, 2 Bocah Tewas Tenggelam</title><description>Dua bocah ditemukan tewas akibat tenggelam saat berenang di Dermaga Apung, Pantai Kiluan, Klumbayan, Tanggamus, Senin 14 Oktober 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/15/340/3075066/berenang-di-pantai-kilua-2-bocah-tewas-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/15/340/3075066/berenang-di-pantai-kilua-2-bocah-tewas-tenggelam"/><item><title>Berenang di Pantai Kilua, 2 Bocah Tewas Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/15/340/3075066/berenang-di-pantai-kilua-2-bocah-tewas-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/15/340/3075066/berenang-di-pantai-kilua-2-bocah-tewas-tenggelam</guid><pubDate>Selasa 15 Oktober 2024 22:39 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/15/340/3075066/mayat-ERkj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah tewas tenggelam (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/15/340/3075066/mayat-ERkj_large.jpg</image><title>Bocah tewas tenggelam (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
TANGGAMUS - Dua bocah ditemukan tewas akibat tenggelam saat berenang di Dermaga Apung, Pantai Kiluan, Klumbayan, Tanggamus, Senin 14 Oktober 2024.&#13;
&#13;
Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain mengatakan, dua korban tersebut berinisial PA (6) dan D (7) merupakan warga Kiluan Negeri.&#13;
&#13;
Zulkarnain menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kedua korban sedang berenang di Dermaga Apung Pantai Kiluan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat itu, kondisi air laut sedang surut, namun sekitar pukul 17.00 WIB air laut mulai pasang. Situasi ini menyebabkan kedua korban terseret arus dan tenggelam,&amp;quot; ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kejadian tersebut, keluarga korban dan warga setempat langsung melakukan pencarian hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB kedua korban akhirnya ditemukan di sekitar Dermaga Apung dalam kondisi sudah tidak bernyawa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Zulkarnain melanjutkan, pihak keluarga menolak korban tenggelam untuk diautopsi, sehingga kedua korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jasad kedua korban langsung diserahkan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Zulkarnain pun mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya, terutama saat berada di area yang berpotensi membahayakan seperti pantai atau laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi air laut. Kami turut berduka cita, semoga keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
TANGGAMUS - Dua bocah ditemukan tewas akibat tenggelam saat berenang di Dermaga Apung, Pantai Kiluan, Klumbayan, Tanggamus, Senin 14 Oktober 2024.&#13;
&#13;
Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Zulkarnain mengatakan, dua korban tersebut berinisial PA (6) dan D (7) merupakan warga Kiluan Negeri.&#13;
&#13;
Zulkarnain menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kedua korban sedang berenang di Dermaga Apung Pantai Kiluan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat itu, kondisi air laut sedang surut, namun sekitar pukul 17.00 WIB air laut mulai pasang. Situasi ini menyebabkan kedua korban terseret arus dan tenggelam,&amp;quot; ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Setelah kejadian tersebut, keluarga korban dan warga setempat langsung melakukan pencarian hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB kedua korban akhirnya ditemukan di sekitar Dermaga Apung dalam kondisi sudah tidak bernyawa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Zulkarnain melanjutkan, pihak keluarga menolak korban tenggelam untuk diautopsi, sehingga kedua korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jasad kedua korban langsung diserahkan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Zulkarnain pun mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya, terutama saat berada di area yang berpotensi membahayakan seperti pantai atau laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi air laut. Kami turut berduka cita, semoga keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
