<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menilik Perbandingan Kabinet Prabowo 49 Menteri Versus Kabinet 132 Menteri Soekarno</title><description>Jumlah menteri terbanyak sepanjang sejarah bangsa ini, masih dipegang kabinet Dwikora II Soekarno.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/17/337/3075678/menilik-perbandingan-kabinet-prabowo-49-menteri-versus-kabinet-132-menteri-soekarno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/17/337/3075678/menilik-perbandingan-kabinet-prabowo-49-menteri-versus-kabinet-132-menteri-soekarno"/><item><title>Menilik Perbandingan Kabinet Prabowo 49 Menteri Versus Kabinet 132 Menteri Soekarno</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/17/337/3075678/menilik-perbandingan-kabinet-prabowo-49-menteri-versus-kabinet-132-menteri-soekarno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/17/337/3075678/menilik-perbandingan-kabinet-prabowo-49-menteri-versus-kabinet-132-menteri-soekarno</guid><pubDate>Kamis 17 Oktober 2024 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/17/337/3075678/kabinet_prabowo-CKFH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Calon Menteri Prabowo/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/17/337/3075678/kabinet_prabowo-CKFH_large.jpg</image><title>Calon Menteri Prabowo/ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 61 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dengan disahkan UU itu, jumlah kementerian Prabowo -Gibran, maka tidak terbatas berjumlah 34 kementerian.&#13;
&#13;
Prabowo Subianto pun telah memanggil&amp;nbsp; 49 calon menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka yang hadir merupakan ketua umum partai hingga tokoh nasional.&#13;
&#13;
Seluruh calon menteri telah melaksanakan pembekalan untuk&amp;nbsp;kabinetnya mendatang. Pembekalan ini dilakukan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10). Selanjutnya para calon menteri akan dilakukan pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.&#13;
&#13;
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan pelantikan Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Badan akan dilantik oleh Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya keesokan harinya tanggal 21 (Oktober) rencananya seperti itu,&amp;quot; kata Sugiono saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dikatakan Sugiono,&amp;nbsp;Prabowo akan melantik menteri pagi hari. Sementara wakil menteri dan kepala badan, akan dilantik pada sore harinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya pagi itu menteri, kemudian sore atau siang itu wakil menteri dan kepala badan,&amp;quot; terang Sugiono.&#13;
&#13;
Di sisi lain, jumlah menteri terbanyak sepanjang sejarah bangsa ini, masih dipegang kabinet Dwikora II Soekarno. Saat itu, Kabinet Dwikora II, memiliki pejabat menteri dan setingkat menteri hingga 132 orang.&#13;
&#13;
Dwikora II adalah kabinet yang dibentuk pada 24 Februari-28 Maret 1966. Kabinet ini merupakan kabinet keenam pada era Demokrasi Terpimpin. Saat itu, Soekarno membubarkan parlemen pada 5 Juli 1959 melalui Dekrit Presiden.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan dekrit tersebut, Soekarno mengembalikan peran Presiden secara penuh, seperti di era republik pertama tahun 1945-1949.&#13;
&#13;
Kabinet pertama di era Demokrasi Terpimpin adalah: Kabinet Kerja I (10 Juli 1959-18 Februari 1960) dengan 33 menteri. Kabinet Kerja II (18 Februari 1960-6 Maret 1962) 40 menteri, Kabinet Kerja III (6 Maret 1962-13 November 1963) 60 orang menteri, Kabinet Kerja IV 66 orang, Dwikora I sebanyak 110 orang, dan Dwikora II sebanyak 132 orang.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Dwikora III, Ampera I, serta Ampera II, masing-masing 79, 31, dan 24 orang menteri dan setingkatnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 61 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Dengan disahkan UU itu, jumlah kementerian Prabowo -Gibran, maka tidak terbatas berjumlah 34 kementerian.&#13;
&#13;
Prabowo Subianto pun telah memanggil&amp;nbsp; 49 calon menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka yang hadir merupakan ketua umum partai hingga tokoh nasional.&#13;
&#13;
Seluruh calon menteri telah melaksanakan pembekalan untuk&amp;nbsp;kabinetnya mendatang. Pembekalan ini dilakukan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10). Selanjutnya para calon menteri akan dilakukan pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.&#13;
&#13;
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono mengungkapkan pelantikan Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Badan akan dilantik oleh Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya keesokan harinya tanggal 21 (Oktober) rencananya seperti itu,&amp;quot; kata Sugiono saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dikatakan Sugiono,&amp;nbsp;Prabowo akan melantik menteri pagi hari. Sementara wakil menteri dan kepala badan, akan dilantik pada sore harinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya pagi itu menteri, kemudian sore atau siang itu wakil menteri dan kepala badan,&amp;quot; terang Sugiono.&#13;
&#13;
Di sisi lain, jumlah menteri terbanyak sepanjang sejarah bangsa ini, masih dipegang kabinet Dwikora II Soekarno. Saat itu, Kabinet Dwikora II, memiliki pejabat menteri dan setingkat menteri hingga 132 orang.&#13;
&#13;
Dwikora II adalah kabinet yang dibentuk pada 24 Februari-28 Maret 1966. Kabinet ini merupakan kabinet keenam pada era Demokrasi Terpimpin. Saat itu, Soekarno membubarkan parlemen pada 5 Juli 1959 melalui Dekrit Presiden.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan dekrit tersebut, Soekarno mengembalikan peran Presiden secara penuh, seperti di era republik pertama tahun 1945-1949.&#13;
&#13;
Kabinet pertama di era Demokrasi Terpimpin adalah: Kabinet Kerja I (10 Juli 1959-18 Februari 1960) dengan 33 menteri. Kabinet Kerja II (18 Februari 1960-6 Maret 1962) 40 menteri, Kabinet Kerja III (6 Maret 1962-13 November 1963) 60 orang menteri, Kabinet Kerja IV 66 orang, Dwikora I sebanyak 110 orang, dan Dwikora II sebanyak 132 orang.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Dwikora III, Ampera I, serta Ampera II, masing-masing 79, 31, dan 24 orang menteri dan setingkatnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
