<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! 4 Perempuan Cantik Jual Diri Lewat Aplikasi</title><description>4 di antaranya perempuan cantik diduga sebagai pekerja seks komersil (PSK) yang jual diri lewat aplikasi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/17/519/3075855/miris-4-perempuan-cantik-jual-diri-lewat-aplikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/17/519/3075855/miris-4-perempuan-cantik-jual-diri-lewat-aplikasi"/><item><title>Miris! 4 Perempuan Cantik Jual Diri Lewat Aplikasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/17/519/3075855/miris-4-perempuan-cantik-jual-diri-lewat-aplikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/17/519/3075855/miris-4-perempuan-cantik-jual-diri-lewat-aplikasi</guid><pubDate>Kamis 17 Oktober 2024 20:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dedi Mahdi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/17/519/3075855/4_perempuan_cantik_jual_diri_lewat_aplikasi-GwqY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">4 perempuan cantik jual diri lewat aplikasi (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/17/519/3075855/4_perempuan_cantik_jual_diri_lewat_aplikasi-GwqY_large.jpg</image><title>4 perempuan cantik jual diri lewat aplikasi (Foto : Istimewa)</title></images><description>BOJONEGORO &amp;ndash; Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro, melakukan razia di home stay elit, yang ada di Jalan Veteran Kota Bojonegoro.&#13;
&#13;
Dalam Razia yang dilakukan pada Rabu 16 Oktober 2024, tersebut, petugas berhasil mengamankan 28 orang. Dari jumlah tersebut 21 sepasang muda mudi bukan suami istri, serta 4 di antaranya perempuan cantik diduga sebagai pekerja seks komersil (PSK) yang jual diri lewat aplikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada 4 orang yang menjajakan dirinya melalui aplikasi Michat kita amankan,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Sudarmojo, Kamis (17/10/2024).&#13;
&#13;
Setelah diamankan, puluhan orang tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk dilakukan proses lebih lanjut. Ia menambahkan, jika pihaknya sementara hanya bisa melakukan pembinaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya kami mau jerat dengan pasal 411 KUHP, tapi pasal itu baru disahkan tahun 2023, dan berlaku 2026, bisa dikenai hukuman percobaan 3 tahun, tapi saat ini belum bisa digunakan,&amp;rdquo; papar Kasat Reskrim.&#13;
&#13;
Sementara, untuk 4 perempuan yang menjajakan diri lewat aplikasi, pihaknya masih melakukan pendalaman, jika ada yang mengkoordinir atau &amp;ldquo;menjual&amp;rdquo; maka orang itu bisa kenakan pidana tentang human trafficking atau perdagangan orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk yang michat selama ini mereka jalan sendiri-sendiri atau pribadi, tidak ada yang mengkoordinir atau biasa disebut &amp;ldquo;maminya&amp;rdquo;, tapi masih kita dalami,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BOJONEGORO &amp;ndash; Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro, melakukan razia di home stay elit, yang ada di Jalan Veteran Kota Bojonegoro.&#13;
&#13;
Dalam Razia yang dilakukan pada Rabu 16 Oktober 2024, tersebut, petugas berhasil mengamankan 28 orang. Dari jumlah tersebut 21 sepasang muda mudi bukan suami istri, serta 4 di antaranya perempuan cantik diduga sebagai pekerja seks komersil (PSK) yang jual diri lewat aplikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada 4 orang yang menjajakan dirinya melalui aplikasi Michat kita amankan,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Sudarmojo, Kamis (17/10/2024).&#13;
&#13;
Setelah diamankan, puluhan orang tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Bojonegoro untuk dilakukan proses lebih lanjut. Ia menambahkan, jika pihaknya sementara hanya bisa melakukan pembinaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Awalnya kami mau jerat dengan pasal 411 KUHP, tapi pasal itu baru disahkan tahun 2023, dan berlaku 2026, bisa dikenai hukuman percobaan 3 tahun, tapi saat ini belum bisa digunakan,&amp;rdquo; papar Kasat Reskrim.&#13;
&#13;
Sementara, untuk 4 perempuan yang menjajakan diri lewat aplikasi, pihaknya masih melakukan pendalaman, jika ada yang mengkoordinir atau &amp;ldquo;menjual&amp;rdquo; maka orang itu bisa kenakan pidana tentang human trafficking atau perdagangan orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk yang michat selama ini mereka jalan sendiri-sendiri atau pribadi, tidak ada yang mengkoordinir atau biasa disebut &amp;ldquo;maminya&amp;rdquo;, tapi masih kita dalami,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
