<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMPN 8 Tangsel Lockdown, Begini Kondisi Siswa Terpapar Cacar dan Gondongan</title><description>Kepala SMPN 8, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Muslih, menjelaskan kondisi para siswa yang terpapar cacar air dan gondongan hingga menyebabkan sekolah lockdown.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/24/338/3078202/smpn-8-tangsel-lockdown-begini-kondisi-siswa-terpapar-cacar-dan-gondongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/24/338/3078202/smpn-8-tangsel-lockdown-begini-kondisi-siswa-terpapar-cacar-dan-gondongan"/><item><title>SMPN 8 Tangsel Lockdown, Begini Kondisi Siswa Terpapar Cacar dan Gondongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/24/338/3078202/smpn-8-tangsel-lockdown-begini-kondisi-siswa-terpapar-cacar-dan-gondongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/24/338/3078202/smpn-8-tangsel-lockdown-begini-kondisi-siswa-terpapar-cacar-dan-gondongan</guid><pubDate>Kamis 24 Oktober 2024 00:56 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/23/338/3078202/penyakit-caSb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SMPN 8 Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/23/338/3078202/penyakit-caSb_large.jpg</image><title>SMPN 8 Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGSEL - Kepala SMPN 8, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Muslih, menjelaskan kondisi para siswa yang terpapar cacar air dan gondongan hingga menyebabkan sekolah lockdown.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, jumlah penderita terus menurun. Hingga Rabu (23/10/24) tercatat masih ada 17 siswa yang terpapar dan menjalani perawatan di rumah masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang betul-betul dalam kondisi dikatakan sakit itu tinggal 17 (siswa),&amp;quot; tutur Muslih.&#13;
&#13;
Ditambahkannya, selain 17 itu terdapat pula 8 siswa yang kini masih menjalani fase penyembuhan. Dari keseluruhan siswa yang sejak awal terpapar, kata dia, semua hanya menjalani perawatan di rumah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah semua di rumah, tidak ada yang sampai dirawat di rumah sakit,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
SMPN 8 sendiri masih memberlakukan lockdown hingga tanggal 31 Oktober 2024. Langkah itu dilakukan setelah 102 siswa tak masuk sekolah karena menderita demam disertai flu pada 11 Oktober 2024 lalu.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, sekolah nampak sepi. Hanya terdapat beberapa petugas kebersihan dan beberapa guru di dalam ruangan. Pintu-pintu kelas tertutup rapat, termasuk akses menuju ke lantai atas yang dikunci.&#13;
&#13;
Kondisi lockdown itu telah diberlakukan sejak 17 Oktober 2024. Keputusan tersebut diambil setelah pihak sekolah berkordinasi intens dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak sekolah telah melakukan beberapa upaya yang disarankan Dinas Kesehatan. Di antaranya, menyemprot seluruh ruang kelas dan ruangan lain dengan disinfektan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL - Kepala SMPN 8, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Muslih, menjelaskan kondisi para siswa yang terpapar cacar air dan gondongan hingga menyebabkan sekolah lockdown.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, jumlah penderita terus menurun. Hingga Rabu (23/10/24) tercatat masih ada 17 siswa yang terpapar dan menjalani perawatan di rumah masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang betul-betul dalam kondisi dikatakan sakit itu tinggal 17 (siswa),&amp;quot; tutur Muslih.&#13;
&#13;
Ditambahkannya, selain 17 itu terdapat pula 8 siswa yang kini masih menjalani fase penyembuhan. Dari keseluruhan siswa yang sejak awal terpapar, kata dia, semua hanya menjalani perawatan di rumah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah semua di rumah, tidak ada yang sampai dirawat di rumah sakit,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
SMPN 8 sendiri masih memberlakukan lockdown hingga tanggal 31 Oktober 2024. Langkah itu dilakukan setelah 102 siswa tak masuk sekolah karena menderita demam disertai flu pada 11 Oktober 2024 lalu.&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, sekolah nampak sepi. Hanya terdapat beberapa petugas kebersihan dan beberapa guru di dalam ruangan. Pintu-pintu kelas tertutup rapat, termasuk akses menuju ke lantai atas yang dikunci.&#13;
&#13;
Kondisi lockdown itu telah diberlakukan sejak 17 Oktober 2024. Keputusan tersebut diambil setelah pihak sekolah berkordinasi intens dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak sekolah telah melakukan beberapa upaya yang disarankan Dinas Kesehatan. Di antaranya, menyemprot seluruh ruang kelas dan ruangan lain dengan disinfektan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
