<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libatkan Lebih dari 100 Jet Tempur, Ini Kronologi Serangan Israel ke Iran</title><description>Serangan Israel ini melibatkan jet tempur generasi kelima F-35 buatan Amerika Serikat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/26/18/3078992/libatkan-lebih-dari-100-jet-tempur-ini-kronologi-serangan-israel-ke-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/26/18/3078992/libatkan-lebih-dari-100-jet-tempur-ini-kronologi-serangan-israel-ke-iran"/><item><title>Libatkan Lebih dari 100 Jet Tempur, Ini Kronologi Serangan Israel ke Iran</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/26/18/3078992/libatkan-lebih-dari-100-jet-tempur-ini-kronologi-serangan-israel-ke-iran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/26/18/3078992/libatkan-lebih-dari-100-jet-tempur-ini-kronologi-serangan-israel-ke-iran</guid><pubDate>Sabtu 26 Oktober 2024 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/26/18/3078992/jet_tempur_f_35_israel-QsXm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jet tempur F-35 Israel. (Foto: Angkatan Udara Israel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/26/18/3078992/jet_tempur_f_35_israel-QsXm_large.jpg</image><title>Jet tempur F-35 Israel. (Foto: Angkatan Udara Israel)</title></images><description>YERUSALEM - Lebih dari 100 jet tempur Israel terlibat dalam serangan terhadap Iran pada Sabtu, (26/10/2024), termasuk jet tempur generasi kelima F-35, demikian dilaporkan media Israel. Juru bicara pasukan pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan ini menargetkan fasilitas-fasilitas militer penting Iran.&#13;
&#13;
Serangan Israel diawali dengan menargetkan radar di Suriah yang ditujukan untuk &amp;ldquo;membutakan&amp;rdquo; kemampuan deteksi Iran. IDF kemudian melancarkan serangan yang menargetkan Teheran dan Karaj, dan lokasi strategis lainnya.&#13;
&#13;
Ledakan terdengar di kedua kota tersebut pada Sabtu dini hari, sementara laporan ledakan lain di Kota Shiraz, yang diduga merupakan gelombang kedua serangan Israel sejauh ini belum dikonfirmasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IDF menegaskan operasi tersebut hanya berfokus pada sasaran militer, menghindari fasilitas nuklir dan minyak untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.&#13;
&#13;
Serangan skala besar ini melibatkan lebih dari 100 pesawat, termasuk pesawat tempur siluman F-35 &amp;ldquo;Adir&amp;rdquo;, yang menempuh jarak sekira 2.000 kilometer. Menggunakan amunisi berat, serangan jarak jauh seperti ini memerlukan kemampuan pengisian bahan bakar yang signifikan.&#13;
&#13;
Israel sekarang memantau dengan siaga tinggi potensi tanggapan dari Iran, Irak, Yaman, Suriah, dan Lebanon, mempersiapkan serangkaian kemungkinan tindakan pembalasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;IDF sepenuhnya siap untuk melakukan manuver ofensif dan defensif, memantau Iran dan proksinya dengan cermat,&amp;rdquo; kata Juru Bicara IDF R.-Adm. Daniel Hagari sebagaimana dilansir The Jerusalem Post.&#13;
&#13;
Sejauh ini Iran belum mengungkap informasi mengenai dampak kerusakan dan korban akibat serangan Israel tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengutip sumber keamanan yang mengatakan bahwa beberapa suara yang terdengar di ibu kota disebabkan oleh &amp;ldquo;aktivitas pertahanan di Teheran, dan pertahanan udara berhasil (mencegat serangan Israel) dalam insiden ini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam postingan Telegram terpisah, kantor berita tersebut mengatakan tidak ada laporan insiden yang memerlukan bantuan.&#13;
&#13;
Situasi di Ibu kota Teheran juga dilaporkan berjalan dengan normal, begitu juga dengan aktivitas di bandara internasional Iran.&#13;
&#13;
Baik Iran maupun Israel telah mengumumkan penutupan wilayah udaranya menyusul insiden ini, dan belum jelas berapa lama penutupan ini akan berlangsung.&#13;
</description><content:encoded>YERUSALEM - Lebih dari 100 jet tempur Israel terlibat dalam serangan terhadap Iran pada Sabtu, (26/10/2024), termasuk jet tempur generasi kelima F-35, demikian dilaporkan media Israel. Juru bicara pasukan pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan ini menargetkan fasilitas-fasilitas militer penting Iran.&#13;
&#13;
Serangan Israel diawali dengan menargetkan radar di Suriah yang ditujukan untuk &amp;ldquo;membutakan&amp;rdquo; kemampuan deteksi Iran. IDF kemudian melancarkan serangan yang menargetkan Teheran dan Karaj, dan lokasi strategis lainnya.&#13;
&#13;
Ledakan terdengar di kedua kota tersebut pada Sabtu dini hari, sementara laporan ledakan lain di Kota Shiraz, yang diduga merupakan gelombang kedua serangan Israel sejauh ini belum dikonfirmasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IDF menegaskan operasi tersebut hanya berfokus pada sasaran militer, menghindari fasilitas nuklir dan minyak untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.&#13;
&#13;
Serangan skala besar ini melibatkan lebih dari 100 pesawat, termasuk pesawat tempur siluman F-35 &amp;ldquo;Adir&amp;rdquo;, yang menempuh jarak sekira 2.000 kilometer. Menggunakan amunisi berat, serangan jarak jauh seperti ini memerlukan kemampuan pengisian bahan bakar yang signifikan.&#13;
&#13;
Israel sekarang memantau dengan siaga tinggi potensi tanggapan dari Iran, Irak, Yaman, Suriah, dan Lebanon, mempersiapkan serangkaian kemungkinan tindakan pembalasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;IDF sepenuhnya siap untuk melakukan manuver ofensif dan defensif, memantau Iran dan proksinya dengan cermat,&amp;rdquo; kata Juru Bicara IDF R.-Adm. Daniel Hagari sebagaimana dilansir The Jerusalem Post.&#13;
&#13;
Sejauh ini Iran belum mengungkap informasi mengenai dampak kerusakan dan korban akibat serangan Israel tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengutip sumber keamanan yang mengatakan bahwa beberapa suara yang terdengar di ibu kota disebabkan oleh &amp;ldquo;aktivitas pertahanan di Teheran, dan pertahanan udara berhasil (mencegat serangan Israel) dalam insiden ini.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Dalam postingan Telegram terpisah, kantor berita tersebut mengatakan tidak ada laporan insiden yang memerlukan bantuan.&#13;
&#13;
Situasi di Ibu kota Teheran juga dilaporkan berjalan dengan normal, begitu juga dengan aktivitas di bandara internasional Iran.&#13;
&#13;
Baik Iran maupun Israel telah mengumumkan penutupan wilayah udaranya menyusul insiden ini, dan belum jelas berapa lama penutupan ini akan berlangsung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
