<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Indikator: Mengendalikan Harga Kebutuhan Pokok Jadi Tantangan Pemerintahan Prabowo</title><description>Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei bahwa tantangan mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok menjadi tantangan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/27/337/3079366/survei-indikator-mengendalikan-harga-kebutuhan-pokok-jadi-tantangan-pemerintahan-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/27/337/3079366/survei-indikator-mengendalikan-harga-kebutuhan-pokok-jadi-tantangan-pemerintahan-prabowo"/><item><title>Survei Indikator: Mengendalikan Harga Kebutuhan Pokok Jadi Tantangan Pemerintahan Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/27/337/3079366/survei-indikator-mengendalikan-harga-kebutuhan-pokok-jadi-tantangan-pemerintahan-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/27/337/3079366/survei-indikator-mengendalikan-harga-kebutuhan-pokok-jadi-tantangan-pemerintahan-prabowo</guid><pubDate>Minggu 27 Oktober 2024 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/27/337/3079366/survei_indikator-BmU4_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Survei Indikator</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/27/337/3079366/survei_indikator-BmU4_large.JPG</image><title>Survei Indikator</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei bahwa tantangan mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok menjadi tantangan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto lima tahun mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari survei, responden ingin agar Presiden Prabowo bisa mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok sebesar 30,4% dan menyediakan lapangan pekerjaan 18,9%, merupakan masalah mendesak yang harus diselesaikan oleh pemimpin nasional lima tahun ke depan.&#13;
&#13;
Angka ini berdasarkan survei Indikator Politik kepada 1.200 orang di Seluruh Indonesia pada 10-15 Oktober 2024 atau lima hari sebelum Prabowo dan Gibran dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Survei nasional ini dilakukan terhadap 38 provinsi yang ada di Indonesia ini dilakukan dengan multistage random sampling dan memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini isu yang muncul terus menerus. Saya perhatikan frekuensi atau proporsi mereka yang menginginkan pemerintah dapat mengendalikan kebutuhan pokok itu membesar, terutama beberapa waktu terakhir,&amp;rdquo; ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei secara virtual, Minggu (27/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Burhanuddin pun mengatakan bahwa keinginan responden agar pemerintah segera mengendalikan harga-harga pokok karena disebabkan oleh deflasi. Meskipun, sampai saat ini masih perlu dikaji apakah menurunnya daya beli masyarakat dikarenakan deflasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika betul (karena deflasi), apakah pemerintah harus mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok itu akibat kenaikan barang atau karena penurunan daya beli, ini ekonom harus menjawabnya,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, dari survei pemerintahan Prabowo ke depan juga diharapkan bisa mengurangi kemiskinan 10,3%, pemberantasan korupsi 7,6%, memajukan sektor pertanian 7,5% dan pembangunan/perbaikan infrastruktur 6,6%. Persoalan lain lebih rendah menjadi perhatian warga.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei bahwa tantangan mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok menjadi tantangan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto lima tahun mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari survei, responden ingin agar Presiden Prabowo bisa mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok sebesar 30,4% dan menyediakan lapangan pekerjaan 18,9%, merupakan masalah mendesak yang harus diselesaikan oleh pemimpin nasional lima tahun ke depan.&#13;
&#13;
Angka ini berdasarkan survei Indikator Politik kepada 1.200 orang di Seluruh Indonesia pada 10-15 Oktober 2024 atau lima hari sebelum Prabowo dan Gibran dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Survei nasional ini dilakukan terhadap 38 provinsi yang ada di Indonesia ini dilakukan dengan multistage random sampling dan memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini isu yang muncul terus menerus. Saya perhatikan frekuensi atau proporsi mereka yang menginginkan pemerintah dapat mengendalikan kebutuhan pokok itu membesar, terutama beberapa waktu terakhir,&amp;rdquo; ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei secara virtual, Minggu (27/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Burhanuddin pun mengatakan bahwa keinginan responden agar pemerintah segera mengendalikan harga-harga pokok karena disebabkan oleh deflasi. Meskipun, sampai saat ini masih perlu dikaji apakah menurunnya daya beli masyarakat dikarenakan deflasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jika betul (karena deflasi), apakah pemerintah harus mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok itu akibat kenaikan barang atau karena penurunan daya beli, ini ekonom harus menjawabnya,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, dari survei pemerintahan Prabowo ke depan juga diharapkan bisa mengurangi kemiskinan 10,3%, pemberantasan korupsi 7,6%, memajukan sektor pertanian 7,5% dan pembangunan/perbaikan infrastruktur 6,6%. Persoalan lain lebih rendah menjadi perhatian warga.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
