<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biadab, Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli Belasan Santri&amp;nbsp;</title><description>Ditreskrimum Polda Jambi membekuk seorang pimpinan Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/29/340/3079934/biadab-pimpinan-ponpes-di-jambi-cabuli-belasan-santri-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/29/340/3079934/biadab-pimpinan-ponpes-di-jambi-cabuli-belasan-santri-nbsp"/><item><title>Biadab, Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli Belasan Santri&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/29/340/3079934/biadab-pimpinan-ponpes-di-jambi-cabuli-belasan-santri-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/29/340/3079934/biadab-pimpinan-ponpes-di-jambi-cabuli-belasan-santri-nbsp</guid><pubDate>Selasa 29 Oktober 2024 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/29/340/3079934/penjahat_kelamin_berkedok_pimpinan_ponpes_di_jambi-LG4g_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penjahat kelamin berkedok pimpinan ponpes di Jambi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/29/340/3079934/penjahat_kelamin_berkedok_pimpinan_ponpes_di_jambi-LG4g_large.JPG</image><title>Penjahat kelamin berkedok pimpinan ponpes di Jambi</title></images><description>JAMBI - Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jambi membekuk seorang pimpinan Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.&#13;
&#13;
Betapa tidak, pria tersebut merupakan pelaku pedofil. Tidak tanggung-tanggung aksinya sudah menelan 12 korban dari santrinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku merupakan Pimpinan Ponpes Sri Muslim Mardatillah bernama Aprizal Wahyudi (28),&amp;quot; ungkap Wadirreskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, Selasa (29/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, katanya, terdapat 12 orang korban, diantaranya 11 laki-laki dan 1 perempuan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku melancarkan aksi bejatnya di kediamannya, di pondok pesantren. Aksi ini terjadi selama kurang lebih dalam kurun waktu 2 tahun, sejak 2022 hingga 2024,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Modusnya sendiri, cerita Imam, pelaku memerintahkan para korban untuk datang ke kamarnya. Tanpa curiga, para korban masuk ke dalam kamarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Usai mengerjakan sesuatu sesuai yang diperintahkan, pelaku langsung melakukan aksi tidak senonohnya,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Para korban tidak melakukan perlawanan dikarenakan pelaku adalah Pimpinan Ponpes Sri Muslim Mardatillah sehingga korban menuruti saja kehendak pelaku,&amp;quot; tukas Imam.&#13;
&#13;
Guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka sudah tidak bisa lagi memimpin pondok pesantren miliknya lagi. Aprizal, tersangka ini harus ditahan di sel tahanan Polda Jambi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAMBI - Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jambi membekuk seorang pimpinan Pondok Pesantren Sri Muslim Mardatillah di Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.&#13;
&#13;
Betapa tidak, pria tersebut merupakan pelaku pedofil. Tidak tanggung-tanggung aksinya sudah menelan 12 korban dari santrinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku merupakan Pimpinan Ponpes Sri Muslim Mardatillah bernama Aprizal Wahyudi (28),&amp;quot; ungkap Wadirreskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, Selasa (29/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kasus ini, katanya, terdapat 12 orang korban, diantaranya 11 laki-laki dan 1 perempuan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku melancarkan aksi bejatnya di kediamannya, di pondok pesantren. Aksi ini terjadi selama kurang lebih dalam kurun waktu 2 tahun, sejak 2022 hingga 2024,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Modusnya sendiri, cerita Imam, pelaku memerintahkan para korban untuk datang ke kamarnya. Tanpa curiga, para korban masuk ke dalam kamarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Usai mengerjakan sesuatu sesuai yang diperintahkan, pelaku langsung melakukan aksi tidak senonohnya,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Para korban tidak melakukan perlawanan dikarenakan pelaku adalah Pimpinan Ponpes Sri Muslim Mardatillah sehingga korban menuruti saja kehendak pelaku,&amp;quot; tukas Imam.&#13;
&#13;
Guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka sudah tidak bisa lagi memimpin pondok pesantren miliknya lagi. Aprizal, tersangka ini harus ditahan di sel tahanan Polda Jambi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
