<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaksa Bilang Wawancara Ayah Mirna Tak Penuhi Kriteria Novum dalam PK Jessica Wongso</title><description>Jessica Kumala Wongso mengajukan wawancara Dharmawan Salihin selaku ayah Wayan Mirna Salihin dengan Karni Ilyas sebagai novum&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080222/jaksa-bilang-wawancara-ayah-mirna-tak-penuhi-kriteria-novum-dalam-pk-jessica-wongso</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080222/jaksa-bilang-wawancara-ayah-mirna-tak-penuhi-kriteria-novum-dalam-pk-jessica-wongso"/><item><title>Jaksa Bilang Wawancara Ayah Mirna Tak Penuhi Kriteria Novum dalam PK Jessica Wongso</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080222/jaksa-bilang-wawancara-ayah-mirna-tak-penuhi-kriteria-novum-dalam-pk-jessica-wongso</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080222/jaksa-bilang-wawancara-ayah-mirna-tak-penuhi-kriteria-novum-dalam-pk-jessica-wongso</guid><pubDate>Rabu 30 Oktober 2024 05:49 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/30/337/3080222/jessica_wongso-BlxO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jessica Wongso ajukan PK (Foto : MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/30/337/3080222/jessica_wongso-BlxO_large.jpg</image><title>Jessica Wongso ajukan PK (Foto : MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Kubu Jessica Kumala Wongso mengajukan wawancara Dharmawan Salihin selaku ayah Wayan Mirna Salihin dengan Karni Ilyas sebagai novum dalam permohonan Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus kopi sianida.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jaksa menilai, wawancara Darmawan itu tidak &amp;nbsp;memenuhi kriteria sebagai novum. Hal itu disampaikan Jaksa saat menanggapi memori PK kubu Jessica Wongso.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wawancara TvOne dengan saksi Darmawan Salihin tidak memenuhi kriteria sebagai novum atau keadaan baru yang signifikan,&amp;quot; kata Jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam video tersebut, Darmawan Salihin menyatakan terdapat potongan video dari CCTV di Kafe Olivier yang belum pernah ditampilkan dalam persidangan.&#13;
&#13;
Akan hal itu, kubu Jessica menilai adanya manipulasi dalam video CCTV yang selama ini diperlihatkan dalam proses sidang tingkat satu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Jaksa, wawancara yang dimaksud tidak memiliki kekuatan yuridis. Pasalnya, tidak terjadi dalam persidangan, bersifat opini subjektif, dan tidak menghadirkan bukti material baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu pernyataan tersebut tidak mempengaruhi substansi putusan karena fakta-fakta yang dibahas di dalamnya telah diuji secara sah dalam persidangan melalui analisis rekaman CCTV yang autentik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagipula rekaman cctv yg digunakan di persidangan telah diverifikasi dan dinyatakan sah oleh para ahli, serta telah dipertimbangkan dalam berbagai tingkat peradilan, termasuk MA,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kubu Jessica Kumala Wongso mengajukan wawancara Dharmawan Salihin selaku ayah Wayan Mirna Salihin dengan Karni Ilyas sebagai novum dalam permohonan Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus kopi sianida.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Jaksa menilai, wawancara Darmawan itu tidak &amp;nbsp;memenuhi kriteria sebagai novum. Hal itu disampaikan Jaksa saat menanggapi memori PK kubu Jessica Wongso.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wawancara TvOne dengan saksi Darmawan Salihin tidak memenuhi kriteria sebagai novum atau keadaan baru yang signifikan,&amp;quot; kata Jaksa di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam video tersebut, Darmawan Salihin menyatakan terdapat potongan video dari CCTV di Kafe Olivier yang belum pernah ditampilkan dalam persidangan.&#13;
&#13;
Akan hal itu, kubu Jessica menilai adanya manipulasi dalam video CCTV yang selama ini diperlihatkan dalam proses sidang tingkat satu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Jaksa, wawancara yang dimaksud tidak memiliki kekuatan yuridis. Pasalnya, tidak terjadi dalam persidangan, bersifat opini subjektif, dan tidak menghadirkan bukti material baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu pernyataan tersebut tidak mempengaruhi substansi putusan karena fakta-fakta yang dibahas di dalamnya telah diuji secara sah dalam persidangan melalui analisis rekaman CCTV yang autentik,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagipula rekaman cctv yg digunakan di persidangan telah diverifikasi dan dinyatakan sah oleh para ahli, serta telah dipertimbangkan dalam berbagai tingkat peradilan, termasuk MA,&amp;quot; sambungnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
