<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Siswa SD di Banten Dipaksa Pulang Gegara Nunggak SPP, Mendikdasmen Turun Tangan</title><description>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&amp;#39;ti menyoroti soal 3 siswa SD yang viral di Banten dipulangkan paksa dan batal wisuda lantaran nunggak SPP.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080567/3-siswa-sd-di-banten-dipaksa-pulang-gegara-nunggak-spp-mendikdasmen-turun-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080567/3-siswa-sd-di-banten-dipaksa-pulang-gegara-nunggak-spp-mendikdasmen-turun-tangan"/><item><title>3 Siswa SD di Banten Dipaksa Pulang Gegara Nunggak SPP, Mendikdasmen Turun Tangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080567/3-siswa-sd-di-banten-dipaksa-pulang-gegara-nunggak-spp-mendikdasmen-turun-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/30/337/3080567/3-siswa-sd-di-banten-dipaksa-pulang-gegara-nunggak-spp-mendikdasmen-turun-tangan</guid><pubDate>Rabu 30 Oktober 2024 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/30/337/3080567/mendikdasmen_abdul_muti-k3nl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendikdasmen Abdul Muti (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/30/337/3080567/mendikdasmen_abdul_muti-k3nl_large.jpg</image><title>Mendikdasmen Abdul Muti (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&amp;#39;ti menyoroti soal 3 siswa SD yang viral di Banten dipulangkan paksa dan batal wisuda lantaran nunggak SPP. Pihaknya bakal menelusuri tentang peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang mencari informasi sesungguhnya itu seperti apa karena kami menerima (informasi) dari video yah dan semoga informasinya juga dapat kami terima secara betul,&amp;quot; ujar Menteri Abdul Mu&amp;#39;ti pada wartawan, Rabu (30/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Kemendikdasmen belum mengeluarkan kebijakan tentang informasi tersebut lantaran masih ditelusuri lebih lanjut. Selain itu, pihaknya pun bakal mendalaminya tentang persoalan itu masuk di ranah Kemendikdasmen ataukah tidak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, kata dia, ada kemungkinan persoalan tersebut berkaitan dengan kemiskinan. Meski begitu, diharapkan ke depan bakal ada solusi untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi 3 anak SD tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan sih ada jalan keluar yah, kami belum melangkah dan mengambil kebijakan lebih jauh, apakah nanti itu wilayahnya kami atau Kementerian Sosial, ini nanti harus kita telusuri lebih lanjut,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu&amp;#39;ti menyoroti soal 3 siswa SD yang viral di Banten dipulangkan paksa dan batal wisuda lantaran nunggak SPP. Pihaknya bakal menelusuri tentang peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sedang mencari informasi sesungguhnya itu seperti apa karena kami menerima (informasi) dari video yah dan semoga informasinya juga dapat kami terima secara betul,&amp;quot; ujar Menteri Abdul Mu&amp;#39;ti pada wartawan, Rabu (30/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Kemendikdasmen belum mengeluarkan kebijakan tentang informasi tersebut lantaran masih ditelusuri lebih lanjut. Selain itu, pihaknya pun bakal mendalaminya tentang persoalan itu masuk di ranah Kemendikdasmen ataukah tidak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, kata dia, ada kemungkinan persoalan tersebut berkaitan dengan kemiskinan. Meski begitu, diharapkan ke depan bakal ada solusi untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi 3 anak SD tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mudah-mudahan sih ada jalan keluar yah, kami belum melangkah dan mengambil kebijakan lebih jauh, apakah nanti itu wilayahnya kami atau Kementerian Sosial, ini nanti harus kita telusuri lebih lanjut,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
