<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU Sebut Peserta Pilkada Jakarta Hanya Diperbolehkan Dua Kali Gelar Kampanye Akbar</title><description>Peserta Pilkada Jakarta hanya diperbolehkan menggelar rapat umum atau kampanye akbar sebanyak dua kali. Hal itu berbeda dengan kampanye akbar di masa pemilu 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/31/338/3080822/kpu-sebut-peserta-pilkada-jakarta-hanya-diperbolehkan-dua-kali-gelar-kampanye-akbar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/31/338/3080822/kpu-sebut-peserta-pilkada-jakarta-hanya-diperbolehkan-dua-kali-gelar-kampanye-akbar"/><item><title>KPU Sebut Peserta Pilkada Jakarta Hanya Diperbolehkan Dua Kali Gelar Kampanye Akbar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/31/338/3080822/kpu-sebut-peserta-pilkada-jakarta-hanya-diperbolehkan-dua-kali-gelar-kampanye-akbar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/31/338/3080822/kpu-sebut-peserta-pilkada-jakarta-hanya-diperbolehkan-dua-kali-gelar-kampanye-akbar</guid><pubDate>Kamis 31 Oktober 2024 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/31/338/3080822/ketua_divisi_sosialisasi_dan_partisipasi_masyarakat_kpu_dki_jakarta_astri_megatari-Zlk2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta Astri Megatari (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/31/338/3080822/ketua_divisi_sosialisasi_dan_partisipasi_masyarakat_kpu_dki_jakarta_astri_megatari-Zlk2_large.jpg</image><title> Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta Astri Megatari (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Peserta Pilkada Jakarta hanya diperbolehkan menggelar rapat umum atau kampanye akbar sebanyak dua kali. Hal itu berbeda dengan kampanye akbar di masa pemilu 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, untuk kampanye Akbar di Pilkada ini ada pengaturan maksimal masing-masing pasangan calon dapat melaksanakan rapat umum sebanyak 2 kali selama masa kampanye,&amp;quot; kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta, Astri Megatari, Kamis (31/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mengatakan, rapat umum bisa digelar kapanpun selama masa kampanye di Pilkada Jakarta. Namun kampanye akbar harus berakhir pada pukul 18.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu tergantung dari masing-masing paslon ya mereka mau mulai kapan. Mereka kan bisa menggunakan waktu selama masa kampanye, Jadi nggak ada batasan waktu seperti Pilpres,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari ketiga peserta pilkada Jakarta, Astri mengaku baru sebagian yang mengajukan pelaksanaan kampanye Akbar. Jadi kini pihaknya masih menunggu seluruh peserta pilkada menyampaikan agenda rapat umum tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk tanggal yang sudah masuk tuh, kalau nggak salah tanggal di hari terakhir kampanye ya, di tanggal 23 November ini sudah ada yang masuk jadwalnya ke kami,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Selain mengirimkan surat ke KPU Jakarta, peserta pilkada juga harus memberitahukan ke kepolisian setempat terkait lokasi kampanye akbar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga dalam kampanye rapat umum sistemnya pemberitahuan ini juga ditembuskan ke kami dengan pemberitahuan ke pihak Polda Metro Jaya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Peserta Pilkada Jakarta hanya diperbolehkan menggelar rapat umum atau kampanye akbar sebanyak dua kali. Hal itu berbeda dengan kampanye akbar di masa pemilu 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, untuk kampanye Akbar di Pilkada ini ada pengaturan maksimal masing-masing pasangan calon dapat melaksanakan rapat umum sebanyak 2 kali selama masa kampanye,&amp;quot; kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta, Astri Megatari, Kamis (31/10/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mengatakan, rapat umum bisa digelar kapanpun selama masa kampanye di Pilkada Jakarta. Namun kampanye akbar harus berakhir pada pukul 18.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu tergantung dari masing-masing paslon ya mereka mau mulai kapan. Mereka kan bisa menggunakan waktu selama masa kampanye, Jadi nggak ada batasan waktu seperti Pilpres,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari ketiga peserta pilkada Jakarta, Astri mengaku baru sebagian yang mengajukan pelaksanaan kampanye Akbar. Jadi kini pihaknya masih menunggu seluruh peserta pilkada menyampaikan agenda rapat umum tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk tanggal yang sudah masuk tuh, kalau nggak salah tanggal di hari terakhir kampanye ya, di tanggal 23 November ini sudah ada yang masuk jadwalnya ke kami,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Selain mengirimkan surat ke KPU Jakarta, peserta pilkada juga harus memberitahukan ke kepolisian setempat terkait lokasi kampanye akbar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian juga dalam kampanye rapat umum sistemnya pemberitahuan ini juga ditembuskan ke kami dengan pemberitahuan ke pihak Polda Metro Jaya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
