<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Modus Ajak Beli Perabotan Sekolah, Oknum Guru SD di Bandarlampung Cabuli Muridnya</title><description>Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Bandarlampung berinisial FRD (27) menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap muridnya. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/31/340/3080922/modus-ajak-beli-perabotan-sekolah-oknum-guru-sd-di-bandarlampung-cabuli-muridnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/10/31/340/3080922/modus-ajak-beli-perabotan-sekolah-oknum-guru-sd-di-bandarlampung-cabuli-muridnya"/><item><title>Modus Ajak Beli Perabotan Sekolah, Oknum Guru SD di Bandarlampung Cabuli Muridnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/10/31/340/3080922/modus-ajak-beli-perabotan-sekolah-oknum-guru-sd-di-bandarlampung-cabuli-muridnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/10/31/340/3080922/modus-ajak-beli-perabotan-sekolah-oknum-guru-sd-di-bandarlampung-cabuli-muridnya</guid><pubDate>Kamis 31 Oktober 2024 20:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/10/31/340/3080922/ilustrasi-Oy0T_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/10/31/340/3080922/ilustrasi-Oy0T_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDARLAMPUNG - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Bandarlampung berinisial FRD (27) menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap muridnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto mengatakan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (19/10/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun peristiwa pencabulan itu terjadi pada 20 September 2024 saat tersangka dan korban dalam perjalanan di Jalan RA Kartini, Gunung Sari, Enggal, Bandarlampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tersangka menelpon korban mengajak membeli perabotan sekolah, namun didalam mobil korban dicabuli. Korban dan pelaku statusnya murid dan guru,&amp;quot; ujar Hendrik di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (31/10).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hendrik menambahkan, tak terima perbuatan pelaku, korban kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/1456/X/2024/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku ditelpon dan secara kooperatif datang ke Polresta Bandarlampung. Kemudian terhadap pelaku dilakukan penangguhan penahanan,&amp;quot; sebutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hendrik menambahkan, dalam waktu dekat,&amp;nbsp;kasus pencabulan tersebut akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk kemajuan berkas perkara, akan kami limpahkan ke jaksa penuntut umum, hari ini atau paling lambat besok,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDARLAMPUNG - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Bandarlampung berinisial FRD (27) menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap muridnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto mengatakan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (19/10/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun peristiwa pencabulan itu terjadi pada 20 September 2024 saat tersangka dan korban dalam perjalanan di Jalan RA Kartini, Gunung Sari, Enggal, Bandarlampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tersangka menelpon korban mengajak membeli perabotan sekolah, namun didalam mobil korban dicabuli. Korban dan pelaku statusnya murid dan guru,&amp;quot; ujar Hendrik di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (31/10).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hendrik menambahkan, tak terima perbuatan pelaku, korban kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/B/1456/X/2024/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku ditelpon dan secara kooperatif datang ke Polresta Bandarlampung. Kemudian terhadap pelaku dilakukan penangguhan penahanan,&amp;quot; sebutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hendrik menambahkan, dalam waktu dekat,&amp;nbsp;kasus pencabulan tersebut akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk kemajuan berkas perkara, akan kami limpahkan ke jaksa penuntut umum, hari ini atau paling lambat besok,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
