<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berdayakan Kaum Perempuan, RIDO Bakal Bangun Sekolah Vokasi</title><description>Rencana pendirian sekolah vokasi bagi kaum hawa disampaikan langsung Juru Bicara (Jubir) RIDO Bidang Sosial sekaligus Bendahara Umum Partai Perindo, Angkie Yudistia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/01/338/3081293/berdayakan-kaum-perempuan-rido-bakal-bangun-sekolah-vokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/01/338/3081293/berdayakan-kaum-perempuan-rido-bakal-bangun-sekolah-vokasi"/><item><title>Berdayakan Kaum Perempuan, RIDO Bakal Bangun Sekolah Vokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/01/338/3081293/berdayakan-kaum-perempuan-rido-bakal-bangun-sekolah-vokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/01/338/3081293/berdayakan-kaum-perempuan-rido-bakal-bangun-sekolah-vokasi</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2024 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/01/338/3081293/angkie_yudhistia-ELJd_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Angkie Yudhistia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/01/338/3081293/angkie_yudhistia-ELJd_large.JPG</image><title>Angkie Yudhistia</title></images><description>JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) berencana membangun pendidikan vokasi bagi kaum perempuan, target bisa direalisasikan bila paslon nomor urut satu ini bisa memenangkan pemilihan kepala (pilkada) Jakarta.&#13;
&#13;
Rencana pendirian sekolah vokasi bagi kaum hawa disampaikan langsung Juru Bicara (Jubir) RIDO Bidang Sosial sekaligus Bendahara Umum Partai Perindo, Angkie Yudistia.&#13;
&#13;
Dia menyebut, sekolah bakal disesuaikan dengan kebutuhan dari komunitas perempuan. Misalnya di bidang vokasi untuk meningkatkan soft skill dan hard skill.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pilih dari soft skillnya dulu, bagaimana perempuan ini tentang soft skill-nya untuk kita tingkatkan. Dan hard skill-nya juga kita maksimalkan,&amp;rdquo; ujar Angkie saat diskusi relawan Perempuan di Era RIDO, Jumat (1/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya, tim RIDO melakukan asesmen agar bisa memperoleh gambaran yang lebih konkrit atas kebutuhan para perempuan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu disesuaikan dari mana? Tentunya kita mendengarkan lebih banyak kebutuhan dengan asesmen,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Angkie memandang, kaum perempuan merupakan kelompok rentan yang kerap mengalami kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.&#13;
&#13;
Kekerasan terhadap perempuan bahkan lumrah terjadi. Di mana, ada pelanggaran atas hak perempuan yang menyebabkan penderitaan fisik, seksual, ekonomi, dan psikologis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati mengutuk kekerasan terhadap kaum perempuan, dia tak menafikan bahwa sebagian dari mereka masih takut melapor, sekalipun mereka mengalami hal tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan lalu juga kita bicara tentang kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan verbal, bagaimana perempuan ini merasa dilindungi dan aman,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita selalu berusaha dan mendorong perempuan harus lapor ketika mengalami hal-hal yang merasa dirinya tidak aman,&amp;rdquo; lanjut dia.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) berencana membangun pendidikan vokasi bagi kaum perempuan, target bisa direalisasikan bila paslon nomor urut satu ini bisa memenangkan pemilihan kepala (pilkada) Jakarta.&#13;
&#13;
Rencana pendirian sekolah vokasi bagi kaum hawa disampaikan langsung Juru Bicara (Jubir) RIDO Bidang Sosial sekaligus Bendahara Umum Partai Perindo, Angkie Yudistia.&#13;
&#13;
Dia menyebut, sekolah bakal disesuaikan dengan kebutuhan dari komunitas perempuan. Misalnya di bidang vokasi untuk meningkatkan soft skill dan hard skill.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pilih dari soft skillnya dulu, bagaimana perempuan ini tentang soft skill-nya untuk kita tingkatkan. Dan hard skill-nya juga kita maksimalkan,&amp;rdquo; ujar Angkie saat diskusi relawan Perempuan di Era RIDO, Jumat (1/11/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya, tim RIDO melakukan asesmen agar bisa memperoleh gambaran yang lebih konkrit atas kebutuhan para perempuan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu disesuaikan dari mana? Tentunya kita mendengarkan lebih banyak kebutuhan dengan asesmen,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Angkie memandang, kaum perempuan merupakan kelompok rentan yang kerap mengalami kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.&#13;
&#13;
Kekerasan terhadap perempuan bahkan lumrah terjadi. Di mana, ada pelanggaran atas hak perempuan yang menyebabkan penderitaan fisik, seksual, ekonomi, dan psikologis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kendati mengutuk kekerasan terhadap kaum perempuan, dia tak menafikan bahwa sebagian dari mereka masih takut melapor, sekalipun mereka mengalami hal tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan lalu juga kita bicara tentang kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan verbal, bagaimana perempuan ini merasa dilindungi dan aman,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kita selalu berusaha dan mendorong perempuan harus lapor ketika mengalami hal-hal yang merasa dirinya tidak aman,&amp;rdquo; lanjut dia.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
