<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenko Polkam Bentuk Desk Korupsi, Begini Respons KPK</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi pembentukan desk korupsi yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/05/337/3082468/kemenko-polkam-bentuk-desk-korupsi-begini-respons-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/05/337/3082468/kemenko-polkam-bentuk-desk-korupsi-begini-respons-kpk"/><item><title>Kemenko Polkam Bentuk Desk Korupsi, Begini Respons KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/05/337/3082468/kemenko-polkam-bentuk-desk-korupsi-begini-respons-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/05/337/3082468/kemenko-polkam-bentuk-desk-korupsi-begini-respons-kpk</guid><pubDate>Selasa 05 November 2024 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/05/337/3082468/wakil_ketua_kpk_nurul_ghufron-UJQw_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/05/337/3082468/wakil_ketua_kpk_nurul_ghufron-UJQw_large.jpeg</image><title>Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi pembentukan desk korupsi yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).&#13;
&#13;
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengingatkan pentingnya memastikan koordinasi agar terus bisa dijaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK dalam hal ini posisinya menyambut baik semua upaya dan juga pendirian lembaga-lembaga tersebut,&amp;rdquo; kata Nurul Ghufron kepada wartawan, Selasa (5/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting bahwa ketika ada banyak lembaga negara lainnya, yang paling penting adalah koordinasinya karena semakin banyak artinya semakin kuantitas pemberantas korupsi,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ghufron menjelaskan, bahwa Pemerintah berhak membuat kebijakan baru maupun upaya dalam memberantas korupsi di tanah air. Namun, kata dia, strategi tersebut akan tidak maksimal jika koordinasi antarlembaga tidak bisa maksimal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kemudian saling tumpang tindih, berkewenangannya bisa saling menimpa itu mengakibatkan bukan efektif tapi bisa menimbulkan malah kesemrawutan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun menambahkan, KPK akan melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kemenko Polkam untuk menyelaraskan dalam pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti tentu KPK akan melakukan koordinasi kepada pemerintah dalam hal ini Menko Polkam,&amp;nbsp; kemudian menyelaraskan, mungkin nanti ya, mungkin berbagi area atau membagi area atau sektor, atau membagi kewenangan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi pembentukan desk korupsi yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).&#13;
&#13;
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengingatkan pentingnya memastikan koordinasi agar terus bisa dijaga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK dalam hal ini posisinya menyambut baik semua upaya dan juga pendirian lembaga-lembaga tersebut,&amp;rdquo; kata Nurul Ghufron kepada wartawan, Selasa (5/11/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang paling penting bahwa ketika ada banyak lembaga negara lainnya, yang paling penting adalah koordinasinya karena semakin banyak artinya semakin kuantitas pemberantas korupsi,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ghufron menjelaskan, bahwa Pemerintah berhak membuat kebijakan baru maupun upaya dalam memberantas korupsi di tanah air. Namun, kata dia, strategi tersebut akan tidak maksimal jika koordinasi antarlembaga tidak bisa maksimal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kemudian saling tumpang tindih, berkewenangannya bisa saling menimpa itu mengakibatkan bukan efektif tapi bisa menimbulkan malah kesemrawutan,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia pun menambahkan, KPK akan melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kemenko Polkam untuk menyelaraskan dalam pemberantasan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nanti tentu KPK akan melakukan koordinasi kepada pemerintah dalam hal ini Menko Polkam,&amp;nbsp; kemudian menyelaraskan, mungkin nanti ya, mungkin berbagi area atau membagi area atau sektor, atau membagi kewenangan,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
