<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ridwan Kamil: Survei Itu Instrumen, Perlu Digunakan dengan Bijak</title><description>Survei itu instrumen, alat ukur untuk membaca mood. Yang namanya alat, instrumen, itu kita perlu gunakan dengan bijak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/05/338/3082572/ridwan-kamil-survei-itu-instrumen-perlu-digunakan-dengan-bijak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/05/338/3082572/ridwan-kamil-survei-itu-instrumen-perlu-digunakan-dengan-bijak"/><item><title>Ridwan Kamil: Survei Itu Instrumen, Perlu Digunakan dengan Bijak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/05/338/3082572/ridwan-kamil-survei-itu-instrumen-perlu-digunakan-dengan-bijak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/05/338/3082572/ridwan-kamil-survei-itu-instrumen-perlu-digunakan-dengan-bijak</guid><pubDate>Selasa 05 November 2024 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/05/338/3082572/ridwan_kamil_dan_suswono-lKCz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil dan Suswono (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/05/338/3082572/ridwan_kamil_dan_suswono-lKCz_large.jpg</image><title>Ridwan Kamil dan Suswono (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil ogah ambil pusing terkait hasil survei yang menunjukkan persaingan ketat. &amp;nbsp;Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, kontestasi sehat, adu program, serta kedewasaan dalam menyikapi dinamika jauh lebih utama, dalam menciptakan iklim demokrasi yang baik di Indonesia, khususnya Pilkada Jakarta 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Survei itu instrumen, alat ukur untuk membaca mood. Yang namanya alat, instrumen, itu kita perlu gunakan dengan bijak. Misalnya pisau, dipakai dengan bijak, bisa bantu kita untuk bikin hidangan enak,&amp;quot; ujar Ridwan Kamil di Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).&#13;
&#13;
Ridwan Kamil mengaku sudah &amp;lsquo;khatam&amp;rsquo; dengan pergerakan hasil survei, terlebih dia sudah mengalami fase itu ketika maju sebagai calon wali kota Bandung dan calon gubernur Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang namanya survei itu selalu naik-turun. Setiap lembaga punya cara berbeda, periode survei juga berbeda. Saat hasil survei sesuai harapan, kerja sampai garis finish. Kalau belum sesuai harapan, kerja dengan makin semangat, dua kali lipat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dari sekian banyak survei, sambungnya, hasilnya juga macam-macam, benang merahnya yakni di undecided voters yang masih tinggi. &amp;quot;Itu fokus kita semua,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat konteks yang lebih luas, Ridwan Kamil berharap ketenangan dan komitmen tim pemenangan setiap paslon untuk menciptakan situasi kondusif dalam Pilkada Jakarta, bisa menjadi acuan dan sumber inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam pelaksanaan pilkada serentak bulan ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta pasti diperhatikan oleh wilayah-wilayah lain. Makanya Jakarta itu barometer nasional, bahkan dunia internasional pun mengamati. Saat Pilkada Jakarta isinya adu gagasan dan ide program, tidak masuk ke isyu tribalisme dan identitas yang memecah-belah, dan dilakukan dengan penuh keceriaan, maka kita berperan dalam memajukan demokrasi Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Karena itu, dirinya menegaskan hasil survei bukanlah penentu takdir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi, survei bukanlah penentu takdir. Takdir itu dijemput dengan kita kerja-kerja maksimal. Setelah menemani pak Prabowo makan malam nasi padang, bumbu rempahnya makin joss pas makan pakai tangan, kerja-kerja kita jadi semakin semangat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil ogah ambil pusing terkait hasil survei yang menunjukkan persaingan ketat. &amp;nbsp;Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengatakan, kontestasi sehat, adu program, serta kedewasaan dalam menyikapi dinamika jauh lebih utama, dalam menciptakan iklim demokrasi yang baik di Indonesia, khususnya Pilkada Jakarta 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Survei itu instrumen, alat ukur untuk membaca mood. Yang namanya alat, instrumen, itu kita perlu gunakan dengan bijak. Misalnya pisau, dipakai dengan bijak, bisa bantu kita untuk bikin hidangan enak,&amp;quot; ujar Ridwan Kamil di Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2024).&#13;
&#13;
Ridwan Kamil mengaku sudah &amp;lsquo;khatam&amp;rsquo; dengan pergerakan hasil survei, terlebih dia sudah mengalami fase itu ketika maju sebagai calon wali kota Bandung dan calon gubernur Jawa Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang namanya survei itu selalu naik-turun. Setiap lembaga punya cara berbeda, periode survei juga berbeda. Saat hasil survei sesuai harapan, kerja sampai garis finish. Kalau belum sesuai harapan, kerja dengan makin semangat, dua kali lipat,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dari sekian banyak survei, sambungnya, hasilnya juga macam-macam, benang merahnya yakni di undecided voters yang masih tinggi. &amp;quot;Itu fokus kita semua,&amp;quot; sambungnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat konteks yang lebih luas, Ridwan Kamil berharap ketenangan dan komitmen tim pemenangan setiap paslon untuk menciptakan situasi kondusif dalam Pilkada Jakarta, bisa menjadi acuan dan sumber inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam pelaksanaan pilkada serentak bulan ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta pasti diperhatikan oleh wilayah-wilayah lain. Makanya Jakarta itu barometer nasional, bahkan dunia internasional pun mengamati. Saat Pilkada Jakarta isinya adu gagasan dan ide program, tidak masuk ke isyu tribalisme dan identitas yang memecah-belah, dan dilakukan dengan penuh keceriaan, maka kita berperan dalam memajukan demokrasi Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Karena itu, dirinya menegaskan hasil survei bukanlah penentu takdir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekali lagi, survei bukanlah penentu takdir. Takdir itu dijemput dengan kita kerja-kerja maksimal. Setelah menemani pak Prabowo makan malam nasi padang, bumbu rempahnya makin joss pas makan pakai tangan, kerja-kerja kita jadi semakin semangat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
