<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPBD Pastikan 43 Titik Banjir di Jaksel dan Jakbar Surut</title><description>Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan memastikan 43 titik banjir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah surut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/06/338/3082691/bpbd-pastikan-43-titik-banjir-di-jaksel-dan-jakbar-surut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/06/338/3082691/bpbd-pastikan-43-titik-banjir-di-jaksel-dan-jakbar-surut"/><item><title>BPBD Pastikan 43 Titik Banjir di Jaksel dan Jakbar Surut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/06/338/3082691/bpbd-pastikan-43-titik-banjir-di-jaksel-dan-jakbar-surut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/06/338/3082691/bpbd-pastikan-43-titik-banjir-di-jaksel-dan-jakbar-surut</guid><pubDate>Rabu 06 November 2024 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/06/338/3082691/banjir-2B17_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi banjir Jakarta (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/06/338/3082691/banjir-2B17_large.jpg</image><title>Ilustrasi banjir Jakarta (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan memastikan 43 titik banjir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah surut sejak Selasa 5 November 2024 malam sekitar pukul 22.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah surut dari pukul 22.00 WIB tadi malam. Betul sudah nihil titik banjir di Jakarta,&amp;quot; kata Yohan saat dikonfirmasi, Rabu (6/11/2024).&#13;
&#13;
Yohan menyebut, banjir disebabkan curah hujan tinggi di wilayah tersebut. &amp;quot;Iya (hujan lokal) akibat curah hujan tinggi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta melaporkan 43 RT di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan dan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat masih terendam banjir imbas hujan dengan intensitas deras pada Selasa 5 November 2024 malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 20.00 WIB, BPBD mencatat genangan masih terjadi di 43 RT atau 0,141 % dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&amp;quot; kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut data wilayah terdampak:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Genangan di Jakarta Barat terdapat 3 RT yang terdiri dari:&#13;
Kel. Sukabumi Selatan&#13;
&amp;bull; Jumlah: 3 RT&#13;
&amp;bull; Ketinggian: 30 s.d 70 cm&#13;
&amp;bull; Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Sekretaris&#13;
&#13;
Genangan di Jakarta Selatan terdapat 40 RT yang terdiri dari:&#13;
Kel. Petogogan&#13;
&amp;bull; Jumlah: 40 RT&#13;
&amp;bull; Ketinggian: 40 cm&#13;
&amp;bull; Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut&#13;
&#13;
Sedangkan wilayah genangan yang sudah surut adalah sebagai berikut:&#13;
1. Kel. Lubang Buaya: 1 RT&#13;
2. Kel. Gandaria Utara: 1 RT&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jalan Tergenang yang sudah surut:&#13;
1. Jl. Ciledug Raya (SESKOAL), Kel. Cipulir, Kec. Kby Lama, Kota Jakarta Selatan.&#13;
2. Jl. Kemang Utara IX, Kel. Bangka, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.&#13;
3. Jl. H. Nawi, Kel. Gandaria Selatan, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.&#13;
4. Jl. Fatmawati Raya (ITC Fatmawati), Kel. Cipete Utara, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.&#13;
5. Jl. Darmawangsa Raya, Kel. Pulo, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.&#13;
6. Jl. Ciledug Raya (ITC Cipulir), Kel. Cipulir, Kec. Kby Lama, Kota Jakarta Selatan.&#13;
7. Jl. Sultan Iskandar Muda (Mall Gandaria City), Kel. Kby Lama Utara, Kec. Kebayoran Lama.&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan memastikan 43 titik banjir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat sudah surut sejak Selasa 5 November 2024 malam sekitar pukul 22.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah surut dari pukul 22.00 WIB tadi malam. Betul sudah nihil titik banjir di Jakarta,&amp;quot; kata Yohan saat dikonfirmasi, Rabu (6/11/2024).&#13;
&#13;
Yohan menyebut, banjir disebabkan curah hujan tinggi di wilayah tersebut. &amp;quot;Iya (hujan lokal) akibat curah hujan tinggi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta melaporkan 43 RT di wilayah Petogogan, Jakarta Selatan dan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat masih terendam banjir imbas hujan dengan intensitas deras pada Selasa 5 November 2024 malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Update pukul 20.00 WIB, BPBD mencatat genangan masih terjadi di 43 RT atau 0,141 % dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&amp;quot; kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut data wilayah terdampak:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Genangan di Jakarta Barat terdapat 3 RT yang terdiri dari:&#13;
Kel. Sukabumi Selatan&#13;
&amp;bull; Jumlah: 3 RT&#13;
&amp;bull; Ketinggian: 30 s.d 70 cm&#13;
&amp;bull; Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Sekretaris&#13;
&#13;
Genangan di Jakarta Selatan terdapat 40 RT yang terdiri dari:&#13;
Kel. Petogogan&#13;
&amp;bull; Jumlah: 40 RT&#13;
&amp;bull; Ketinggian: 40 cm&#13;
&amp;bull; Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut&#13;
&#13;
Sedangkan wilayah genangan yang sudah surut adalah sebagai berikut:&#13;
1. Kel. Lubang Buaya: 1 RT&#13;
2. Kel. Gandaria Utara: 1 RT&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jalan Tergenang yang sudah surut:&#13;
1. Jl. Ciledug Raya (SESKOAL), Kel. Cipulir, Kec. Kby Lama, Kota Jakarta Selatan.&#13;
2. Jl. Kemang Utara IX, Kel. Bangka, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.&#13;
3. Jl. H. Nawi, Kel. Gandaria Selatan, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.&#13;
4. Jl. Fatmawati Raya (ITC Fatmawati), Kel. Cipete Utara, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.&#13;
5. Jl. Darmawangsa Raya, Kel. Pulo, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.&#13;
6. Jl. Ciledug Raya (ITC Cipulir), Kel. Cipulir, Kec. Kby Lama, Kota Jakarta Selatan.&#13;
7. Jl. Sultan Iskandar Muda (Mall Gandaria City), Kel. Kby Lama Utara, Kec. Kebayoran Lama.&#13;
&#13;
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
