<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Data Pemilih Pemula, Mendagri Minta Dukcapil Jemput Bola ke Sekolah</title><description>Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah terkait data pemilih pemula. Menurutnya, upaya ini lebih efektif jika dibandingkan menunggu data Kelurahan setempat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/07/337/3083017/soal-data-pemilih-pemula-mendagri-minta-dukcapil-jemput-bola-ke-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/07/337/3083017/soal-data-pemilih-pemula-mendagri-minta-dukcapil-jemput-bola-ke-sekolah"/><item><title>Soal Data Pemilih Pemula, Mendagri Minta Dukcapil Jemput Bola ke Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/07/337/3083017/soal-data-pemilih-pemula-mendagri-minta-dukcapil-jemput-bola-ke-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/07/337/3083017/soal-data-pemilih-pemula-mendagri-minta-dukcapil-jemput-bola-ke-sekolah</guid><pubDate>Kamis 07 November 2024 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/06/337/3083017/wamendagri_bima_arya_sugiarto-bIl9_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/06/337/3083017/wamendagri_bima_arya_sugiarto-bIl9_large.jpeg</image><title>Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok Okezone.</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah terkait data pemilih pemula. Menurutnya, upaya ini lebih efektif jika dibandingkan menunggu data Kelurahan setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena pihak sekolah yang paling tahu datanya, karena kalau di kelurahan barangkali tidak terlalu bisa dipantau,&amp;rdquo; kata Bima dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).&#13;
&#13;
Bima menyebut, melakukan pemantauan langsung ke sekolah juga untuk memastikan siswa yang berusia 17 tahun sudah dapat menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah itu, Disdukcapil diimbau agar segera melakukan perekaman atau pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebagai syarat memilih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, Bima juga menekankan pemantauan langsung juga bertujuan untuk mengedukasi para siswa yang menjadi pemilih pemula terkait haknya sebagai pemilih, sekaligus penanaman pendidikan politik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kami juga fokus selain pelajar, pemilih pemula, juga kepada kaum marginal, disabilitas, kalangan rentan untuk didorong menggunakan hak suaranya nanti,&amp;rdquo; jelas Bima.&#13;
&#13;
Bima mengatakan, nantinya pelaksanaan edukasi bagi pemilih pemula dapat dilakukan dengan kolaborasi sejumlah pihak antara Disdukcapil, KPU Daerah, dan pihak sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan dimobilisasi ke arah calon tertentu, tetapi lebih kepada pendidikan politik agar mereka paham hak-haknya agar Pilkada ini bisa mencerahkan dan pengalaman yang bagi mereka inspiratif,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah terkait data pemilih pemula. Menurutnya, upaya ini lebih efektif jika dibandingkan menunggu data Kelurahan setempat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena pihak sekolah yang paling tahu datanya, karena kalau di kelurahan barangkali tidak terlalu bisa dipantau,&amp;rdquo; kata Bima dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).&#13;
&#13;
Bima menyebut, melakukan pemantauan langsung ke sekolah juga untuk memastikan siswa yang berusia 17 tahun sudah dapat menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah itu, Disdukcapil diimbau agar segera melakukan perekaman atau pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebagai syarat memilih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, Bima juga menekankan pemantauan langsung juga bertujuan untuk mengedukasi para siswa yang menjadi pemilih pemula terkait haknya sebagai pemilih, sekaligus penanaman pendidikan politik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kami juga fokus selain pelajar, pemilih pemula, juga kepada kaum marginal, disabilitas, kalangan rentan untuk didorong menggunakan hak suaranya nanti,&amp;rdquo; jelas Bima.&#13;
&#13;
Bima mengatakan, nantinya pelaksanaan edukasi bagi pemilih pemula dapat dilakukan dengan kolaborasi sejumlah pihak antara Disdukcapil, KPU Daerah, dan pihak sekolah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bukan dimobilisasi ke arah calon tertentu, tetapi lebih kepada pendidikan politik agar mereka paham hak-haknya agar Pilkada ini bisa mencerahkan dan pengalaman yang bagi mereka inspiratif,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
