<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Ratusan Warga Tangerang Bentrok dengan Polisi, Wakapolres Cantik&amp;nbsp;Jadi Korban &amp;nbsp;</title><description>Dia dan anak buahnya dilempari batu oleh warga.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/07/338/3083294/breaking-news-ratusan-warga-tangerang-bentrok-dengan-polisi-wakapolres-cantik-nbsp-jadi-korban-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/11/07/338/3083294/breaking-news-ratusan-warga-tangerang-bentrok-dengan-polisi-wakapolres-cantik-nbsp-jadi-korban-nbsp"/><item><title>Breaking News! Ratusan Warga Tangerang Bentrok dengan Polisi, Wakapolres Cantik&amp;nbsp;Jadi Korban &amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/11/07/338/3083294/breaking-news-ratusan-warga-tangerang-bentrok-dengan-polisi-wakapolres-cantik-nbsp-jadi-korban-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/11/07/338/3083294/breaking-news-ratusan-warga-tangerang-bentrok-dengan-polisi-wakapolres-cantik-nbsp-jadi-korban-nbsp</guid><pubDate>Kamis 07 November 2024 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hasnugara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/11/07/338/3083294/viral-GLth_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan Warga Tangerang Bentrok dengan Polisi/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/11/07/338/3083294/viral-GLth_large.jpg</image><title>Ratusan Warga Tangerang Bentrok dengan Polisi/Okezone</title></images><description>TANGERANG &amp;ndash; Ratusan warga bertahan di lokasi kecelakaan bocah yang ditabrak truk tanah. Akibatnya, terjadi bentrok&amp;nbsp;antara polisi dengan warga di lokasi, tepatnya di Jalan Raya&amp;nbsp;Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (7/11/2024).&#13;
&#13;
Ratusan massa yang merupakan warga dari Teluknaga dan Kosambi terlibat bentrok dengan polisi dari Polres Metro Tangerang Kota.&#13;
&#13;
Bahkan, Wakapolres Tangerang Kota&amp;nbsp;AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, menjadi sasaran amuk massa saat meredam aksi untuk rasa warga. Dia dan anak buahnya dilempari batu oleh warga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa ini terjadi karena kesalahpahaman antara polisi dengan warga di lokasi terkait peraturan bupati soal jam operasional kendaraan truk yang melintas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga yang geram juga membakar ban dan melempari petugas dengan menggunakan batu dan kayu. Bahkan kendaraan kepolisian jadi sasaran lemparan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masyarakat meminta agar peraturan ditegakkan atau kegiatan operasional ini harus dihentikan dulu,&amp;rdquo; ujar salah satu warga, Muhammad Jalaludin.&#13;
&#13;
Dikatakannya, jam operasional dalam peraturan bupati nomor 12 tahun 2022 itu pada pukul 22.00 WIB malam hingga 05.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah berjalan lebih dari satu tahun mereka terus beroperasi pada pagi hari di jam aktivitas warga seperti anak anak bersekolah dan masyarakat bekerja,&amp;rdquo;tegasnya.&#13;
&#13;
Masyarakat meminta aparat pemerintah Kabupaten Tangerang mendengar dan menegakkan peraturan Perbup terkait larangan jam operasional kendaraan truk tanah agar tidak lagi terjadinya korban jiwa berjatuhan lebih banyak.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG &amp;ndash; Ratusan warga bertahan di lokasi kecelakaan bocah yang ditabrak truk tanah. Akibatnya, terjadi bentrok&amp;nbsp;antara polisi dengan warga di lokasi, tepatnya di Jalan Raya&amp;nbsp;Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (7/11/2024).&#13;
&#13;
Ratusan massa yang merupakan warga dari Teluknaga dan Kosambi terlibat bentrok dengan polisi dari Polres Metro Tangerang Kota.&#13;
&#13;
Bahkan, Wakapolres Tangerang Kota&amp;nbsp;AKBP Yolanda Evalyn Sebayang, menjadi sasaran amuk massa saat meredam aksi untuk rasa warga. Dia dan anak buahnya dilempari batu oleh warga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Peristiwa ini terjadi karena kesalahpahaman antara polisi dengan warga di lokasi terkait peraturan bupati soal jam operasional kendaraan truk yang melintas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga yang geram juga membakar ban dan melempari petugas dengan menggunakan batu dan kayu. Bahkan kendaraan kepolisian jadi sasaran lemparan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami masyarakat meminta agar peraturan ditegakkan atau kegiatan operasional ini harus dihentikan dulu,&amp;rdquo; ujar salah satu warga, Muhammad Jalaludin.&#13;
&#13;
Dikatakannya, jam operasional dalam peraturan bupati nomor 12 tahun 2022 itu pada pukul 22.00 WIB malam hingga 05.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah berjalan lebih dari satu tahun mereka terus beroperasi pada pagi hari di jam aktivitas warga seperti anak anak bersekolah dan masyarakat bekerja,&amp;rdquo;tegasnya.&#13;
&#13;
Masyarakat meminta aparat pemerintah Kabupaten Tangerang mendengar dan menegakkan peraturan Perbup terkait larangan jam operasional kendaraan truk tanah agar tidak lagi terjadinya korban jiwa berjatuhan lebih banyak.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
